Bone Bidik Jadi Sentra Jagung Raksasa, Investor Siapkan Lahan 5.000 Hektare dan Pabrik

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 16:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM, — Kabupaten Bone berpeluang menjadi salah satu sentra pengembangan jagung skala besar di Sulawesi Selatan. Peluang tersebut muncul setelah PT Indorasaprima Fortuna Perkasa asal Brebes, Jawa Tengah, menyatakan rencana mengembangkan lahan pertanian jagung seluas sekitar 5.000 hektare sekaligus membangun pabrik pengolahan di Kabupaten Bone.

Rencana investasi tersebut dibahas dalam pertemuan Direktur Utama PT Indorasaprima Fortuna Perkasa, Joe Felix Johan, bersama Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., di salah satu kafe di Jalan Makmur, Kabupaten Bone, Jumat (4/9/2026).

Investasi ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong pengembangan sektor pertanian Bone dari sisi produksi hingga pengolahan hasil.

Joe Felix Johan mengatakan, Bone dipilih karena memiliki potensi lahan yang cukup besar serta peluang pengembangan komoditas jagung yang masih terbuka.

Baca Juga:  Bawaslu Tidak Temukan Pelanggaran Pemilu Pada Video Pj. Bupati Bone

Menurutnya, perusahaan tidak hanya berencana melakukan penanaman jagung, tetapi juga membangun fasilitas industri pengolahan sehingga kegiatan pertanian dapat terintegrasi dengan sektor industri.“Tadi kami telah membahas terkait investasi penanaman jagung bersama Bapak Bupati Bone. Rencananya kami akan membangun pertanian jagung di wilayah Kabupaten Bone dengan luas lahan 5.000 hektare berikut dengan pabrik,” ungkap Joe.

Ia menilai potensi pertanian di Kabupaten Bone masih sangat besar untuk dikembangkan dalam skala kawasan. Dengan dukungan lahan dan pengelolaan yang terintegrasi, pengembangan jagung diharapkan mampu menghasilkan produksi dalam jumlah besar sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman.

Bupati menilai masuknya investasi di sektor pertanian merupakan peluang strategis untuk menggerakkan perekonomian daerah, terutama jika investasi tersebut mampu menciptakan keterkaitan langsung dengan masyarakat dan petani.

Baca Juga:  APBD 2025 Paripurna DPRD Bone, Pemda dan DPRD Tandatangani MoU KUPA-PPAS Perubahan APBD 2025

“Alhamdulillah, Bone kedatangan investor yang melirik pertanian jagung untuk kawasan Bone. Tentunya ini akan berdampak positif dalam pergerakan dan peningkatan ekonomi kita,” kata Andi Asman.

Menurut Bupati, pengembangan jagung dalam skala besar tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan produksi. Lebih jauh, keberadaan industri pengolahan di daerah dapat memperkuat rantai usaha pertanian, mulai dari produksi, penyerapan hasil panen hingga pemasaran.

Dengan adanya pabrik, hasil pertanian juga diharapkan tidak hanya dijual sebagai komoditas mentah, tetapi dapat diolah sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat.

Peluang tersebut juga diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas bagi petani, mendorong peningkatan produktivitas, serta menciptakan aktivitas ekonomi baru di wilayah sentra pertanian.

Baca Juga:  Seorang Pria Ditemukan Tewas Dalam Kamar Wisma

Pemkab Bone, kata Andi Asman, akan terus membuka ruang bagi investasi yang mampu mengoptimalkan potensi daerah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rencana pengembangan lahan jagung seluas sekitar 5.000 hektare ini pun menjadi salah satu peluang baru bagi Bone untuk memperkuat posisinya sebagai daerah pertanian produktif di Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Danrem 141/Toddopuli, Kepala Dinas Pertanian Bone, Camat Amali bersama Kepala BPP Pertanian Amali, Camat Ulaweng bersama Kepala BPP Pertanian Ulaweng, serta Camat Tellu Siattinge bersama Kepala BPP Pertanian Tellu Siattinge.

Jika rencana tersebut terealisasi, investasi jagung dan pembangunan pabrik pengolahan berpotensi membawa sektor pertanian Bone ke tahap yang lebih terintegrasi, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat dan petani di daerah. (*)

Berita Terkait

SPBU Camming Bone Dikabarkan Kena Sanksi, Manager Sebut Dua Hari Tak Jual Pertalite
Dukung Pembelajaran Digital, SD Inpres 10/73 Mappesangka Terima Smart TV 75 Inci
Sentuhan Kepedulian BupAAS, Dua Anak Korban Kebakaran di Passippo Terima Sepeda Listrik
Keributan Dini Hari di THM Mitha Sari Bone, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Cegah Peredaran Narkotika, Tim Gabungan TNI-Polri, BNN dan Satpol PP Razia Hotel hingga Tempat Karaoke di Bone
10 Remaja Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Perang Kelompok
Diduga Aniaya Perempuan 16 Tahun, Pria di Bone Diamankan Opsnal Polsek Tanete Riattang
Belum Genap 24 Jam, Polsek Tanete Riattang Amankan Empat Terduga Pelaku Pengeroyokan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:31 WITA

SPBU Camming Bone Dikabarkan Kena Sanksi, Manager Sebut Dua Hari Tak Jual Pertalite

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Dukung Pembelajaran Digital, SD Inpres 10/73 Mappesangka Terima Smart TV 75 Inci

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:23 WITA

Sentuhan Kepedulian BupAAS, Dua Anak Korban Kebakaran di Passippo Terima Sepeda Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:33 WITA

Keributan Dini Hari di THM Mitha Sari Bone, Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Cegah Peredaran Narkotika, Tim Gabungan TNI-Polri, BNN dan Satpol PP Razia Hotel hingga Tempat Karaoke di Bone

Berita Terbaru