Kemkominfo Gandeng General Muda Kampanye Sadar Stunting di Bone

- Jurnalis

Kamis, 29 Agustus 2019 - 02:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WATAMPONE-Stunting atau kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). yaitu seiak ianin hingga anak bemsia 24 bulan tidak hanya menjadi permasalahan pemerintah maupun orang tua semata. Remaja juga memiliki andil yang sangat besar dalam mengatasi permasalahan stunting di Indonesia. 
Pasalnya, para remaja Inilah yang di masa depan akan menjadi orang tua di masa mendatang. Kesehatan para remaja di masa kini merupakan investasi di masa depan untuk melahirkan generasi Indonesia selanjutnya yang terbebas dari stunting. Apalagi melihat di tahun 2030 mendatang, lndonesia akan mengalami bonus demografi. 
Oleh sebab itu, perlu upaya pencegahan munculnya sumber daya manusia yang tidak kompeten ketika menghadapi bonus demografi tahun 2030. Tahun itu, diperkirakan 68 persen penyangga ekonomi Indonesia adalah usia produktif yang Iahir saat ini. Pemerintah tidak ingin sumber daya manusia ini mundur sebelum pertandingan global karena kalah kompetisi akibat stunting. 
Sayangnya. saat ini masih banyak remaja yang tidak memperhatikan kebutuhan gizinya. Masih banyak remaja putri yang menjalani diet tidak sehat sehingga lupa mengonsumsi gizi yang seimbang. Pada akhirnya kondisi tersebut memicu kurangnya zat besi dalam tubuh sehingga mengakibatkan anemia. Kondisi anemia dan konsumsi gizi yang tidak seimbang pada remaja putri memperbesar resiko anak yang dilahirkan terkena stunting. 
Oleh karena itu, pengetahuan dan pemahaman yang cukup dari masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi kunci keberhasilan kampanye penurunan prevalensi stunting. Diperlukan peran aktif masyarakat untuk mengubah perilaku dalam menerapkan gaya hldup bersih dan sehat di lingkungannya agar melahirkan generasi mendatang yang terbebas dari masalah stunting. 
Melihat hal tersebul. Kementerian Komunikasl dan lnformatlka (Kemkominfo) molalui Direktorat Informasi dan Komunikasi Pembangunan Manusia selaku koordinator kampanye nasional penurunan prevalensl stunting menyelenggarakan Forum Sosial Generasi Bersih dan Sehat (Genbest) dl Kabupaten Bone. Sulawesi Selatan. untuk mengedukasi para remaja untuk Iebih peduli akan permasalahan stunting. (*)
Baca Juga:  Jangan Panggil Aku Miskin, Juga Bukan ARTIS

Berita Terkait

Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’
Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola
Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar
Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen
Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi
Semarak HUT ke-18 Toraja Utara, Gubernur Sulsel Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat Anti Mager
Di Hari Jadi Toraja Utara ke-18, Gubernur Sulsel: Pembangunan Harus Merata hingga ke Pelosok
Gubernur Sulsel Dorong Taman Andalan Rante Ra’da’ Toraja Utara Jadi Pusat Pembinaan Atlet

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:59 WITA

Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:36 WITA

Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Galian C Bone Warga Soroti Kelalaian Pengawasan & Tanggung Jawab Pengelola

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:05 WITA

Ground Breaking Pembangunan Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu Dimulai, Gubernur Sulsel: Kita Doakan Sukses dan Lancar

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:04 WITA

Rehabilitasi DI Balombong Dimulai, Gubernur Sulsel Targetkan Layanan Irigasi Naik dari 16 ke 80 Persen

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:56 WITA

Tindak Lanjuti Laporan Warga, Polisi Gerebek Rumah yang Diduga Dijadikan Lokasi Prostitusi

Berita Terbaru