Pria di Bone Diduga Dianiaya Oknum Polisi Hingga Babak Belur

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juli 2024 - 12:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Wendi warga Desa Lebbae Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone babak belur setelah diduga dihajar  oleh Oknum Polisi yang bertugas di Polsek Ajangalae berpangkat Bripka.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun dari pihak keluarga Wendi bernama Iccank yang merupakan paman korban mengatakan bahwa kejadian penganiayaan yang dilakukan oleh oknum polisi itu terjadi pekan lalu yang bertempat di kantor Polsek Ajangale.

“Menurut pengakuan keponakan saya waktu itu dia habis bertengkar dengan istri dan anak tirinya kemudian dia pergi mengamankan diri ke polsek, saat dia tidur di polsek dia dibangunkan dengan tendangan dan pukulan hingga badannya memar-memar kemudian dia difoto lalu dikirimkan ke anak tirinya,” Kata Iccank Sabtu, 6 Juli 2024

Baca Juga:  Golkar Peduli, Hadir Lebih Cepat di Sulbar

Lebih jauh Iccank menjelaskan bahwa oknum Polisi yang menganiaya keponakannya tersebut adalah Bripka Andi Idhan Kanit Reskrim Polsek Ajangale.

Keesokan harinya setelah dihajar habis-habisan oleh Bripka Andi Idhan, Wendi pulang ke rumahnya dan saat itu dia juga belum dimintai keterangan dan belum dibuatkan Berita Acara Perkara (BAP) apalagi berstatus tersangka.

Baca Juga:  Kapolres Bone Ancam Beri Sanksi Tegas ke Oknum Polisi Pelaku Asusila Anak di Bawah Umur

1 Hari setelah kejadian Wendi kemudian berangkat ke rumah keluarganya di Sulawesi Tenggara dan menceritakan semuanya ke keluarganya, rencananya Wendi akan dibawa kembali ke Bone untuk menuntut keadilan.

“Kondisinya saat ini masih bonyok masih penuh luka memar pada tubuhnya, tentu kami tidak terima kejadian ini, secepatnya saya akan bawa kembali ke bone untuk menuntut keadilan,” Kata Paman korban.

Baca Juga:  BPP Kahu Bone Bakal Terima Penghargaan Dari Kementerian Pertanian RI Di Bogor

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Ajangale Bripka Andi Idhan yang dikonfirmasi terkait hal tersebut tidak membantah telah menghajar Wandi hingga babak belur. menurutnya korban ini sudah dianggap seperti keluarga sendiri dan tidak ada maksud mencelakainya.

“Nanti kita ketemu ndi kita bicarakan ini nanti saya telpon kalau sudah di kota,” Singkatnya. (*)

 

Berita Terkait

Ketua DPRD Soppeng Ikuti Retret Di Magelang
Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi
Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed
Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya
Derita Tukang Las Berakhir, BAZNAS Bone Turun Tangan Bayar Biaya Rumah Sakit
Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’
Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek
Batalnya Bone Fun Run 2026 Berujung Teror Chat ke Pejabat Pemda, Edy Syam Siap Tempuh Jalur Hukum

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 18:22 WITA

Ketua DPRD Soppeng Ikuti Retret Di Magelang

Rabu, 15 April 2026 - 14:03 WITA

Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 00:24 WITA

Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya

Senin, 13 April 2026 - 21:11 WITA

Derita Tukang Las Berakhir, BAZNAS Bone Turun Tangan Bayar Biaya Rumah Sakit

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WITA

Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’

Berita Terbaru

News

Ketua DPRD Soppeng Ikuti Retret Di Magelang

Rabu, 15 Apr 2026 - 18:22 WITA