Anies Bakar Semangat Pendukung dan Relawan di Kabupaten Bone

- Jurnalis

Rabu, 17 Januari 2024 - 13:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anies Rasyid Baswedan (Capres Nomor urut 1)

Anies Rasyid Baswedan (Capres Nomor urut 1)

BONE,BONEKU.COM,– Didampingi wakil Presiden ke 10 dan 12 calon Presiden nomor urut 1 Anies Rasyid Baswedan melakukan kampanye di Kabupaten Bone tepatnya di Kecamatan Cina, Rabu pagi 17/1/2024.

Ribuan masyarakat Bone bahkan dari Kabupaten lain seperti, Kabupaten Jeneponto, Soppeng, Sinjai bahkan dari Luwu juga hadir meramaikan kunjungan Anis Baswedan di Lapangan Sepak Bola Cina Kabupaten Bone.

Dari hasil pantauan Anis bersama rombongan menggunakan pesawat dari Makassar menuju Bandara Arung Palakka Bone, lalu kemudian menggunakan mobil menuju Kecamatan Cina yang berjarak 20 kilometer dari Bandara.

Baca Juga:  Dari Makassar ke Istana: Perjalanan Aliah dan Nadhif Kibarkan Merah Putih di Hari Kemerdekaan

Saat tiba di lapangan sepak bola Cina, Masyarakat terlihat berdesak-desakan menyambut kedatangannya, bahkan rela salin dorong hanya untuk bisa berjabat tangan dengan Capres nomor 1 tersebut.

Dalam sambutan Juru Bicara Timnas Amin Ismail Bachtiar yang juga merupakan pelopor kedatangan Anies ke Bone mengatakan selamat datang di Kabupaten Bone,  kampung halaman tokoh negarawan kami bapak Jusuf Kalla.

“Kami mengakui bahwa mendapat sejumlah intimidasi dalam menyambut kedatangan Bapak ke Bone, namun alhamdulillah itu semua mampu kami tangani, Ini merupakan sejarah bagi warga Bone, karena baru pertama kali ada Capres yang berjunjung ke Bone,” Kata  Ismail Bahtiar

Baca Juga:  Sah! Perubahan UU BUMN Telah Disahkan DPR RI

Sementara Anis Baswedan dalam sambutannya memberikan semangat kepada para relawan, pendukung dan semua masyarakat yang hadir di lapangan sepak  bola tersebut.

“Buat apa kita berkumpul kesini, tentunya untuk perubahan bukan, ?  kalau menginginkan perubahan coblos nomor berapa, ? Nomor 1,” Teriak Anis disambut warga.

Lebih jauh dia mengatakan, saat ini harga beras mahal, harga pupuk mahal, kesehatan mahal, lapangan kerja sulit, sehingga untuk itulah kami mengusung perubahan untuk Indonesia, tentu ini juga menjadi harapan bagi masyarakat bukan hanya di Sulsel tapi seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Pemilik Tertidur Pulas, Rumah Hangus Terbakar

“Dari Bone kita kirim perubahan untuk Indonesia, seperti pesan bapak Negarawan kita bapak JK yang juga menginginkan perubahan, Untuk itu mari kita sama sama berjuang untuk perubahan Indonesia, Apakah semuanya sepakat,?” Teriak Anies (*)

Berita Terkait

Klaim BPJS Ketenagakerjaan CV Ardal Raya Terbantah, Korban Irfan Ternyata Tidak Terdaftar
Dukung Pendidikan Islam, Andi Muzakkir Aqil Serahkan Bantuan Aspirasi ke Ponpes di Bone
Bungkam Sekian Lama, CV Ardal Raya Buka Suara: Klaim Lengkap Perizinan dan Selalu Sediakan APD
SATRIA Bone Siap Sambut Sufmi Dasco Ahmad, Tegaskan Siap Menangkan Gerindra di Sulsel
Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat
Desakan Cabut Izin Tambang Lampoko Menggema, WIB Diskusi Tak Cukup, Perlu Tindakan Tegas
URC Resmob Bone Sisir TKP Penganiayaan Bersenjata Parang di Mattanete Bua, Pelaku Akhirnya Ditamankan
KPK Tinjau Proyek MYP Rp3,7 Triliun Sulsel, Sejumlah Ruas Jalan di Pinrang, Sidrap, dan Wajo Dievaluasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Klaim BPJS Ketenagakerjaan CV Ardal Raya Terbantah, Korban Irfan Ternyata Tidak Terdaftar

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:14 WITA

Dukung Pendidikan Islam, Andi Muzakkir Aqil Serahkan Bantuan Aspirasi ke Ponpes di Bone

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Bungkam Sekian Lama, CV Ardal Raya Buka Suara: Klaim Lengkap Perizinan dan Selalu Sediakan APD

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:55 WITA

SATRIA Bone Siap Sambut Sufmi Dasco Ahmad, Tegaskan Siap Menangkan Gerindra di Sulsel

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WITA

Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru