Forbes Ingatkan JPU Agar Terdakwa Bandar Narkoba di Bone Dituntut Seberat-beratnya

- Jurnalis

Rabu, 14 Agustus 2024 - 19:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forbes Anti narkoba sat menggelar Konferensi pers, rabu 14 Agustus 2024

Forbes Anti narkoba sat menggelar Konferensi pers, rabu 14 Agustus 2024

BONE,BONEKU.COM,– Menjelang sidang tuntutan terdakwa bandar narkoba Ikving Lewa alias Jhon, Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone mengingatkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yakni Kejaksaaan dan Pengadilan Negeri Watampone agar memberikan tuntutan terhadap terdakwa sesuai dengan bukti bukti yang sangat kuat dalam proses persidangan yang berlangsung beberapa bulan ini.

Koordinator Forbes Andi Singkeru Rukka dalam konferensi pers tersebut mengatakan bahwa Forbes bukan bermaksud mengintervensi Kejaksaan dan Pengadilan negeri pada kasus ini, kami hanya mengingatkan saja agar menuntut terdakwa sesuai perbuatannya.

“Kita sama-sama telah mengikuti persidangannya terdakwa dan banyak fakta-fakta yang terungkap dalam proses sidang tersebut yang menguatkan bahwa Koko Jhon ini adalah memang merupakan aktor utama dalam peredaran narkotika di Kabupaten Bone, jadi kami berharap JPU bisa memberikan tuntutan yang seberat-beratnya, jangan sampai memberikan tuntutan yang malah mengecewakan harapan masyarakat bone,” Kata Andi Singkeru Rukka dalam Konferensi pers yang dilaksanakan di warkop, Rabu 14/8/2024.

Baca Juga:  2 Pelaku Narkoba Diamankan, Polisi Temukan Sabu dan Uang Tunai

Selain itu salah satu Pembina Forbes Irfan Amir  dalam kesempatan itu juga menegaskan bahwa apabila pihak Jaksa Penuntut Umum memberikan tuntutan yang tidak sesuai dengan harapan masyarakat Bone, maka Kejaksaan harus bertanggung jawab, jangan justru melempar bola ke Kejaksaan Tinggi.

“Bisa dibayangkan menurut keterangan sejumlah saksi di pengadilan beberapa waktu lalu, bahwa salah satu adminnya terdakwa koko jhon ini mengaku beberapa kali menjemput narkoba di Kabupaten Sidrap dengan jumlah besar, bisa sampai 1 atau 2 kilogram, an itu dilakukan kadang 2 kali 1 bulan, tentu kita bisa menilai berapa banyak narkoba yang beredar di bone ini apalagi ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir,” Kata Irfan Amir

Baca Juga:  Polisi Tangkap 3 Pelaku Narkoba di Bone

Selain itu Ashar Penasehat Hukum Forbes  Ashar  menyampaikan, aparat penegak hukum (APH) harus tegas dalam merumuskan delik dan tuntutan untuk Jhon sebagai terdakwa kasus narkotika yang dalam persidangan secara faktual terpampang suatu keterangan dan petunjuk yang dapat dijadikan alat bukti bahwa peranan Jhon sebagai Aktor Intelektual dalam kasus narkotika meliputi yang menyalurkan, menyerahkan, mengedarkan, menyimpan, menguasai dan menyediakan barang narkotika.

Baca Juga:  Jadi Irup Di SMA Negeri 3 Bone, Ini Pesan Kasat Lantas Polres Bone

“Sebagai upaya pemberantasan tindak pidana narkotika tegas kami menyatakan bahwa terdakwa Jhon sepatutnya dapat dihukum seumur hidup dan/atau hukuman mati,” tutupnya.

Sekedar diketahui bahwa terdakwa bandar narkoba Ikving Lewa alias Koko Jhon akan kembali menjalani sidang tuntutan pada Kamis 15 Agustus 2024 besok. (*)

Berita Terkait

Insiden Berdarah di Libureng Bone, Kades Ungkap Latar Belakang Kejadian
Konflik Lahan Berujung Maut, Dua Insiden Penganiayaan Berat Terjadi di Libureng Bone
Warga Bone Padati Operasi Pasar Elpiji, Gas Subsidi Ludes dalam Hitungan Jam
Respons Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bone Turun Langsung Awasi Agen dan Pangkalan
Warga Libureng Ditebas Parang, Diduga Motif Sengketa Tanah
Pemkab Bone Dorong Pengembangan Bandara Lewat Dialog dan Kesepakatan Warga Awangpone
Begini Kronologis Lengkap IRT Dianiaya Anak Kandung Sendiri Hingga Tewas
Terlibat Narkoba, Tiga Personel Polres Bone Dipecat Tidak Hormat

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:19 WITA

Insiden Berdarah di Libureng Bone, Kades Ungkap Latar Belakang Kejadian

Jumat, 30 Januari 2026 - 18:34 WITA

Konflik Lahan Berujung Maut, Dua Insiden Penganiayaan Berat Terjadi di Libureng Bone

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:05 WITA

Respons Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bone Turun Langsung Awasi Agen dan Pangkalan

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:07 WITA

Warga Libureng Ditebas Parang, Diduga Motif Sengketa Tanah

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:23 WITA

Pemkab Bone Dorong Pengembangan Bandara Lewat Dialog dan Kesepakatan Warga Awangpone

Berita Terbaru

Makassar

Dekranasda Sulsel Siapkan Kerajinan Terbaik untuk INACRAFT 2026

Sabtu, 31 Jan 2026 - 13:51 WITA