Pameran Badik Di Tutup, Kadis Kebudayaan Di Tikam…

- Jurnalis

Minggu, 3 Desember 2017 - 14:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BONEKU.COM-Pameran Badik terbesar 2017 di gelar oleh Lembaga Pemerhati Parewa Bessi (LPPB Lamakkawa) selama tiga hari di kompleks musium Lapawawoi Karaeng sigeri jalan MH Tamrin Kecamatan tanete riattang, Bone Sulawesi Selatan.

Giat ini di buka oleh Bupati Bone DR HA Fahsar Mahdin Padjalangi mulai tanggal
1-3 Desember 2017.

Rangkaian acara dimulai dari ziarah makam Laummasa (panrebessi’e) Raja Bone kedua, pementasan seni budaya. Seperti, pementasan tari, massallo kuali(permainan badik), sigajang laleng lipa(saling menikam dalam satu sarung), antraksi panre bessi(tata cara pembuatan badik) dan penampilan penrajin Songko to bone (songko ure’cca).

Baca Juga:  Kecelakaan Maut di Bone Telan 1 Korban Jiwa

Penutupan Pameran diawali dengan antraksi kekebalan dari panitia pelaksana LPPB Lamakkawa.
Terlihat Kepala Dinas Kebudayaan Kab.Bone ir A Promal Pawi di undang ke atas panggung untuk bergabung oleh panitia yang sedang melakukan antraksi kekebalannya.
Ketua LPPB Lamakkawa itu beberapakali terlihat di tikam oleh salah satu pemain yang nota bene adalah wujud pementasan yang di sambut meriah ratusan penonton yang memadati kompleks musium minggu malam (3/12/2017).

Baca Juga:  3 Mahasiswa Unhas Yang Dilaporkan Terbawa Arus Ditemukan Meninggal Dunia

Ini hanya sebuah pementasan budaya, kami sengaja mengundang Ketua umum kami naik ke atas panggung sebagai wujud hiburan pementasan. kata Aswin Bahtiar salah satu pemain antraksi kekebalan.

Dalam sambutannya A Promal. Mengatakan, ini adalah gelaran milad ke 4 LPPB Lamakkawa. Kita berharap pameran yang di gadang-gadang terbesar di Nusantara ini mempunyai tempat tersendiri di hati penggemar benda pusaka dan masyarakat Bone terangnya.(al87).

Berita Terkait

Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Ricuh, Upah 3 Minggu Tak Kunjung Dibayar Oleh Mandor
Tak Kenal Waktu dan Jarak, Tim Reaksi Cepat Dinsos Bone Datangi Bayi yang Ditemukan di Rumah Kosong
Peringatan HKAN 2026 di Lejja Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Lestarikan Alam
Dugaan Jaringan Lintas Provinsi: Pasokan dari Bone–Wajo, Aparat Diminta Telusuri Seluruh Rantai Distribusi
Bercak Darah Ungkap Misteri Bayi yang Dibuang di Bone, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Kurang 3 Jam
Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Anggota Polri Akhirnya Ditangkap Resmob Polres Bone
Hasil Verifikasi Dikirim ke Jakarta, Pencabutan Izin Tambang Lampoko Tergantung DESDM Sulsel
Dokumen Tambang Belum Lengkap, Gubernur Jatuhkan Sanksi Perusahaan Tambang di Lampoko

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:49 WITA

Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Ricuh, Upah 3 Minggu Tak Kunjung Dibayar Oleh Mandor

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:06 WITA

Tak Kenal Waktu dan Jarak, Tim Reaksi Cepat Dinsos Bone Datangi Bayi yang Ditemukan di Rumah Kosong

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Dugaan Jaringan Lintas Provinsi: Pasokan dari Bone–Wajo, Aparat Diminta Telusuri Seluruh Rantai Distribusi

Senin, 10 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Bercak Darah Ungkap Misteri Bayi yang Dibuang di Bone, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Kurang 3 Jam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:00 WITA

Sempat Buron, Pelaku Penganiayaan Anggota Polri Akhirnya Ditangkap Resmob Polres Bone

Berita Terbaru