Home / Bone / News

Pantang Menyerah Hadapi Kemarau, Kelompok Tani Mabbulo Sipeppa Raih Panen 5 Ton per Hektare

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 14:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM — Musim kemarau dan keterbatasan pasokan air tidak menyurutkan semangat Kelompok Tani Mabbulo Sipeppa di Desa Bune, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, untuk mempertahankan tanaman padi hingga memasuki masa panen.

Saat tanaman memasuki fase pengisian bulir, kondisi lahan mulai mengalami kekurangan air. Situasi tersebut menjadi tantangan serius bagi petani karena ketersediaan air sangat menentukan keberhasilan tanaman hingga panen.

Namun, para petani tidak memilih menyerah. Mereka berupaya memenuhi kebutuhan air tanaman secara mandiri dengan memanfaatkan pompanisasi dan mobil tangki.

Penyiraman dilakukan secara intensif untuk menjaga tanaman tetap tumbuh di tengah ancaman kekeringan yang melanda sejumlah lahan pertanian di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Mobil Feroza Terbakar di Bone, Diduga Dipicu Korsleting Kelistrikan

Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil. Tanaman padi Kelompok Tani Mabbulo Sipeppa mampu menghasilkan rata-rata sekitar 5 ton gabah per hektare.

Kepala Desa Bune, Haeruddin, SE, mengatakan capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi para petani. Menurutnya, hasil panen itu merupakan buah dari kerja keras dan kegigihan petani dalam menghadapi kondisi kemarau.

“Alhamdulillah, segala usaha dan keringat kami berbuah manis. Hasilnya luar biasa, rata-rata mencapai sekitar 5 ton per hektare,” ungkap Haeruddin kepada Boneku.com, Selasa (1/9/2026).

Meski demikian, tidak seluruh lahan mendapatkan hasil serupa. Sebagian tanaman padi yang tidak sempat memperoleh tambahan pasokan air melalui pompanisasi maupun mobil tangki mengalami gagal panen akibat kekurangan air.

Baca Juga:  2 Anggota Satlantas Polres Bone Diganjar Penghargaan

Kondisi tersebut menunjukkan betapa pentingnya ketersediaan air, terutama ketika tanaman padi memasuki fase pengisian bulir yang menjadi salah satu tahapan krusial sebelum panen.

Bagi Kelompok Tani Mabbulo Sipeppa, keberhasilan mempertahankan tanaman hingga menghasilkan 5 ton gabah per hektare menjadi bukti bahwa upaya bersama dan ketekunan masih mampu memberikan hasil di tengah tantangan musim kemarau.

Haeruddin berharap hasil panen tersebut membawa keberkahan bagi para petani dan keluarganya sekaligus menjadi motivasi untuk terus mempertahankan sektor pertanian di Desa Bune.

Baca Juga:  Wabup Bone Salurkan Bantuan Stimulan Bahan Bangunan Rumah Rp276 Juta di Dua Boccoe

Ia juga menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah, khususnya Kementerian Pertanian Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Ini bukti nyata bahwa kami petani adalah pejuang pangan. Kesabaran, kebersamaan dan ketekunan mampu mengalahkan berbagai tantangan,” tegasnya.

Menurutnya, perjuangan petani di tengah keterbatasan air bukan hanya soal mempertahankan hasil panen, tetapi juga bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan dari tingkat desa.

Keberhasilan Kelompok Tani Mabbulo Sipeppa menjadi gambaran bahwa dengan dukungan pengairan, kerja sama, dan ketekunan, produktivitas pertanian tetap dapat dipertahankan meski menghadapi tekanan musim kemarau. (*)

Penulis : Aby

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Motor Yamaha Vega Tanpa Pemilik Ditemukan Warga Barebbo, Diduga Hasil Kejahatan di Wilayah Cina
Dugaan Manipulasi Stok Solar, SPBU Palanga Diduga Mengelabui Satgas & Mengorbankan Masyarakat
Wabup Bone Buka Kompetisi PMR se-Sulsel, Tekankan Pentingnya Ekstrakurikuler
8 Tim Lolos ke Babak 8 Besar Piala Gubernur Sulsel 2026, Siapa yang Pertama Tembus Semifinal?
Gubernur Andi Sudirman Tinjau Perbaikan Jalan Ujung Lamuru–Palattae, Warga: Terima Kasih Pak Gubernur
Mobil Feroza Terbakar di Bone, Diduga Dipicu Korsleting Kelistrikan
Pocil Bone Juara Lomba Zona 4, Siap Bawa Nama Polres ke Tingkat Polda Sulsel
Makassar Pesta Gol 9-1 atas Soppeng, Persaingan Zona Timur Makin Sengit

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:26 WITA

Motor Yamaha Vega Tanpa Pemilik Ditemukan Warga Barebbo, Diduga Hasil Kejahatan di Wilayah Cina

Selasa, 8 September 2026 - 17:25 WITA

Dugaan Manipulasi Stok Solar, SPBU Palanga Diduga Mengelabui Satgas & Mengorbankan Masyarakat

Selasa, 8 September 2026 - 11:15 WITA

8 Tim Lolos ke Babak 8 Besar Piala Gubernur Sulsel 2026, Siapa yang Pertama Tembus Semifinal?

Senin, 7 September 2026 - 20:20 WITA

Gubernur Andi Sudirman Tinjau Perbaikan Jalan Ujung Lamuru–Palattae, Warga: Terima Kasih Pak Gubernur

Senin, 7 September 2026 - 20:09 WITA

Mobil Feroza Terbakar di Bone, Diduga Dipicu Korsleting Kelistrikan

Berita Terbaru