Pemuda dan Ibu jadi Korban Penganiayaan Brutal di Bone, Pelaku Diduga Dalam Pengaruh Miras

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 13:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat mendapat perawatan medis di RSUD Tenriawaru Bone, Rabu malam, 22 April 2026.

Korban saat mendapat perawatan medis di RSUD Tenriawaru Bone, Rabu malam, 22 April 2026.

BONE.BONEKU.COM,– Aksi penganiayaan brutal yang diduga dilakukan oleh seorang remaja dalam pengaruh minuman keras terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini mengakibatkan seorang pemuda dan ibunya mengalami luka serius.

Insiden kekerasan tersebut terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, pada Rabu malam, 22 April 2026.

Korban diketahui bernama Muh. Adhar Gibran Maulana (25), bersama ibunya, Nini (52). Keduanya menjadi sasaran penganiayaan saat korban berusaha melerai pertikaian antara pelaku dan salah satu rekannya yang dipicu oleh dendam lama.

Baca Juga:  Perselisihan Hasil Panen Berujung Maut, Petani Bone Tewas Dibacok

Berdasarkan keterangan pihak Kepolisian Resor Bone, kejadian bermula saat korban sedang berkumpul di depan rumahnya. Tidak lama kemudian, pelaku datang dan terlibat adu mulut dengan salah satu rekan korban.

Cekcok tersebut kemudian berujung perkelahian. Korban yang mencoba melerai justru memicu emosi pelaku. Merasa tersinggung, pelaku sempat meninggalkan lokasi kejadian.

Namun, tak berselang lama, pelaku kembali bersama seorang rekannya dengan membawa senjata tajam jenis parang. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban secara membabi buta.

Baca Juga:  Safari Ramadan di Dua Boccoe, Pj Sekda Titip 3 Pesan

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam rumah, namun pelaku terus mengejar. Ibu korban yang mencoba melerai justru didorong hingga terjatuh dan mengalami luka robek di bagian pelipis.

Kedua korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bone untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasi Humas Polres Bone, IPTU Rayendra Muchtar, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.

Baca Juga:  Mesin Mengaum di Bone, Ratusan Pembalap Adu Kecepatan di Drag Night Kapolres Cup

“Korban mengalami luka sabetan parang pada lengan dan tangan kiri, sementara ibu korban mengalami luka robek pada bagian pelipis,” ujarnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Bone. Polisi mengaku telah mengantongi identitas para terduga pelaku dan tengah melakukan pengejaran. (*)

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Polres Bone Tetapkan Tiga Tersangka Kasus LPG Subsidi Ilegal, 913 Tabung Disita
Jemaah Haji Bone Mulai Diberangkatkan, Gelombang Pertama Menuju Madinah
Bupati Bone Hadiri Workshop SKK Migas, Perkuat Posisi di Sektor Energi Nasional
Hadiri Muscab PKB, Wabup Bone Tekankan Politik sebagai Pelayanan Publik
Bupati Bone Hadiri Rakornas Kementerian Pertanian, Bahas Strategi Mitigasi Kekeringan 2026
KKWA Sambut Dirut Askrindo dengan Tari Adat dan Penyerahan Pusaka di Istana Raja Bone
Respons Cepat Polisi, Terduga Pelaku Pencurian Diselamatkan dari Amuk Warga
Pencatutan Nama Pejabat Sebagai Penanggungjawab Kian Memanas, Kuasa Hukum Resmi Lapor Polisi

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:19 WITA

Pemuda dan Ibu jadi Korban Penganiayaan Brutal di Bone, Pelaku Diduga Dalam Pengaruh Miras

Rabu, 22 April 2026 - 17:58 WITA

Polres Bone Tetapkan Tiga Tersangka Kasus LPG Subsidi Ilegal, 913 Tabung Disita

Rabu, 22 April 2026 - 17:56 WITA

Jemaah Haji Bone Mulai Diberangkatkan, Gelombang Pertama Menuju Madinah

Selasa, 21 April 2026 - 14:45 WITA

Bupati Bone Hadiri Workshop SKK Migas, Perkuat Posisi di Sektor Energi Nasional

Senin, 20 April 2026 - 14:40 WITA

Hadiri Muscab PKB, Wabup Bone Tekankan Politik sebagai Pelayanan Publik

Berita Terbaru