Pria di Bone Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Gantung Diri Jelang Iduladha

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BONE.BONEKU.COM Suasana menjelang Hari Raya Iduladha di Kabupaten Bone diwarnai kabar duka. Seorang pria berinisial BR (48), warga Lingkungan Ceppaga, Kelurahan Pappolo, Kecamatan Tanete Riattang, ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri, Rabu pagi (26/5/2026).

Peristiwa tragis tersebut terjadi di tengah suasana masyarakat yang tengah bersiap menyambut Hari Raya Kurban 1447 Hijriah.

Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya sendiri, Raihan, sekitar pukul 06.00 WITA saat datang membawakan makanan ke rumah korban.

Baca Juga:  Gadaikan Mobil Rental, IRT Asal Bulukumba Dilaporkan ke Polisi

Saat tiba di lokasi, Raihan mendapati ayahnya dalam kondisi tergantung di dekat tempat tidur dan sudah tidak bernyawa. Ia kemudian bergegas keluar rumah untuk memanggil keluarga dan memberitahukan kejadian tersebut kepada saudara korban.

Pihak keluarga selanjutnya menurunkan korban dengan melepaskan tali yang digunakan, lalu memindahkan jenazah ke atas tempat tidur. Saat ditemukan, tubuh korban disebut sudah dalam kondisi kaku.

Mendapat laporan dari warga, personel piket Polsek Tanete Riattang langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengecekan dan meminta keterangan dari pihak keluarga maupun saksi di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Respons Cepat Polisi, Terduga Pelaku Pencurian Diselamatkan dari Amuk Warga

Kasi Humas Polres Bone Iptu Reyendra Muchtar yang dikonfirmasi membenarkan, menurut keterangan keluarga, korban diduga mengalami depresi akibat persoalan rumah tangga.

“Korban diketahui telah pisah ranjang dengan istrinya yang saat ini berada di Sulawesi Tenggara sejak beberapa bulan terakhir, diduga itu yang menjadi penyebab korban mengalami depresi berat,”Ungkap Iptu Rayendra

Baca Juga:  Tim Penjinak Bom Polda Sulsel Musnahkan 2 Granat Nenas Yang Ditemukan Warga

Lanjut kata Rayendra, Pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak keberatan atas peristiwa itu, serta menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap kondisi mental dan emosional anggota keluarga, terlebih di momen hari besar keagamaan seperti Iduladha yang identik dengan kebersamaan dan perhatian terhadap sesama (*)

Berita Terkait

Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus
Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat
Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ
Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.
Tiga Hari Hilang, Kakek 72 Tahun di Kajuara Bone Ditemukan Meninggal Dunia
Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan
Sungai Meluap Saat Menyeberang, Warga Desa Ujung Tanah Hilang Diduga Tenggelam
Bukan Sekadar Biografi, “BupAAS: Jalan Pengabdian” Hadirkan Perspektif 44 Narasumber

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:04 WITA

Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:32 WITA

Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:35 WITA

Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ

Senin, 8 Juni 2026 - 18:21 WITA

Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:29 WITA

Tiga Hari Hilang, Kakek 72 Tahun di Kajuara Bone Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terbaru