Sanggar Seni Kawali Meriahkan Milad LSB ARUNG PALAKKA

- Jurnalis

Kamis, 14 November 2019 - 10:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WATAMPONE-Persembahan Tari Makkunrai Ri Cappa Pangkaukeng Sanggar Seni Kawali Soppeng di Milad ke-27 Lembaga Seni Budaya (LSB) Arung Palakka, berhasil memikat sejumlah penonton.
Dari pantauan, sambil duduk di kursi tenang para penonton dibuat kagum. Beberapa kali para penonton tampak mengambil gambar menggunakan kamera telepon genggam untuk dokumentasi.
Tari Makkunrai Ri Cappa Pangkaukeng Sanggar Seni Kawali Soppeng ini menceritakan tentang dua sisi wanita pada hakikatnya wanita dianggap sebagai makhluk lemah yang tak dapat melakukan apa apa tanpa sosok lelaki.
Tari ini menggunakan properti kain yang melambangkan kelembutan wanita dan Api yang melambangkan kekuatan bagi kaum Wanita.
“Ya kagum melihat pementasan tadi dari awal tampil hingga akhir pementasan ada muncul penari dari kiri kanan panggung sambil membawa peralatan tari yang menggunakan api kemudian menari,” kata Karman salah satu pengunjung pentas seni tersebut.
Sementara itu, Ketua Panitia, Adriansyah, mengatakan, kegiatan pentas seni budaya dan pameran pusaka ini digelar dalam rangka Milad Lembaga Seni Budaya Arung Palakka ke-27 tahun.
Adapun tema yang diangkat pada milad LSB Arung Palakka tahun ini lanjut Adriansyah, yakni, menjalin dan mempererat tali silaturahmi dalam bingkai seni budaya di Kabupaten Bone.
“Kegiatan ini kita gelar sebagai upaya me­les­tarikan seni dan budaya di Milad LSB Arung Palakka,” kata Adriansyah
Selanjutnya dia menyebutkan, beberapa kelompok seni tradisional atau saggar seni yang akan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. 
Diantaranya, sanggar seni Kawali dari Kabupaten Soppeng, Saoraja art, Sanggar Seni Sulewatan, Ongkona Bone Arts, Bs Project, Brother Jamz, Tree Step, Cikalistik, Vartikal Pallawa Watakkale, Sigajang Laleng Lipa, Paggenrang Rukka, dan Gambus Modern.
“Selain itu, kami juga mengadakan lomba busana adat tingkat Taman Kanak-kanak (TK), SD, dan tingkat SMP sederajat. Acara ini akan berlangsung selama 4 hari kedepan,” pungkasnya.
(Supriadi Ibrahim)
Baca Juga:  Politeknik, Rumah Singgah Tempat Pemantauan ODP

Berita Terkait

Dugaan Praktik Pelansiran Disorot, Pengguna Truk Keluhkan Pembatasan Solar di SPBU Pakkasalo
Dari Dunia Advokat ke Kursi Hakim Agung, Dhifla Wiyani Bawa Pengalaman Panjang di Bidang Hukum
Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban
73 Paskibraka Sulsel Resmi Dikukuhkan, Siap Tuntaskan Amanah di HUT ke-81 RI
Antrian Panjang vs. Pengalihan Ilegal: Kelangkaan Solar di Bone
Dukung Aktivitas Warga, Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan Hasil Karya Batalyon C Pelopor
Upah Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Buruh Sekolah Rakyat Jalan Kaki 9 Kilometer ke Polres Bone
Proyek Sekolah Rakyat di Bone Telan Rp230 Miliar, Ratusan Buruh Justru Menjerit, Upah 3 Minggu Belum Dibayar

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Dugaan Praktik Pelansiran Disorot, Pengguna Truk Keluhkan Pembatasan Solar di SPBU Pakkasalo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Dari Dunia Advokat ke Kursi Hakim Agung, Dhifla Wiyani Bawa Pengalaman Panjang di Bidang Hukum

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:42 WITA

Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:25 WITA

73 Paskibraka Sulsel Resmi Dikukuhkan, Siap Tuntaskan Amanah di HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:05 WITA

Antrian Panjang vs. Pengalihan Ilegal: Kelangkaan Solar di Bone

Berita Terbaru