BONE, BONEKU.COM — Pemerintah Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mengajak masyarakat kembali menghidupkan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) dan ronda malam sebagai langkah bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Imbauan tersebut disampaikan Camat Ponre, Baharuddin, S.Pd., M.M., menyusul pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian warga terhadap kondisi keamanan di lingkungan masing-masing.
Baharuddin mengatakan, pengaktifan kembali Pos Kamling membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Menurutnya, keamanan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh warga.
Ia juga mendorong agar kegiatan Siskamling dilakukan dengan membangun koordinasi bersama aparat keamanan, khususnya Bhabinkamtibmas dan Babinsa di masing-masing desa.
“Kami mengharapkan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Ponre agar mengaktifkan Pos Kamling di wilayah masing-masing,” ujar Baharuddin, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, keberadaan Pos Kamling tidak sekadar menjadi tempat warga melaksanakan ronda malam. Lebih dari itu, Pos Kamling dapat menjadi ruang untuk membangun kepedulian dan komunikasi antarwarga dalam mendeteksi berbagai potensi gangguan keamanan sejak dini.
Selain mengaktifkan ronda malam, Baharuddin juga meminta masyarakat melaporkan keberadaan warga atau pendatang yang datang dan tinggal di wilayah mereka kepada pemerintah setempat.
Pelaporan tersebut dapat dilakukan melalui RT, RW, kepala dusun hingga kepala desa.
“Jika ada keluarga, sahabat ataupun orang lain yang datang dari luar wilayah kita, agar kiranya melaporkan diri kepada pemerintah setempat, bisa melalui RT, RW, Kadus hingga kepala desa,” katanya.
Baharuddin menilai, pendataan dan pelaporan warga pendatang penting sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Ia berharap, keberadaan Siskamling dan ronda malam dapat menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan Kamtibmas, termasuk pencurian maupun tindak kejahatan lainnya.
Di sisi lain, kegiatan ronda malam juga diharapkan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan. Interaksi warga saat menjalankan ronda dinilai dapat memperkuat kebersamaan, komunikasi, serta hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini juga untuk memperkuat kebersamaan dan silaturahmi antara warga, mendorong partisipasi aktif seluruh warga untuk menciptakan rasa aman yang berkelanjutan,” pungkasnya. (*)
Penulis : Aby
Editor : Admin Redaksi










