Pemprov Sulsel Luncurkan Layanan Kesehatan Keliling untuk Daerah Terpencil & Kepulauan

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 22:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR,BONEKU.COM,–  Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi meluncurkan Program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) sebagai upaya memperkuat akses layanan kesehatan di wilayah kepulauan dan daerah terpencil, seperti Kabupaten Kepulauan Selayar dan Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).

Peluncuran ini akan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Baruga Asta Cita, Kompleks Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Makassar, Jumat, 25 Juli 2025.

Program ini mengusung tagline “Andalan Hati Melayani, Sehat untuk Semua”, yang merefleksikan semangat pemerataan layanan kesehatan tanpa memandang batas geografis.

“Persiapan telah dilakukan untuk launching Program Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) dan penugasan dokter spesialis,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr. M. Ishaq Iskandar, saat rapat koordinasi pada Rabu, 23 Juli 2025.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Komitmen Perkuat Infrastruktur Jalan di Wajo Senilai Rp522 Miliar

Disaat bersamaan juga akan dilaunching, Program itu Aksi Stop Stunting, Ambulance Mini ICU RSUD Labuang Baji dan Sulsel Andalan Hati Melayani.

Dalam rapat tersebut hadir jajaran Dinas Kesehatan Provinsi, kepala dinas kabupaten, direktur rumah sakit, serta perwakilan tenaga medis yang akan bertugas dalam misi pelayanan kesehatan keliling ini.

Program PKB dirancang untuk menjangkau masyarakat di daerah yang belum memiliki fasilitas kesehatan memadai. Pelayanan diberikan secara mobile dengan menghadirkan tenaga profesional, termasuk dokter spesialis, perawat, hingga farmasi.

Adapun layanan yang diberikan meliputi: Pemeriksaan kesehatan dasar dan lanjutan; Skrining dan deteksi dini penyakit; Edukasi kesehatan masyarakat; Pemberian obat-obatan esensial untuk penyakit umum seperti ISPA, hipertensi dan diabetes; Konsultasi dan penanganan penyakit tidak menular (PTM).

Baca Juga:  Pemprov Sulsel dan BPN Sinergi Percepat Reforma Agraria

Sasaran utama program ini adalah kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, lansia, serta masyarakat penderita PTM di wilayah Selayar dan Pangkep.

Dukungan antarpemangku kepentingan juga menguatkan implementasi program ini.

“Kami menyambut baik dan sangat senang dengan adanya program ini karena akan memberikan layanan kepada masyarakat terpencil untuk mendapatkan layanan dokter spesialis, ini yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, Herlina, S.Si, Apt., M.Kes.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar, dr. H. Husaini, M.Kes, juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi tantangan geografis dan cuaca, terutama di musim ombak tinggi seperti Agustus.

Baca Juga:  Kebocoran Pipa, Gubernur Sulsel: Vale Wajib Bertanggungjawab Atas Dampak Terjadi

Program ini bukan hanya menghadirkan layanan medis, tetapi juga menguatkan upaya promotif dan preventif di komunitas dengan menggandeng pemerintah desa, puskesmas, tokoh masyarakat, dan relawan lokal.

Pelayanan Kesehatan Bergerak menjadi wujud nyata komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel dalam mewujudkan visi Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter, dengan pelayanan publik yang adaptif dan menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

Program ini adalah langkah nyata Pemprov Sulsel untuk membawa layanan kesehatan hadir lebih dekat bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Berita Terkait

Janji Terealisasi, Andi Sudirman Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Lansia di Takalar
Pemprov Sulsel Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Digital Hadapi Tantangan Global 2026
Bukan Sekadar Ceramah, Ini Pesan Hijrah Hati dari Tabligh Akbar TP PKK Sulsel, Sambut Ramadan
Bantuan Rp15 Miliar Pemprov Sulsel Percepat Perbaikan Dua Ruas Jalan di Enrekang
LKPP RI Nilai PBJ Pemprov Sulsel Sangat Baik, Gubernur: Alhamdulillah Biro PBJ dan OPD Bekerja Optimal
Tujuh Hari Pencarian, Seluruh Korban ATR 42-500 di Bulusaraung Akhirnya Ditemukan
RSIA Pertiwi Makassar Jadi Sorotan WHO dalam APEC Health Workshop 2026
OMC Pangkas Risiko Cuaca hingga 30 Persen, Evakuasi Korban ATR 42-500 Diupayakan Lewat Helikopter

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:11 WITA

Janji Terealisasi, Andi Sudirman Wujudkan Rumah Layak Huni bagi Lansia di Takalar

Sabtu, 24 Januari 2026 - 17:18 WITA

Pemprov Sulsel Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Digital Hadapi Tantangan Global 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:19 WITA

Bukan Sekadar Ceramah, Ini Pesan Hijrah Hati dari Tabligh Akbar TP PKK Sulsel, Sambut Ramadan

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:18 WITA

Bantuan Rp15 Miliar Pemprov Sulsel Percepat Perbaikan Dua Ruas Jalan di Enrekang

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:45 WITA

LKPP RI Nilai PBJ Pemprov Sulsel Sangat Baik, Gubernur: Alhamdulillah Biro PBJ dan OPD Bekerja Optimal

Berita Terbaru