BONE.BONEKU.COM — Suasana menjelang Hari Raya Iduladha di Kabupaten Bone diwarnai kabar duka. Seorang pria berinisial BR (48), warga Lingkungan Ceppaga, Kelurahan Pappolo, Kecamatan Tanete Riattang, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri, Rabu pagi (26/5/2026).
Peristiwa tragis tersebut terjadi di tengah suasana masyarakat yang tengah bersiap menyambut Hari Raya Kurban 1447 Hijriah.
Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya sendiri, Raihan, sekitar pukul 06.00 WITA saat datang membawakan makanan ke rumah korban.
Saat tiba di lokasi, Raihan mendapati ayahnya dalam kondisi tergantung di dekat tempat tidur dan sudah tidak bernyawa. Ia kemudian bergegas keluar rumah untuk memanggil keluarga dan memberitahukan kejadian tersebut kepada saudara korban.
Pihak keluarga selanjutnya menurunkan korban dengan melepaskan tali yang digunakan, lalu memindahkan jenazah ke atas tempat tidur. Saat ditemukan, tubuh korban disebut sudah dalam kondisi kaku.
Mendapat laporan dari warga, personel piket Polsek Tanete Riattang langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengecekan dan meminta keterangan dari pihak keluarga maupun saksi di sekitar lokasi.
Kasi Humas Polres Bone Iptu Reyendra Muchtar yang dikonfirmasi membenarkan, menurut keterangan keluarga, korban diduga mengalami depresi akibat persoalan rumah tangga.
“Korban diketahui telah pisah ranjang dengan istrinya yang saat ini berada di Sulawesi Tenggara sejak beberapa bulan terakhir, diduga itu yang menjadi penyebab korban mengalami depresi berat,”Ungkap Iptu Rayendra
Lanjut kata Rayendra, Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak keberatan atas peristiwa itu, serta menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap kondisi mental dan emosional anggota keluarga, terlebih di momen hari besar keagamaan seperti Iduladha yang identik dengan kebersamaan dan perhatian terhadap sesama (*)










