Saling Tantang di Live TikTok Berujung Penyerangan, 6 Orang Diamankan Bersama Badik dan Anak Busur

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026 - 14:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM,– Aksi penyerangan antarkelompok remaja menggunakan senjata tajam menggegerkan warga Desa Watu, Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat dini hari (11/9/2026) sekitar pukul 01:30 wita.

Situasi sempat mencekam setelah puluhan remaja yang diduga datang secara berkelompok menggunakan sepeda motor mendatangi wilayah Desa Watu. Sejumlah di antaranya disebut membawa senjata tajam hingga botol yang diduga disiapkan sebagai bom molotov.

Aksi tersebut diduga dipicu perselisihan yang bermula dari aktivitas live streaming di media sosial TikTok. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, salah satu kelompok remaja tengah melakukan siaran langsung. Dalam siaran tersebut, kelompok lain kemudian muncul dan terjadi aksi saling ejek hingga saling tantang untuk berduel.

Perselisihan di media sosial itu kemudian berlanjut ke dunia nyata. Salah satu kelompok diduga mendatangi Desa Watu untuk melakukan penyerangan.

Baca Juga:  Kendaraan Dinas Mewah Pejabat Bone Diduga Nunggak Pajak Daerah

Seorang warga yang berada di lokasi mengaku melihat puluhan sepeda motor berdatangan. Bahkan, beberapa remaja disebut berboncengan hingga tiga orang dan membawa senjata tajam.

“Ramai sekali tadi, Pak. Ada puluhan motor yang berboncengan tiga, bawa sajam dan molotov. Bahkan ada molotov yang sempat dilemparkan oleh mereka, untungnya tidak ada yang kena,” ungkap seorang warga di lokasi kejadian.

Mendapat laporan dari masyarakat serta informasi melalui layanan Call Center 110, personel gabungan Polres Bone langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Tim gabungan yang terdiri dari URC Resmob, Unit Intelkam, Pamapta, dan personel Polsek Barebbo kemudian melakukan pengamanan serta penyisiran di sekitar lokasi.

Baca Juga:  PJ Bupati Bone Buka Musrenbang RPJPD Tahun 2025 - 2045

Dalam penanganan tersebut, polisi berhasil mengamankan enam orang remaja yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan.

Dari tangan para remaja tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni dua anak busur, dua senjata tajam jenis badik, serta satu botol bekas yang diduga digunakan sebagai bom molotov.

Dua remaja diamankan setelah terjatuh dan ditinggalkan rekan-rekannya di lokasi kejadian. Sebelumnya, petugas juga telah mengamankan empat orang lainnya yang diduga ikut dalam aksi penyerangan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ananda Gunawan membenarkan adanya sejumlah remaja yang diamankan dalam kejadian tersebut.

“Iya betul, ada beberapa orang yang diamankan beserta barang bukti, dan saat ini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Ananda.

Baca Juga:  Tindak Lanjut Laporan Warga, Satlantas Bone Turun Tertibkan Lalu Lintas

Mantan Kasat Reskrim Polres Pinrang itu mengimbau masyarakat, agar tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis yang bisa merugikan diri sendiri dan juga orang lain, jika ada persoalan sebaiknya diselesaikan secara kepala dingin.

Ia meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi melakukan tindakan tindakan yang melawan hukum. Percayakan kepada kami untuk melakukan proses hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tegasnya.

Polisi kini masih melakukan pemeriksaan terhadap keenam remaja yang diamankan untuk mendalami peran masing-masing, termasuk mengungkap rangkaian kejadian serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi penyerangan tersebut. (*)

Berita Terkait

Dua Rumah Panggung di Bengo Dilalap Api, Diduga Kompor Meledak
Polisi Temukan Arena Diduga Sabung Ayam di Libureng, Langsung Dibongkar
Kepala Desa Mattiro Deceng Sempat Tolak Paket Umrah, Pilih Berikan kepada Warga
Tawuran Antarpemuda di Bone Dibubarkan Polisi, 2 Pemuda dan 1 Celurit Diamankan Polisi
Remaja 19 Tahun Jadi Korban Penikaman di Jalan Poros Welalangnge Bone, Polisi Buru Pelaku
Kemenag Bone Perkuat Moderasi Beragama di MTsN 3 Bone, Siswa Dibekali Jadi Generasi Berkarakter
10 Ribu Bibit Ikan Disalurkan ke Desa-Desa di Libureng, Bupati Bone Dorong Ketahanan Pangan
Jalan Camming-Bune-Talumae Diresmikan, Bupati Bone: Urat Nadi Masyarakat Harus Dijaga

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Dua Rumah Panggung di Bengo Dilalap Api, Diduga Kompor Meledak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:28 WITA

Polisi Temukan Arena Diduga Sabung Ayam di Libureng, Langsung Dibongkar

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:07 WITA

Kepala Desa Mattiro Deceng Sempat Tolak Paket Umrah, Pilih Berikan kepada Warga

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Tawuran Antarpemuda di Bone Dibubarkan Polisi, 2 Pemuda dan 1 Celurit Diamankan Polisi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:55 WITA

Remaja 19 Tahun Jadi Korban Penikaman di Jalan Poros Welalangnge Bone, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru