Home / Bone / News

Perjuangkan Kesejahteraan Petani Bone, Wabup Andi Akmal Temui Dirjen Tanaman Pangan

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,BONEKU.COM,–  Wakil Bupati (Wabup) Bone Andi Akmal Pasluddin melanjutkan kunjungan kerjanya di Kementerian Pertanian dengan bertemu Dirjen Tanaman Pangan, Jl. Aup Pasar Minggu, Jakarta Selatan,Rabu (30/4/2025).

Dirjen Tanaman Pangan Kementrian Pertanian Dr.Yudi Sastro.S.P.,M.P menerima langsung kunjungan kerja Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin.

Langkah ini untuk menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman terkait program hilirisasi tanaman pangan di Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Wabup Bone Serahkan Bantuan Untuk Korban Puting Beliung di Uloe

Dirjen Tanaman Pangan Dr. Yudi Sastro.S.P.,M.P, menjelaskan Kementerian Pertanian RI fokus pada peningkatan produksi dan hilirisasi tanaman pangan.

Dimana meningkatkan produksi komoditas tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai.

Fokus pada hilirisasi hasil tanaman pangan, yaitu pengolahan hasil panen menjadi produk dengan nilai tambah.

Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyampaikan pemerintah dalam membangun bertujuan membantu masyarakat dalam meningkatkan produksi pertanian.

Baca Juga:  Wabup Andi Akmal Pasluddin Ajak IKAPTK Bone Membangun Daerah

“Kalau produksi meningkat, akan meningkatkan pendapatan dan masyarakat akan sejahtera lahir batin,” ucap Wabup Andi Akmal.

Ke depan Dengan hadirnya Vertical Dry Unit & Rice Milling Unit (DVU & RMU), proses pengolahan padi menjadi beras lebih efektif, lebih efisien waktunya dan lebih menguntungkan karena hasil produksi pertanian masyarakat.

“Mesin seperti ini akan efektif, efisien bagi para petani pasca panen. Dengan meningkatnya produksi pertanian, meningkat pula pendapatan petani. Insyallaah petani akan sejahtera,” tuturnya.

Baca Juga:  Si Jum Kirim Sumbangan ke Korban Bencana Lombok.

Dimana perlu diperhatikan pada masa pasca panen. Salah satunya perlunya modernisasi alat pertanian.

Bone memiliki lahan pertanian yang luas, yang menjadi salah satu faktor penentu produksinya.

Kabupaten Bone menjadi salah satu daerah penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan, bahkan termasuk dalam lima besar nasional. (*)

Berita Terkait

Pria Bertato Residivis Pencurian Diringkus Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang
Kerugian Capai Rp2,5 Miliar, Resmob Polres Bone Ringkus 3 Terduga Pencuri Kabel PLN
Kerja Keras Berbuah Penghargaan, Satlantas Polres Bone Raih Juara 1 di HUT Lantas ke-71
Motor Honda Genio Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Camming Bone, Diduga Korsleting
Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba Mulai Mulus, Warga Rasakan Dampak Program MYP Sulsel
Mertua-Menantu Terlibat Pertikaian Berdarah di Bone, Keduanya Berujung Meninggal Dunia
Gubernur Sulsel Tinjau Aliran Primer Sungai Saddang Pinrang-Serahkan Bantuan Pompa Ponton Atasi Kekeringan di Musim Tanam Sela
Bukan Sekadar Jalan Pagi, Bupati Bone Temui Wali Kota Parepare dan Suntik Semangat Tim Bone Beramal FC

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 01:55 WITA

Pria Bertato Residivis Pencurian Diringkus Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang

Selasa, 22 September 2026 - 18:35 WITA

Kerugian Capai Rp2,5 Miliar, Resmob Polres Bone Ringkus 3 Terduga Pencuri Kabel PLN

Selasa, 22 September 2026 - 13:55 WITA

Kerja Keras Berbuah Penghargaan, Satlantas Polres Bone Raih Juara 1 di HUT Lantas ke-71

Selasa, 22 September 2026 - 12:26 WITA

Motor Honda Genio Terbakar Usai Isi BBM di SPBU Camming Bone, Diduga Korsleting

Senin, 21 September 2026 - 19:15 WITA

Mertua-Menantu Terlibat Pertikaian Berdarah di Bone, Keduanya Berujung Meninggal Dunia

Berita Terbaru