Serius Garap Laut Tonra, Peneliti UNCAPI dan Komunitas Diving Rancang Zona Konservasi

- Jurnalis

Senin, 14 Juli 2025 - 22:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Potensi pesisir Kecamatan Tonra kembali menjadi perhatian kalangan akademisi. Bertempat di Kantor Camat Tonra, sejumlah peneliti dari Universitas Cahaya Prima Indonesia (UNCAPI) menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Antara Laut dan Ekonomi: Inovasi Olahraga Bahari dan Implikasinya Terhadap Pembangunan Ekonomi Lokal di Kawasan Pesisir Kabupaten Bone.”

FGD ini diprakarsai oleh Andi Abdul Rahman, peneliti dari Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Sains dan Teknologi UNCAPI, yang turut mengajak beberapa rekan peneliti lain, termasuk Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Saintek, Kepala Unit Inovasi, serta mahasiswa Ilmu Keolahragaan. Hadir pula sebagai narasumber kunci Awaluddin, Ketua Komunitas Diving Bone dan Dosen aktif di Politeknik Kelautan dan Perikanan Bone.

Baca Juga:  Camat Bengo Ditunjuk Plt Kepala BKPSDM Gantikan Andi Guntur

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Camat Tonra, A. Ilham, yang menyambut baik inisiatif kolaboratif antara akademisi dan komunitas lokal dalam menggali potensi laut Tonra sebagai destinasi olahraga dan wisata bahari.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tonra memiliki garis pantai dan ekosistem laut yang menarik, sayang jika tidak dimanfaatkan dengan baik secara berkelanjutan,” ujar Ilham dalam sambutannya, Senin 14 Juli 2025

Peserta FGD, yang terdiri dari mahasiswa, pemuda lokal, dan perangkat desa, tampak antusias mengikuti diskusi. Sejumlah pertanyaan dan harapan pun bermunculan, seperti pelatihan TOT (Training of Trainers) untuk snorkeling dan diving, hingga permintaan lisensi selam bagi pemuda setempat.

Baca Juga:  Perangi Narkotika hingga Desa, Bupati Bone Resmikan Tim P4GN di 27 Kecamatan

“Pak, apakah kami bisa ikut untuk mendapatkan lisensi diving?” tanya Agni, salah satu pemudi yang hadir, menunjukkan antusiasme generasi muda terhadap pengembangan olahraga bahari.

Dalam diskusi tersebut, para peneliti memaparkan desain awal pengembangan sport tourism yang terintegrasi dengan wisata bahari dan ekowisata di Kecamatan Tonra. Mereka juga mengajak partisipasi aktif dari komunitas akademik dan warga untuk mendukung Tonra sebagai kawasan wisata berbasis konservasi.

Andi Abdul Rahman menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penelitian didukung oleh Kemendikti Saintek , LLDIKTI Wilayah IX, dan UNCAPI.

Baca Juga:  Respon Laporan Warga, Lurah Panyula Pastikan Remaja 14 Tahun di Wilayahnya Bukan ODGJ

“Kami ingin membantu Tonra menemukan peta jalan pengembangan wisata olahraga laut berbasis riset dan pemberdayaan masyarakat,” jelas Andi.

Sementara itu, Awaluddin menekankan pentingnya memetakan potensi bawah laut sebelum dikembangkan lebih lanjut.

“Kita harus eksplorasi lebih dulu, kenali jenis terumbu karangnya, biota lautnya, lalu kita buat zona konservasi. Dengan begitu, keindahan laut Tonra bisa dijaga sekaligus dinikmati,” ujarnya.

FGD ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara akademisi, komunitas lokal, dan pemerintah untuk membangun Tonra sebagai destinasi bahari unggulan di Kabupaten Bone. (*)

Berita Terkait

Bukan Kaleng-Kaleng! 4.500 Orang Serbu Turnamen Domino HUT TNI di Bone, Hadiah Rp425 Juta
Dua Mesin Dinamo Air Warga Dicuri, Pemulung 25 Tahun Dibekuk Polisi
Proyek Triliunan Masuk Mappesangka, Bupati Bone Dorong Anak Muda Siap Rebut Peluang Kerja
Mentan Andi Amran Perintahkan Hilirisasi Ayam di Bone Dikebut, Target Diresmikan 1 Juli 2027
Setelah Tiga Granat Ditemukan di Masumpu, Granat Diduga Aktif Juga Ditemukan di Museum Lapawawoi
Bupati Andi Asman Suntik Motivasi 12 Atlet Judo Bone Jelang TC 20 Hari di Jawa Timur
Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa
Pria Bertato Residivis Pencurian Diringkus Tim Opsnal Polsek Tanete Riattang

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 14:00 WITA

Bukan Kaleng-Kaleng! 4.500 Orang Serbu Turnamen Domino HUT TNI di Bone, Hadiah Rp425 Juta

Jumat, 25 September 2026 - 23:08 WITA

Dua Mesin Dinamo Air Warga Dicuri, Pemulung 25 Tahun Dibekuk Polisi

Jumat, 25 September 2026 - 13:51 WITA

Proyek Triliunan Masuk Mappesangka, Bupati Bone Dorong Anak Muda Siap Rebut Peluang Kerja

Jumat, 25 September 2026 - 13:42 WITA

Mentan Andi Amran Perintahkan Hilirisasi Ayam di Bone Dikebut, Target Diresmikan 1 Juli 2027

Kamis, 24 September 2026 - 16:11 WITA

Setelah Tiga Granat Ditemukan di Masumpu, Granat Diduga Aktif Juga Ditemukan di Museum Lapawawoi

Berita Terbaru