SBB Merasa Tidak Dihargai RRI…

- Jurnalis

Rabu, 15 November 2017 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 
BONEKU.COM-
Kepala studio Radio Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Suara Bone Beradat (SBB)  Enal Zainal merasa tidak dihargai Radio Republik Indonesia (RRI) Bone.

Enal melampiaskan kekesalannya via Wa grup atas tindakan teknisi RRI yang lancang tanpa permisi mengutak atik perangkat tawer Radio di jalan ahmad yani, kecamatan tanete riattang barat Kabupaten Bone.

“Ini lucu, menumpang tapi merasa memiliki…se enaknya saja melakukan penambahan komponen siaran di tawer tanpa koordinasi dulu sama penanggung jawab tower” ungkap Enal zaenal via Wa grup.
Sungguh mengganggu kualitas dan jangkauan siaran SBB tambahnya.

Baca Juga:  Basarnas Evakuasi Ratusan Korban Banjir di Makassar

Salah satu kru RRI Nur dalam via grup yang sama angkat bicara.  Maaf bru liat grup, dr kabar yg sy dgr d kntor krn sy tdk d bone skrg, katanya itu bukan penambahan komponen kak, itu dibuka komponennya untuk d pindahkan ke selayar tabe..
 
Nur juga menambahkan. bahwa org teknik dari makassar mw bcara sm kak enal d sbb, tp skrg klwr.. mgkin pnjelasan lbih lanjut bs dbcarakan ke mereka, soalan teknik sy tdk mengerti. Tulisnya di via Wa.

Baca Juga:  Bocah 5 Tahun di Bone Jadi Korban Tabrak Lari

Komisi Penyiaran Indonesia Daerah(KPID) irawan juga berkomentar prihal ini. Kenapa begitu RRI? Coba dibicarakan secara internal supaya tidak saling mengganggu tulis irawan via Wa.

Karna ini persoalan internal pemda Bone dek, di diskusikan baik-baik dengan pak Kadis untuk mencari solusi. Kalau bisa di pisah dan masing-masing punya tawer akan lebih bagus. Persoalannya juga apa Pemda mau menganggarkan? Inimi juga persoalannya kalau sudah ada SBB, RRI sebaiknya tidak perlu ada. Tapi bicara mq dulu sama pak Kadis… ungkap irawan saat membalas via Wa Enal Zainal.(al87).

Berita Terkait

Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat
Desakan Cabut Izin Tambang Lampoko Menggema, WIB Diskusi Tak Cukup, Perlu Tindakan Tegas
KPK Tinjau Proyek MYP Rp3,7 Triliun Sulsel, Sejumlah Ruas Jalan di Pinrang, Sidrap, dan Wajo Dievaluasi
Masyarakat Bone Sambut Kapolres Baru, Berharap Lanjutkan dan Tingkatkan Kinerja yang Telah Dirintis Pendahulunya
URC Satreskrim Polres Bone Bongkar Pencurian Aset PLN Bernilai Miliaran Rupiah
Pengurus Masjid Resah, Remaja Diduga Berkali-kali Bobol Celengan Masjid di Bone
Lokasi Tambang Tewasnya Operator Irpan Diduga Melampaui Batas Izin Resmi
Hebat! Siswa UPT SDN 24 Macanang Lolos Jadi Pemeran Film Nasional ‘Akal Imitasi’

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WITA

Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:54 WITA

KPK Tinjau Proyek MYP Rp3,7 Triliun Sulsel, Sejumlah Ruas Jalan di Pinrang, Sidrap, dan Wajo Dievaluasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:59 WITA

Masyarakat Bone Sambut Kapolres Baru, Berharap Lanjutkan dan Tingkatkan Kinerja yang Telah Dirintis Pendahulunya

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:38 WITA

URC Satreskrim Polres Bone Bongkar Pencurian Aset PLN Bernilai Miliaran Rupiah

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:18 WITA

Pengurus Masjid Resah, Remaja Diduga Berkali-kali Bobol Celengan Masjid di Bone

Berita Terbaru