Satpol PP Diminta Tertibkan Pedagang Yang Menggunakan Bahu Jalan dan Trotoar

- Jurnalis

Minggu, 17 Maret 2024 - 21:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Salah satu tradisi di Bulan Ramadan yakni banyaknya pedagang musiman yang bermunculan di beberapa lokasi, seperti misalnya di Kabupaten Bone, sayangnya para pedagang ini tidak menempati lokasi khusus seperti misalnya pasar.

Banyak pedagang yang justru berjualan diatas trotoar bahkan mendirikan tenda dan menggunakan badan jalan, sehingga terlihat semberawut, tidak hanya itu para pedagang ini menimbulkan kemacetan di jalan.

Baca Juga:  Kepsek di Bone Keluhkan Poster Presiden di Jual "Fantastis" Oknum LSM

Salah satu contoh misalanya di Jalan Besse Kajuara Kelurahan Macege Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone banyak pedagang musiman yang bermunculan, mereka menjual aneka makanan untuk berbuka puasa.

Sayangnya mereka tidak mematuhi aturan yang ada, mereka hanya fokus untuk berjualan dan mengesampingkan keselamatan pengendara, selain itu mereka juga menggunakan jalur khusus pejalan kaki, bahkan menggunakan jalur khusus penyandang disabilitas.

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan Sadis IRT Hj. Dahlia Dituntut Pidana Seumur Hidup

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bone Andi Takdir sangat menyayangkan hal itu, karena para pedagang musiman ini sudah seenaknya berjualan tanpa melihat ada masyarakat yang dirugikan.

“Kami sebenarnya tidak melarang untuk berjualan, tapi sebisa mungkin bisa tertib jangan menggunakan trotoar atau badan jalan, karena mengganggu jalur kendaraan yang menimbulkan kemacetan terlebih lagi pejalan kaki khusunya kami penyandang disabilitas,” Kata Andi Takdir Minggu 17/3/2024.

Baca Juga:  Kecelakaan Tunggal di Desa Kawerang, Satu Korban Tewas, Satu Luka Berat

Lebih jauh dia menegaskan bahwa seharusnya penegak Perda dalam hal ini Satpol PP bisa mengambil tindakan untuk menertibkan atau menata para pedagang ini agar bisa lebih tertib lagi.

“Sebaiknya ditata dengan rapi. Pedagang juga harus memperhatikan kebersihan. Apalagi baru-baru ini, daerah kita mendapat piala Adipura,” Tutupnya. (*)

Berita Terkait

Gubernur Sulsel _Groundbreaking_ Lapangan Pallempang Luwu, Targetkan Jadi Pusat Aktivitas Warga
Omzet UMKM Anjlok 50–80 Persen akibat Karhutla, APKLI Merah Putih Desak Prabowo Salurkan BLT
Tolak Pengeboran Gas di Dua Boccoe, FPI Tantang Pemkab Bone Buka-bukaan
Bhayangkara Cup III Segera Digelar, Kapolres Turun Memantau
Sulsel Canangkan Rekor MURI untuk Kemoprofilaksis Pencegahan Kusta di 24 Kabupaten/Kota
SMSI-RRI Bersatu Lawan Hoaks, Perkuat Kompetensi Wartawan dan Informasi Pembangunan
Jelang Bhayangkara Cup III 2026, Tim Pangeran05 McJoe Resmi Tiba di Soppeng
Balapan Seru, Hadiah Umrah! Bhayangkara Cup III Digelar 31 Oktober–1 November 2026

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:38 WITA

Gubernur Sulsel _Groundbreaking_ Lapangan Pallempang Luwu, Targetkan Jadi Pusat Aktivitas Warga

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:56 WITA

Omzet UMKM Anjlok 50–80 Persen akibat Karhutla, APKLI Merah Putih Desak Prabowo Salurkan BLT

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:53 WITA

Tolak Pengeboran Gas di Dua Boccoe, FPI Tantang Pemkab Bone Buka-bukaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:23 WITA

Bhayangkara Cup III Segera Digelar, Kapolres Turun Memantau

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Sulsel Canangkan Rekor MURI untuk Kemoprofilaksis Pencegahan Kusta di 24 Kabupaten/Kota

Berita Terbaru