Medan Ekstrem dan Jurang Curam Tak Hentikan Tim SAR Evakuasi Korban ATR 42-500

- Jurnalis

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Tim SAR gabungan kembali menantang maut dan medan ekstrem dalam upaya evakuasi korban kecelakaan pesawat di kawasan pegunungan Maros–Pangkep. Setelah berhari-hari berjibaku dengan jurang terjal dan cuaca yang tak menentu, satu jenazah korban laki-laki akhirnya berhasil diangkat dari dasar jurang sedalam kurang lebih 200 meter, pada Rabu pagi, 22 Januari 2026.

Jenazah tersebut sebelumnya ditemukan pada Minggu, 18 Januari 2026, tergeletak di dasar jurang curam di kawasan Lampeso. Proses evakuasi menjadi salah satu operasi paling menegangkan, mengingat lokasi penemuan berada di medan yang nyaris tak terjangkau jalur darat. Evakuasi udara pun menjadi satu-satunya pilihan, dengan mengerahkan helikopter Basarnas Dauphin HR-3601.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar selaku On Scene Coordinator (OSC), Andi Sultan, mengungkapkan bahwa jenazah terlebih dahulu dievakuasi secara manual dari dasar jurang menuju punggungan Lampeso pada Selasa, 20 Januari 2026, sebelum akhirnya bisa diangkat melalui jalur udara.

Baca Juga:  Warga Ponre Dilaporkan Hanyut di Sungai, Basarnas Kerahkan Tim Sar

“Pagi ini, alhamdulillah cuaca cukup bersahabat. Ini menjadi momentum penting sehingga evakuasi dapat dilaksanakan menggunakan Helikopter Basarnas Dauphin HR-360. Helikopter lepas landas dari Base Off Lanud Hasanuddin menuju Lampeso pada pukul 07.47 WITA,” ujar Andi Sultan.

Detik-detik pengangkatan jenazah berlangsung penuh ketegangan. Dengan metode hoist melalui teknik air landed, jenazah berhasil diangkat dari medan curam pada pukul 07.59 WITA. Helikopter kemudian segera meninggalkan lokasi dan mendarat kembali di Lanud Hasanuddin pada pukul 08.18 WITA.

Baca Juga:  RLC Jadi Forum Pemprov Sulsel dan Polda Perkuat Sinergi Cegah Tindak Pidana Korupsi

“Setibanya di Lanud Hasanuddin, jenazah langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara untuk selanjutnya diserahkan ke tim DVI,” jelas Andi Sultan.

Ia menegaskan, keberhasilan evakuasi ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antar unsur SAR, TNI-Polri, relawan, serta dukungan cuaca yang relatif kondusif di pagi hari. Seluruh rangkaian operasi berlangsung aman dan terkendali, meski risiko di lapangan sangat tinggi.

Pascakeberhasilan tersebut, operasi SAR belum dihentikan. Sebanyak 37 personel yang terlibat dalam evakuasi jenazah akan terus melanjutkan pencarian. SRU 1 dengan kekuatan 50 personel kembali menyisir lokasi penemuan korban pertama di wilayah Lampeso. SRU 2 yang beranggotakan 28 personel fokus menyisir area ditemukannya ekor pesawat. SRU 3 bergerak dari posko menuju puncak dengan membawa peralatan vertical rescue, melibatkan 75 personel, sementara SRU 4 menyisir area air terjun patahan 4 dan 5—lokasi ditemukannya bagian mesin pesawat—dengan kekuatan 40 personel.

Baca Juga:  Andi Sudirman, Fatmawati Rusdi dan Appi Jalan Sehat Bersama di Anti Mager Peringatan 356 Tahun Sulsel

“Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban dan bagian pesawat berhasil ditemukan,” tutup Andi Sultan.

Diketahui, pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar dilaporkan jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, pada Sabtu, 17 Januari 2026. Pesawat tersebut membawa delapan kru dan tiga penumpang, meninggalkan duka mendalam dan menjadi salah satu tragedi penerbangan paling memilukan di Sulawesi Selatan. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Antrean BBM Mengular, Andi Sudirman Dorong Penambahan Kuota Sulsel
Mobilitas Masyarakat Ditekan, Gubernur Sulsel Alihkan Peembelajar ke Sistem Daring
Gubernur Sulsel Resmikan Operasional Perdana SPAM Regional Mamminasata, Layani 20 Ribu Sambungan Rumah
Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg Mencuat, Pemprov Sulsel Gandeng Polisi Gelar Operasi
Antrean Panjang di SPBU, Dinas ESDM Sulsel Temukan Beragam Jenis Pelanggaran Penyaluran BBM
Sidak SPBU di Makassar, Gubernur Sulsel Temukan 4 Nozzle Hanya Dilayani 1 Operator
BBPJN Sulsel Apresiasi MYP 2025-2027, Perbaikan 1.000 Km Jalan Dinilai Strategis
Wagub Fatmawati Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini di Temu Akbar Guru Sekolah Minggu Gereja Toraja

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 23:46 WITA

Antrean BBM Mengular, Andi Sudirman Dorong Penambahan Kuota Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 - 00:25 WITA

Mobilitas Masyarakat Ditekan, Gubernur Sulsel Alihkan Peembelajar ke Sistem Daring

Jumat, 11 September 2026 - 23:22 WITA

Gubernur Sulsel Resmikan Operasional Perdana SPAM Regional Mamminasata, Layani 20 Ribu Sambungan Rumah

Jumat, 11 September 2026 - 16:03 WITA

Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg Mencuat, Pemprov Sulsel Gandeng Polisi Gelar Operasi

Jumat, 11 September 2026 - 11:00 WITA

Antrean Panjang di SPBU, Dinas ESDM Sulsel Temukan Beragam Jenis Pelanggaran Penyaluran BBM

Berita Terbaru