Sempat Selamatkan Adik dan Keponakan, Remaja Tenggelam di Pantai Tete Bone Ditemukan Meninggal

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat dievakuasi warga.

Korban saat dievakuasi warga.

BONE.BONEKU.COM,– Remaja yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di objek wisata Pantai Tete, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (28/5/2026).

Korban diketahui bernama Muhammat Hadisutiadi (26), warga BTN Bone Biru Blok A1 Nomor 24, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

Korban ditemukan oleh warga bersama pemerintah setempat yang turut membantu keluarga dan para pengunjung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, setelah sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus saat berenang di kawasan pantai tersebut.

Baca Juga:  Warga Desa Latonro Dilaporkan Tenggelam di Sungai Walanae

Camat Tonra, Andi Ilham Patawari, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan korban tersebut. Ia mengatakan korban berhasil ditemukan setelah dilakukan pencarian intensif oleh warga dan pemerintah setempat.

“Korban sudah ditemukan, namun dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka di BTN Bone Biru,” ujarnya.

Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam saat berada di kawasan wisata Pantai Tete bersama keluarganya. Menurut keterangan keluarga, saat kejadian kondisi air laut sempat surut dan sejumlah pengunjung sedang beraktivitas di sekitar pantai.

Baca Juga:  KKWA Sambut Dirut Askrindo dengan Tari Adat dan Penyerahan Pusaka di Istana Raja Bone

Namun tidak berselang lama, air laut tiba-tiba naik dan arus menjadi lebih kuat. Dalam situasi tersebut, korban disebut sempat berusaha menyelamatkan adik serta keponakannya.

“Korban sempat menyelamatkan adik dan keponakannya, namun diduga sudah kelelahan sehingga tidak berhasil menyelamatkan diri,” ungkap Nur Ikhsan, keluarga korban.

Peristiwa tersebut mengundang duka mendalam bagi keluarga korban maupun warga sekitar yang berada di lokasi kejadian. Warga yang ikut melakukan pencarian tampak terpukul setelah korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Baca Juga:  Bawaslu Bone Kawal Ketat Rekapitulasi Perhitungan Suara Tingkat Kabupaten

Pihak pemerintah setempat berharap kejadian serupa dapat menjadi perhatian bagi para pengunjung agar lebih berhati-hati saat berwisata di kawasan pantai, terutama ketika kondisi air laut berubah secara tiba-tiba. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa
Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas
Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas
PWRI Ponre Resmi Dikukuhkan, Bupati Bone Dorong Purnabakti Tetap Aktif Berkontribusi
Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam
Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah
Mobil Dinas Diduga Serobot Antrean BBM, Satgas: Isi Pertamax Jadi Tidak Perlu Antre
Kapolsek Bontocani Gandeng Baznas Bone Bedah Rumah Warga Pelosok, Kisah Keluarga Rasli Tuai Perhatian

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:06 WITA

Kebakaran Hebat di Bone, 11 Rumah Panggung Ludes Dilalap Api, Warga Sebut Ada Korban Jiwa

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WITA

Modus Penyalahgunaan Bergeser, ‘Pa’sedot’ Jadi Tantangan Baru Pengawasan Satgas

Sabtu, 12 September 2026 - 13:04 WITA

Musda PPI Soppeng, Wabup Selle : Organisasi Ini Memiliki Sistem Kaderisasi yang Jelas

Jumat, 11 September 2026 - 18:57 WITA

Operasi Antik Lipu 2026, Polres Bone Ungkap 13 Kasus dan Amankan 19 Tersangka dalam 2×24 Jam

Jumat, 11 September 2026 - 17:28 WITA

Suasana SPBU Labuaja Mendadak Tegang, Warga Diduga Dianiaya hingga Luka di Wajah

Berita Terbaru