12 Saksi Diperiksa Kejaksaan, Dirut PDAM Bone Bakal Tersangka?

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Seksi Intelijen Kejari Bone, Fri Harmoko

Foto : Kepala Seksi Intelijen Kejari Bone, Fri Harmoko

BONE.BONEKU.COM,– Kejaksaan Negeri Bone terus mengusut dugaan penjualan aset milik Perumda Air Minum Wae Manurung atau PDAM Bone.

Memasuki tahap penyidikan, jaksa kini memperluas pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat internal perusahaan daerah tersebut. Sedikitnya 12 kepala unit PDAM Bone telah dimintai klarifikasi sebagai saksi.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Bone, Fri Harmoko, mengatakan dari 16 orang yang telah dipanggil penyidik, sebanyak 12 orang sudah menjalani klarifikasi. Sementara empat orang lainnya dijadwalkan diperiksa dalam waktu dekat.

“Besok empat orang,” kata Fri Harmoko saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).

Menurut Fri, penyidik sejauh ini telah mengantongi sedikitnya dua alat bukti. Namun, proses penyidikan masih terus dikembangkan untuk memperkuat konstruksi perkara sekaligus memastikan seluruh rangkaian peristiwa dapat terungkap secara terang.

Baca Juga:  Polres Bone Gelar Bakti Sosial...

Pemeriksaan terhadap para kepala unit menjadi bagian penting dalam penyidikan. Jaksa menelusuri pengelolaan aset, aktivitas keuangan, hingga berbagai kebijakan internal PDAM Bone yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Salah satu aset yang menjadi sorotan adalah mobil Toyota Kijang Innova bernomor polisi DW 1019 EB.

Kendaraan tersebut disebut masih tercatat sebagai aset perusahaan daerah, namun sebelumnya sempat berada dalam penguasaan pihak lain. Mobil itu kemudian dikembalikan dan kembali terlihat berada di area kantor PDAM Bone.

Baca Juga:  Hari ke-2 Operasi Zebra, Sat Lantas Polres Bone Bagikan Brosur ke Pengendara

Dalam perkembangan sebelumnya, seorang pria bernama Aksa juga telah dimintai keterangan oleh penyidik. Ia mengakui kendaraan tersebut sempat berada dalam penguasaannya sebelum akhirnya dikembalikan sesuai instruksi Kejaksaan.

Tak hanya berhenti pada dugaan penjualan kendaraan, penyidik juga mulai menelusuri alur keuangan PDAM Bone dalam beberapa tahun terakhir.

Termasuk informasi mengenai adanya pinjaman sementara yang disebut belum dikembalikan. Aspek tersebut kini turut didalami untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan perusahaan daerah dan apakah memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang disidik.

Baca Juga:  Polres Bone Gelar Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Ini 9 Pelanggaran Prioritas yang Diincar

Fri Harmoko meminta masyarakat bersabar dan memberikan kesempatan kepada penyidik untuk menyelesaikan proses hukum secara profesional.

Ia memastikan penyidikan masih terus berjalan, dengan pemeriksaan saksi, penelusuran dokumen, serta pendalaman berbagai data yang dianggap berkaitan dengan perkara.

Hingga kini, Kejari Bone belum mengumumkan pihak yang akan ditetapkan sebagai tersangka.

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana serta pihak-pihak yang nantinya harus mempertanggungjawabkan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan aset PDAM Bone. (*)

Berita Terkait

Cegah Peredaran Narkotika, Tim Gabungan TNI-Polri, BNN dan Satpol PP Razia Hotel hingga Tempat Karaoke di Bone
10 Remaja Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Perang Kelompok
Diduga Aniaya Perempuan 16 Tahun, Pria di Bone Diamankan Opsnal Polsek Tanete Riattang
Belum Genap 24 Jam, Polsek Tanete Riattang Amankan Empat Terduga Pelaku Pengeroyokan
Benda Diduga Granat Nanas Terkubur di Tanah Ditemukan Bocah 11 Tahun Saat Bermain
Bayi Meninggal dalam Kandungan di Bone, Dokter RSUD Tenriawaru Bantah Ada Keterlambatan
Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Libureng Bone
Petani Cinennung Tak Perlu Lagi Bertaruh Melintasi Sungai, Kodim Bone Bangun Jembatan Beton

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:26 WITA

Cegah Peredaran Narkotika, Tim Gabungan TNI-Polri, BNN dan Satpol PP Razia Hotel hingga Tempat Karaoke di Bone

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:59 WITA

10 Remaja Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Perang Kelompok

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:10 WITA

Diduga Aniaya Perempuan 16 Tahun, Pria di Bone Diamankan Opsnal Polsek Tanete Riattang

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:50 WITA

Belum Genap 24 Jam, Polsek Tanete Riattang Amankan Empat Terduga Pelaku Pengeroyokan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:42 WITA

Benda Diduga Granat Nanas Terkubur di Tanah Ditemukan Bocah 11 Tahun Saat Bermain

Berita Terbaru