Pengadaan Dikuasai CV Alfin, Sekda Bone: Belum Bisa Beri Keterangan, Akan Ada Penjelasan dari Pihak Perusahaan

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM — Proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bone untuk Tahun Anggaran 2026 menuai sorotan publik. Pasalnya, data menunjukkan sebanyak 100 paket pekerjaan dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp 6 miliar rupiah, ternyata dikuasai sepenuhnya oleh satu penyedia jasa, yakni CV Alfin.
Berdasarkan penelusuran pada sistem Inaproc e-Katalog, paket-paket pengadaan tersebut mencakup beragam jenis kebutuhan, mulai dari belanja jasa, konsumsi, hingga barang modal. Beberapa pos anggaran yang nilainya cukup besar antara lain belanja jasa tenaga pelayanan umum kantor senilai Rp 1,4 miliar yang diadakan sebanyak dua kali, serta belanja makan minum jamuan tamu mencapai Rp 854 juta.
Selain itu, perusahaan tersebut juga tercatat sebagai penyedia kebutuhan rutin lainnya, seperti alat tulis kantor (ATK), perabot, hingga perangkat komputer. Dominasi satu perusahaan dalam ratusan paket pekerjaan ini pun memicu pertanyaan terkait aspek transparansi dan persaingan usaha yang sehat dalam pengadaan pemerintah daerah.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Andi Tenriawaru, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon menyampaikan bahwa dirinya belum dapat memberikan penjelasan rinci terkait proses dan dasar pertimbangan pemilihan penyedia tersebut.
“Saat ini saya belum bisa memberikan keterangan lebih rinci terkait pengadaan tersebut. Saat ini saya sedang berada di luar kota,” ujar Andi Tenriawaru. Rabu 20 Mei 2026
Ia kemudian menyampaikan bahwa penjelasan lebih lengkap mengenai polemik ini akan disampaikan langsung oleh pihak terkait.
“Nanti ada dari pihak CV Alfin yang akan memberikan penjelasan lebih rinci terkait hal ini,” tambahnya, tanpa merinci kapan pihak perusahaan tersebut akan diminta memberikan keterangan resmi kepada publik.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lebih rinci mengenai alasan dominasi paket pengadaan dalam jumlah besar dan nilai anggaran yang cukup tinggi tersebut hanya berpusat pada satu perusahaan saja.(*)
Baca Juga:  Satlantas Polres Bone Akan Gelar Ops Keselamatan 2025, Ini Pelanggaran yang Bakal Ditindak

Penulis : Achyl

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Ground Breaking Pembangunan Tanggul 200 Meter di Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Perkuat Penanganan Banjir di Luwu Utara
Rentetan Insiden di Tambang Desa Lampoko Berlanjut, Kini Operator Excavator Tewas Tertimbun Material
Bandara Bua Bakal Diperpanjang, Gubernur Sulsel Serahkan Ganti Rugi ke 50 Pemilik Lahan
Operator Eskavator Tewas Tertimbun Longsor Saat Bekerja di Tambang Galian C di Bone
Temui Menteri ESDM, Gubernur Andi Sudirman Usulkan Program Listrik Desa untuk Wilayah Terpencil dan Kepulauan
Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda
Fatmawati Rusdi Salurkan Bantuan UPPKA dan Ajak Masyarakat Tanam Cabai untuk Kendalikan Inflasi
Persoalan Kue Berujung Laporan Polisi, HMI Bone Minta Kode Etik DPRD Ditegakkan

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:05 WITA

Ground Breaking Pembangunan Tanggul 200 Meter di Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Perkuat Penanganan Banjir di Luwu Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:45 WITA

Rentetan Insiden di Tambang Desa Lampoko Berlanjut, Kini Operator Excavator Tewas Tertimbun Material

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:27 WITA

Operator Eskavator Tewas Tertimbun Longsor Saat Bekerja di Tambang Galian C di Bone

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:47 WITA

Temui Menteri ESDM, Gubernur Andi Sudirman Usulkan Program Listrik Desa untuk Wilayah Terpencil dan Kepulauan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:18 WITA

Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda

Berita Terbaru