Pembangunan Sekolah Rakyat di Bone Dimulai, Warga Keluhkan Ceceran Material Timbunan

- Jurnalis

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bone untuk Tahun Anggaran 2026 telah dimulai sejak Januari lalu. Aktivitas pembangunan tampak berjalan dengan lalu lalang truk pengangkut material timbunan yang mengantre untuk menurunkan muatannya di lokasi proyek yang berada di Dusun Rompe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone.

Namun, di tengah intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir, aktivitas pengangkutan material tersebut dikeluhkan warga. Sepanjang akses jalan menuju lokasi proyek tampak memerah akibat ceceran tanah timbunan yang terbawa truk, sehingga kondisi jalan menjadi licin dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga:  Telkomsel Salurkan Donasi Renovasi Rumah Ibadah di Dua Masjid Kecamatan Kahu

Seorang warga Dusun Rompe yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa truk pengangkut material tersebut diduga tidak ditutupi terpal, sehingga material timbunan berceceran di sepanjang jalan, mulai dari lokasi pengambilan material hingga ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

“Seharusnya truk itu ditutup terpal. Setahu saya memang aturannya begitu. Tapi yang terjadi, tanahnya berceceran di jalan. Apalagi saat hujan, jalan jadi merah dan licin, bisa dilihat sendiri,” ungkap warga tersebut.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Pembangunan Sekolah Rakyat di Bone, Nirwan, membenarkan bahwa lokasi pengambilan material timbunan memang berjarak cukup jauh dari lokasi proyek, yakni sekitar tujuh kilometer. Ia menyebutkan bahwa material timbunan tersebut berasal dari tambang milik Amir Bandu.

Baca Juga:  Apdesi Bone Ucapkan Selamat Ke Paslon BerAmal Menang Sesuai Quick Count,

Nirwan yang mengaku baru ditempatkan di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tersebut menjelaskan bahwa proses penimbunan telah berlangsung sejak Januari 2026 dan ditargetkan rampung pada Februari ini.

“Penimbunan memang sudah berjalan sejak Januari dan targetnya selesai bulan ini. Jumlahnya ada puluhan ribu truk material timbunan, dengan jarak pengangkutan sekitar tujuh kilometer dari lokasi proyek,” ujar Nirwan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (10/2/2026).

Baca Juga:  Hasmita Siswi Kelas 6 SD Raih Juara 1 di Kejuaraan Karate Forki 2024

Di bawah koordinasi Nirwan, proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Bone melibatkan sekitar 130 pekerja, yang mayoritas berasal dari Pulau Jawa. Proyek ini dikerjakan oleh perusahaan BUMN, PT Nindya, yang bekerja sama dengan perusahaan asal Sulawesi Selatan, PT BPS-KSO.

Diketahui, PT Nindya bersama PT BPS-KSO memenangkan tender pembangunan empat proyek Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, salah satunya berlokasi di Kabupaten Bone. (*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Bone Rayakan HUT ke-696, Gubernur Sulsel hingga Pejabat Pusat Turut Hadir
Sat Intelkam Polres Bone Gerak Cepat Amankan Situasi Usai Pembunuhan di Kajuara
Dari Saoraja ke Generasi Kini, Semangat Andi Mappanyukki Terus Hidup
GEMA Pertanian Bone Siap Deklarasi, Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Petani
ASDP Respons Aspirasi Warga Bajoe, Pengalihan Rute Ditunda hingga 10 April 2026
Ratusan Warga Bone Demo di Pelabuhan Bajoe, Tolak Pengalihan Rute Penyeberangan Siwa-Kolaka
Dari Tempat Edukasi Jadi Lokasi Miras, Warga Soroti TBK Watampone
Aksi Pencurian di Villa Permandian Pallette Berakhir di Tangan Polisi

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 17:39 WITA

Bone Rayakan HUT ke-696, Gubernur Sulsel hingga Pejabat Pusat Turut Hadir

Minggu, 5 April 2026 - 11:48 WITA

Sat Intelkam Polres Bone Gerak Cepat Amankan Situasi Usai Pembunuhan di Kajuara

Minggu, 5 April 2026 - 00:46 WITA

Dari Saoraja ke Generasi Kini, Semangat Andi Mappanyukki Terus Hidup

Rabu, 1 April 2026 - 00:40 WITA

GEMA Pertanian Bone Siap Deklarasi, Dorong Inovasi dan Kesejahteraan Petani

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:34 WITA

ASDP Respons Aspirasi Warga Bajoe, Pengalihan Rute Ditunda hingga 10 April 2026

Berita Terbaru

Hukrim

Dipicu Dendam Lama, Petani di Bone Tewas Ditikam Tetangga

Minggu, 5 Apr 2026 - 07:20 WITA