Tak Berseragam, Tak Bersuara, Dua Pemuda Menambal Jalan Rusak di Tanah Kelahirannya

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 12:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Di bawah cahaya remang malam dan debu jalanan yang menari pelan di udara, dua pemuda asal Kabupaten Bone menjawab panggilan hati. Bukan dengan pidato panjang, bukan pula dengan janji di ruang rapat melainkan lewat kerja nyata yang sunyi namun penuh makna.

Mereka adalah Muh. Ali Rahman dan Dirga Arya Ahmad, dua sosok pemuda dari Kecamatan Tellu Limpoe, yang menggerakkan sesuatu yang jarang terjadi di pelosok desa, memperbaiki jalan rusak sepanjang 7 kilometer yang menghubungkan Desa Pattuku Limpoe, Ujung Lamuru, hingga Desa Patangkai.

Baca Juga:  Gubernur Andi Sudirman Pastikan Penanganan Korban Kebakaran Gedung DPRD Makassar di Rumah Sakit

Dengan dana pribadi dan semangat tanpa pamrih, mereka mendatangkan 25 truk timbunan untuk menambal jalan yang selama ini hanya menjadi cerita pilu bagi warga dan pengendara. Jalanan yang setiap hari menelan keluhan dan bahkan air mata, kini mulai tersenyum kembali.

Tanpa seremoni. Tanpa sorotan kamera. Hanya aksi senyap yang dimulai pada Minggu malam, 20 Juli 2025, saat sebagian besar orang sedang terlelap atau mungkin lelah oleh rutinitas dunia.

“Kami hanya ingin jalan ini lebih baik. Sudah terlalu lama dibiarkan rusak. Kami lakukan ini karena peduli,” ujar keduanya, dengan suara sederhana yang justru menggema lebih dalam daripada teriakan kampanye.

Baca Juga:  Jaga Kondusifitas, Aparat Bone Gelar Patroli Skala Besar di Pusat Kota

Di tengah minimnya perhatian pemerintah dan keterbatasan fasilitas, langkah mereka menjadi nyala kecil di tengah gelap. Beberapa warga yang mengetahui aksi ini tak kuasa menahan haru. Ada yang datang membawa air minum, ada yang sekadar menyalakan lampu motor agar pekerjaan malam tetap terang. Di antara mereka, ada harapan baru yang lahir.

Ini bukan sekedar perbaikan jalan. Ini adalah simbol cinta pada kampung halaman, bukti bahwa perubahan bisa datang dari siapa saja, bahkan tanpa jabatan, tanpa kekuasaan, hanya dengan keberanian dan ketulusan.

Baca Juga:  Aliansi Rakyat Bone Tolak Pilkada Bone Jika Ketua KPU Tidak Dicopot Dari Jabatannya

Aksi dua pemuda ini bukan hanya menyentuh tanah, tapi juga hati. Mereka menanam benih harapan bahwa desa ini tidak sedang dilupakan. Bahwa masa depan masih mungkin, jika ada yang cukup peduli untuk memulainya.

Dan mungkin, hanya mungkin, di tengah sunyi itu, langkah kecil mereka sedang menggugah hati-hati lain untuk ikut bergerak. (*)

Berita Terkait

IRT di Bone Diduga Diancam Airsoftgun, Polisi Lakukan Penyelidikan
BAZNAS Bone Terima Zakat Fitrah dari 1.009 Personel Polres Bone
AMAL SQUAD Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Bone Jelang Idul Fitri
BAZNAS Bone Bersama Bupati Bone Salurkan Bantuan kepada Penyandang Disabilitas di Aula Masjid Agung
Komunitas Pro Street Bone Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Takjil untuk Petugas Damkar di Sejumlah Posko
Berbagi Berkah Ramadan, Polsek Cina Polres Bone Tebar Takjil Gratis untuk Pengguna Jalan
Gelar Uji Konsekuensi, PPID Sulsel Mutakhirkan Daftar Informasi yang Dikecualikan Tahun 2026
Program Infrastruktur Jalan MYP Dikebut, Gubernur Sulsel Beberkan Progres di Sejumlah Daerah

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:02 WITA

IRT di Bone Diduga Diancam Airsoftgun, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:56 WITA

BAZNAS Bone Terima Zakat Fitrah dari 1.009 Personel Polres Bone

Senin, 16 Maret 2026 - 19:33 WITA

AMAL SQUAD Bagikan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Bone Jelang Idul Fitri

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:02 WITA

BAZNAS Bone Bersama Bupati Bone Salurkan Bantuan kepada Penyandang Disabilitas di Aula Masjid Agung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:59 WITA

Komunitas Pro Street Bone Tunjukkan Kepedulian, Bagikan Takjil untuk Petugas Damkar di Sejumlah Posko

Berita Terbaru