BONE.BONEKU.COM,– Aksi penganiayaan brutal yang diduga dilakukan oleh seorang remaja dalam pengaruh minuman keras terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini mengakibatkan seorang pemuda dan ibunya mengalami luka serius.
Insiden kekerasan tersebut terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, pada Rabu malam, 22 April 2026.
Korban diketahui bernama Muh. Adhar Gibran Maulana (25), bersama ibunya, Nini (52). Keduanya menjadi sasaran penganiayaan saat korban berusaha melerai pertikaian antara pelaku dan salah satu rekannya yang dipicu oleh dendam lama.
Berdasarkan keterangan pihak Kepolisian Resor Bone, kejadian bermula saat korban sedang berkumpul di depan rumahnya. Tidak lama kemudian, pelaku datang dan terlibat adu mulut dengan salah satu rekan korban.
Cekcok tersebut kemudian berujung perkelahian. Korban yang mencoba melerai justru memicu emosi pelaku. Merasa tersinggung, pelaku sempat meninggalkan lokasi kejadian.
Namun, tak berselang lama, pelaku kembali bersama seorang rekannya dengan membawa senjata tajam jenis parang. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menyerang korban secara membabi buta.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam rumah, namun pelaku terus mengejar. Ibu korban yang mencoba melerai justru didorong hingga terjatuh dan mengalami luka robek di bagian pelipis.
Kedua korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Bone untuk mendapatkan perawatan medis.
Kasi Humas Polres Bone, IPTU Rayendra Muchtar, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut korban mengalami luka akibat sabetan senjata tajam.
“Korban mengalami luka sabetan parang pada lengan dan tangan kiri, sementara ibu korban mengalami luka robek pada bagian pelipis,” ujarnya.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Bone. Polisi mengaku telah mengantongi identitas para terduga pelaku dan tengah melakukan pengejaran. (*)
Penulis : Achyl
Editor : Admin Redaksi











