Masuk hingga Kamar Pribadi, Razia Satpol PP Cari ASN di Warkop Dinilai Tak Beretika

- Jurnalis

Selasa, 10 Juni 2025 - 19:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilik Warkop bersama warga saat mendatangi kantor SATPOL PP BONE.

Pemilik Warkop bersama warga saat mendatangi kantor SATPOL PP BONE.

BONE,BONEKU.COM,– Pemilik warkop A1 yang beralamat di Jalan Benteng bersama sejumlah warga mendatangi kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bone pada Selasa (10/6) untuk menyampaikan protes terkait razia warung kopi (warkop) yang dilakukan Satpol PP Bone yang dinilai berlebihan dan tidak beretika.

Protes dipicu oleh aksi razia yang dilakukan oleh Satpol PP dalam rangka mencari aparatur sipil negara (ASN) yang nongkrong di warkop pada jam kerja. Namun, menurut pengakuan pemilik warkop, sejumlah oknum Satpol PP diduga melampaui batas kewenangan mereka dengan masuk hingga ke kamar pribadi miliknya.

Baca Juga:  Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Longsor di Luwu

“Ada tadi anggota Satpol PP sama Kasatnya menggerebek sekitar pukul 14:00, cari PNS d warkop saya, cuman saya keberatan tidak ada etikanya karena langsung naik di lantai atas di kamar pribadi. Tidak ijin dulu langsung-langsung saja naik, baru pakai sepatu lagi,” Kata Entonk pemilik warkop A1

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa saat sejumlah anggota Satpol PP ini datang karyawan yang bertugas pada saat itu sempat menyampaikan ke Satpol PP untuk menyampaikan ke pemilik warkop karena pemiliknya keluar sebentar, namun beberapa oknum satpol pp ini tetap naik ke atas.

Baca Juga:  Kasus Lama Terungkap, Pelaku Penganiayaan Anak di Bone Akhirnya Dibekuk

“Ini sudah keterlaluan. Masa sampai masuk ke kamar pribadi? Kami paham mereka jalankan tugas, tapi harus ada batas dan etika,” Kesalnya

Setelah mendatangi Kantor Satpol PP Bone Lanjut Entonk, Pihak Satpol PP bone meminta maaf atas kejadian tersebut, dan berjanji akan mengevaluasi anggotanya yang diduga tidak beretika dalam menjalankan tugas.

Baca Juga:  Angin Kencang Melanda, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga

Sementara Pelaksana Tugas (PLT) Kasatpol PP Andi Baharuddin yang dikonfirmasi melalui pesan whatsapp hingga saat ini belum merespon. (*)

Berita Terkait

Cekcok Saat Live TikTok Berujung Duel Tombak dan Parang di Lonrae, Dua Orang Dilarikan ke RS
Pendaftaran Bhayangkara CUP III Grasstrack dan Motocross Dibuka
Polisi Amankan 9 Orang Pelaku Narkoba di Bone, 7 Ditetapkan Tersangka. 2 Orang Masih Pemeriksaan
Persiapan Bhayangkara CUP III Motocross Terus Dimantapkan, Panitia Bekerja Hingga Malam
10 Remaja Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Perang Kelompok
Benda Diduga Granat Nanas Terkubur di Tanah Ditemukan Bocah 11 Tahun Saat Bermain
Kabut Asap Karhutla Mulai Menipis, Deretan Gunung di Bone Kembali Terlihat
Polres Soppeng Ajak Masyarakat Perangi Narkoba, Kapolres: Selamatkan Generasi Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 01:13 WITA

Cekcok Saat Live TikTok Berujung Duel Tombak dan Parang di Lonrae, Dua Orang Dilarikan ke RS

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:25 WITA

Polisi Amankan 9 Orang Pelaku Narkoba di Bone, 7 Ditetapkan Tersangka. 2 Orang Masih Pemeriksaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:54 WITA

Persiapan Bhayangkara CUP III Motocross Terus Dimantapkan, Panitia Bekerja Hingga Malam

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:59 WITA

10 Remaja Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Perang Kelompok

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:42 WITA

Benda Diduga Granat Nanas Terkubur di Tanah Ditemukan Bocah 11 Tahun Saat Bermain

Berita Terbaru