Bikin Resah! Satpol PP Bone Tertibkan Peminta Sumbangan di Lampu Merah

- Jurnalis

Jumat, 31 Januari 2025 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Sejumlah peminta sumbangan yang kerap beroperasi di perempatan lampu merah di Kabupaten Bone ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat. Penertiban ini dilakukan setelah banyaknya keluhan dari masyarakat terkait aksi mereka yang dinilai meresahkan pengguna jalan.

Kepala Satpol PP Bone Andi Akbar mengatakan bahwa operasi ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban umum dan kenyamanan pengendara.

“Kami menerima banyak laporan dari warga mengenai keberadaan peminta sumbangan yang sering menghentikan kendaraan di lampu merah. Hal ini tidak hanya mengganggu lalu lintas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan mereka sendiri,” ujarnya, Jumat (31/1/2025).

Baca Juga:  Kapolda Sulsel Kunjungan Kerja ke Bone, Perkuat Program Pemeliharaan Keamanan

Dalam operasi tersebut, petugas mendapati beberapa kelompok yang meminta sumbangan dan mereka rata-rata dari luar daerah seperti, Gowa, Sidrap bahkan ada yang dari Luwu, Para peminta sumbangan ini melakukan hal itu dengan alasan untuk pembangunan rumah ibadah, dan bantuan sosial. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, beberapa di antaranya tidak dapat menunjukkan izin resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga:  Masif Sosialisasi, KPU Bone Ajak Masyarakat Sukseskan Coklit

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memberikan sumbangan. Jika ingin membantu, sebaiknya melalui lembaga resmi yang memiliki izin,” tambahnya.

Sejumlah peminta sumbangan yang terjaring dalam operasi ini kemudian diberikan pembinaan dan diminta untuk tidak mengulangi aktivitas serupa di jalan raya.

Warga Bone pun mengapresiasi langkah tegas yang diambil oleh Satpol PP.

Baca Juga:  Lagi Asik Berpelukan di Atas Motor, Sepasang Remaja  Diciduk Satpol PP

“Kadang mereka tidak mau pergi sebelum dikasih uang dan bikin macet. Semoga penertiban ini bisa terus dilakukan agar jalanan lebih tertib,” kata salah seorang pengendara Rahmi

Operasi serupa rencananya akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan ketertiban dan keamanan di wilayah Kabupaten Bone. (*)

Berita Terkait

Bayi Meninggal dalam Kandungan di Bone, Dokter RSUD Tenriawaru Bantah Ada Keterlambatan
Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Libureng Bone
Petani Cinennung Tak Perlu Lagi Bertaruh Melintasi Sungai, Kodim Bone Bangun Jembatan Beton
Nenek Gendong Jenazah Cucu Sambil Menangis, Penanganan Medis RSUD Tenriawaru Dipertanyakan
Harumkan Nama MAN 3 Bone, Amelia Raih Juara III di BerAmal Fest 2026
MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone
Diburu hingga ke Pinrang, Terduga Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Bone Ditangkap, Kerugian Korban Rp369 Juta
Malam-Malam Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Bone, Sejumlah Arena Dimusnahkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:39 WITA

Bayi Meninggal dalam Kandungan di Bone, Dokter RSUD Tenriawaru Bantah Ada Keterlambatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:58 WITA

Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Libureng Bone

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:48 WITA

Nenek Gendong Jenazah Cucu Sambil Menangis, Penanganan Medis RSUD Tenriawaru Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:52 WITA

Harumkan Nama MAN 3 Bone, Amelia Raih Juara III di BerAmal Fest 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:31 WITA

MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone

Berita Terbaru