Subsidi Penerbangan Pemprov Sulsel Dinilai Permudah Akses Mudik ke Daerah Kepulauan

- Jurnalis

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Kehadiran negara dalam pelayanan publik tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kemudahan aksesibiltas yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan program strategis melalui subsidi penerbangan sebagai solusi guna mempercepat konektivitas antar daerah , khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah dengan akses terbatas.

Program subsidi penerbangan yang digagas oleh Pemprov Sulsel merupakan skala proritas guna membantu masyarakat salah satunya pada momentum mudik lebaran atau Idul Fitri 2026 dalam menyediakan akses transportasi udara yang lebih cepat, murah dan terjangkau oleh masyarakat sulawesi selatan

Salah seorang penumpang rute Makassar–Selayar, Hartono, mengaku merasakan dampak langsung manfaat dari program subsidi ini. Hartono membandingkan harga tiket pesawat beberapa tahun terakhir, baik yang bersubsidi maupun komersial.

Tiga tahun lalu, subsidi menekan harga tiket dari Rp600.000-an menjadi sekitar Rp300.000. Kini, dari harga normal di atas Rp700.000-an, tiket dapat diperoleh sekitar Rp400.000.

Baca Juga:  SD Inp 10/73 Ulaweng Cinnong Juara III Marching band Field Show di Makassar Wakili Bone

“Dengan subsidi ini, masyarakat sangat terbantu,” ujar Hartono saat diwawancarai di Gate 3 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kamis, 26 Maret 2026.

Menurut dia, penggunaan transportasi udara jauh lebih efisien dibandingkan jalur darat maupun laut yang membutuhkan waktu tempuh lebih lama dan cenderung melelahkan.

“Kalau lewat darat atau laut, waktunya panjang dan melelahkan. Sementara lewat udara lebih cepat dan memudahkan sampai tujuan,” katanya.

Hartono berharap frekuensi penerbangan rute Makassar–Selayar dapat ditingkatkan menjadi setiap hari untuk mendukung mobilitas masyarakat.

“Harapannya bisa tersedia setiap hari, dari Senin sampai Minggu, seperti di daerah lain,” ujarnya.

Ia juga membandingkan dengan kondisi di wilayah Papua, seperti di Wamena, yang memiliki jadwal penerbangan rutin hampir setiap hari, baik untuk penumpang maupun kargo.

Baca Juga:  Ponre Bersiap Jadi Magnet Baru Pendidikan di Bone, Proyek SMA 20 Hektar Siap Jalan

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Munawir, menjelaskan bahwa program subsidi penerbangan merupakan salah satu prioritas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Menurut Andi Munawir, program ini bertujuan menyediakan layanan penerbangan pada rute-rute yang pernah ada tetapi kemudian ditiadakan atau yang belum diminati maskapai secara komersial.

Ia mengakui, sebelumnya sempat tersedia penerbangan komersial di beberapa rute, namun harga tiketnya relatif tinggi sehingga kurang terjangkau bagi masyarakat.

“Melalui subsidi ini, Pemerintah Pemrov Sulsel telah menghadirkan layanan transportasi udara dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Andi Munawir.

Guna memastikan keterjangkauan dan kontinuitas layanan, Pemprov Sulsel juga telah menetapkan jadwal penerbangan subsidi secara rinci sepanjang pekan, mencakup rute intra dan antarwilayah sebagai berikut:
Senin:
Makassar – Bone – Makassar (06.30–07.30 / 11.40–12.40)
Makassar – Selayar – Makassar (13.10–14.05 / 14.35–15.30)
Bone – Balikpapan – Bone (08.00–09.20 / 09.50–11.10)

Baca Juga:  Pemprov Sulsel Torehkan Prestasi, Stunting Turun Drastis Berkat Quick Wins

Selasa:
Makassar – Bone – Makassar (06.30–07.30 / 14.30–15.30)
Bone – Kendari – Bone (08.00–09.45 / 12.45–14.00)

Rabu:
Makassar – Bone – Makassar (10.40–11.40 / 15.50–16.50)
Bone – Balikpapan – Bone (12.10–13.30 / 14.00–15.20)

Kamis:
Morowali – Bone – Morowali (08.20–09.45 / 12.45–14.00)
Makassar – Selayar – Makassar (13.15–14.10 / 14.45–15.40)

Jumat:
Makassar – Bone – Makassar (06.30–07.30 / 14.30–15.30)
Bone – Kendari – Bone (08.00–09.45 / 12.45–14.00)

Sabtu:
Makassar – Selayar – Makassar (10.40–11.50 / 12.50–14.00)

Minggu:
Morowali – Bone – Morowali (08.20–09.25 / 09.55–11.00)

Jadwal ini dirancang untuk menjangkau kebutuhan mobilitas masyarakat secara merata, termasuk konektivitas lintas provinsi yang mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi logistik. (*)

Berita Terkait

Zulhas Puji Kinerja Gubernur Andi Sudirman, Kader PAN Diminta Sukseskan Pembangunan Sulsel
Atlet Sulsel Sumbang Medali untuk Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 202
Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda
5.000 Boks Susu Didistribusikan ke 24 Daerah, Gubernur Sulsel Tekankan Penguatan SDM
Andi Winarno Tegaskan Kesinambungan Pemerintahan Sulsel sebagai Pj Sekda
Andi Winarno Eka Putra Resmi Jabat Pj Sekda Sulsel, Gubernur Minta Program Prioritas Dikawal
Dukung UMKM Berdaya, Wagub Fatmawati Rusdi Buka FIN Expo BIK 2026 di Makassar
MYP Paket 1 Kini Fokus Penataan Pedestrian, Drainase, dan Bahu Jalan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Zulhas Puji Kinerja Gubernur Andi Sudirman, Kader PAN Diminta Sukseskan Pembangunan Sulsel

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:11 WITA

Atlet Sulsel Sumbang Medali untuk Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 202

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:42 WITA

5.000 Boks Susu Didistribusikan ke 24 Daerah, Gubernur Sulsel Tekankan Penguatan SDM

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Andi Winarno Tegaskan Kesinambungan Pemerintahan Sulsel sebagai Pj Sekda

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:34 WITA

Andi Winarno Eka Putra Resmi Jabat Pj Sekda Sulsel, Gubernur Minta Program Prioritas Dikawal

Berita Terbaru