BONE.BONEKU.COM,– Turnamen sepak bola Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi memasuki fase knockout setelah delapan tim memastikan tiket ke babak delapan besar.
Delapan tim tersebut masing-masing Jeneponto, Luwu, Bone, Sidrap, Bulukumba, Palopo, Wajo, dan Pinrang. Kedelapan tim ini menjadi kontestan yang akan memperebutkan empat tiket menuju babak semifinal.
Lolosnya delapan tim sekaligus menandai berakhirnya fase penyisihan grup dan dimulainya persaingan yang dipastikan berlangsung lebih ketat. Tidak ada lagi ruang bagi tim untuk sekadar mengamankan poin, sebab setiap pertandingan di babak delapan besar akan menjadi penentu langkah mereka di turnamen.
Ajang yang berada di bawah naungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini menjadi salah satu kompetisi sepak bola antarkabupaten/kota yang mendapat perhatian masyarakat.
Selain menjadi wadah kompetisi, Piala Gubernur Sulsel 2026 juga menjadi panggung bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan dan sportivitas antardaerah.
Meski delapan tim telah memastikan diri melaju, hingga kini masih muncul pertanyaan mengenai kabupaten/kota yang akan menjadi tuan rumah babak delapan besar Piala Gubernur Sulsel 2026.
Pertanyaan tersebut semakin menarik perhatian setelah fase penyisihan grup resmi berakhir.
Ketua Panitia Piala Gubernur Sulsel 2026, Erwin, saat ditemui di Lapangan Sepak Bola Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sabtu (6/9/2026), ketika menyaksikan laga Pemprov Sulsel kontra Wajo, mengatakan bahwa pihaknya belum menentukan lokasi pelaksanaan babak delapan besar.
Menurut Erwin, hingga saat ini belum ada opsi final mengenai kabupaten atau kota yang akan ditunjuk sebagai tuan rumah.
“Belum ada opsi kabupaten/kota mana yang ditunjuk menjadi tuan rumah,” ujar Erwin.
Dengan demikian, para pendukung masih harus menunggu keputusan panitia terkait lokasi pertandingan delapan besar.
Dengan sistem gugur yang akan diterapkan, setiap pertandingan di babak delapan besar dipastikan berlangsung sengit.
Delapan tim yang telah lolos tentu memiliki target yang sama, yakni memenangkan pertandingan dan menjadi salah satu dari empat tim yang berhak melaju ke semifinal.
Pertanyaan berikutnya adalah siapa yang akan menjadi tim pertama yang memastikan tiket semifinal Piala Gubernur Sulsel 2026?
Jawabannya akan ditentukan setelah pertandingan babak delapan besar digelar.
Menariknya, selain persaingan antartim, faktor tuan rumah juga menjadi salah satu hal yang dinantikan. Dukungan publik di daerah yang ditunjuk sebagai lokasi pertandingan berpotensi menambah atmosfer pertandingan.
Kini, perhatian publik Sulawesi Selatan tertuju pada babak delapan besar. Delapan tim telah lolos, empat tiket semifinal tersedia, dan satu pertanyaan besar masih menunggu jawaban:
Siapa yang akan menjadi tim pertama yang mengamankan tiket semifinal Piala Gubernur Sulsel 2026? (*)
Penulis : Aby
Editor : Admin Redaksi










