Dari Tempat Edukasi Jadi Lokasi Miras, Warga Soroti TBK Watampone

- Jurnalis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Warga sekitar kawasan Taman Baca Keluarga mengeluhkan daerah tersebut yang sering dijadikan lokasi pesta minuman keras (Miras). Pesta Miras itu dilakukan pada malam hari. Beberapa botol miras dan sampah selalu ditemukan di area taman. Jalan Veteran, Watampone, Kabupaten Bone.

Pantauan Boneku.com, disekitaran Taman Baca Keluarga (TBK) hampir rata-rata tidak memiliki penerangan. Di mana setiap malamnya, kondisi TBK nampak gelap pada bagian dalam, sedangkan yang ada penerangan hanya di luar atau dekat jalan.

Baca Juga:  Video Viral Tak Sesuai Fakta, Satres Narkoba Bone Klarifikasi Tegas

Hal ini pula dikhawatirkan oleh sebahagian masyarakat akan menjadi lokasi tindakan kejahatan. Contohnya saja, pesta minuman keras (Miras), berkumpulnya muda-mudi yang bukan suami istri, dan lain sebagainya.

Salah satu warga Jalan Veteran, Suriani, mengatakan, kondisi itu sangat meresahkan warga sekitar karena dapat memicu tindak kriminal. “Kalau malam di sini gelap, lampunya minim, jadi mereka leluasa mabuk-mabukkan,” katanya, Jumat 27 Maret 2026 (7/7).

Baca Juga:  Oknum Polisi Yang Dilaporkan Selingkuh Dengan Istri Orang Lain Menanti Sidang Kode Etik

” Bahkan sebelum-sebelumnya, sering terjadi perkelahian sesama Pemuda yang sementara pesta miras, bahkan ada diantara mereka yang menggunakan senjata tajam, kami jadi takut untuk melintas ditempat itu,” tambahnya.

Suriani berharap agar taman baca itu segera dipasangkan lampu penerangan, karena menurutnya waktu tempat itu dalam kondisi terang tidak ada aktivitas pesta miras justeru banyak pengunjung yang sering datang disana untuk sekedar duduk santai sambil menikmati jajanan yang disediakan PKL.

Baca Juga:  Polsek Tanete Riattang Gerak Cepat Amankan 4 Remaja dan Busur dari Penggerebekan Warga

” Kami berharap agar pemerintah kembali memasang lampu biar bisa terang lagi, padahal dulu disini ada pedagang kaki lima yang jualan, tapi setelah lampu penerang sudah tidak berfungsi, mereka sudah tidak berjualan akhirnya sekarang dijadikan tempat untuk pesta miras,” jelasnya.(*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi
Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed
Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya
Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’
Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek
Batalnya Bone Fun Run 2026 Berujung Teror Chat ke Pejabat Pemda, Edy Syam Siap Tempuh Jalur Hukum
Bupati Bone Minta Jajaran Sigap Tangani Insiden di Pesta Pernikahan di Kahu
Duka di Balik Pesta, Tenda Resepsi di Bone Tertimpa Pohon Tumbang Telan Korban Jiwa

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 14:03 WITA

Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 18:23 WITA

Tim Resmob Polres Bone Gerak Cepat Amankan Pelaku Pencurian Yang Viral di Sosmed

Selasa, 14 April 2026 - 00:24 WITA

Kuasa Hukum Edy Saputra Syam Nilai EO Tak Punya Dasar Hukum Catut Nama Kliennya

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WITA

Terpojok, Lapatau Runners Akui Pakai Nama Pejabat Akibat Pemerintah Ingkar Janji sebagai ‘Powered’

Minggu, 12 April 2026 - 14:17 WITA

Polemik Pembatalan Bone Fun Run 2026, Panitia Akui Koordinasi dengan Pemda Mandek

Berita Terbaru

News

Ketua DPRD Soppeng Ikuti Retret Di Magelang

Rabu, 15 Apr 2026 - 18:22 WITA