Gerakan Ayah Mengantar Anak, Pemkab Soppeng Terapkan Setara Presensi Bebas Radius

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

SOPPENG.BONEKU.COM-Pemerintah Kabupaten Soppeng melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menerapkan kebijakan Setara Presensi Berlaku Bebas Radius bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Senin, 13 Juli 2026. Kebijakan ini merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Melalui kebijakan tersebut, ASN diberikan kemudahan untuk melakukan presensi dari lokasi mana pun tanpa terikat radius, sehingga dapat mendampingi dan mengantarkan anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah. Langkah ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi para ayah untuk berperan lebih aktif dalam pendidikan anak sejak dini sekaligus memperkuat ketahanan keluarga.

Baca Juga:  Ini Nama-nama Korban Tewas Tertimbun Longsor di Bastem Luwu

Kebijakan ini mengacu pada Surat Edaran Bupati Soppeng Nomor 400.13/628/DP3AP2KB tanggal 17 Juni 2026 tentang Pelaksanaan Gerakan Hari Pertama Sekolah Bersama Ayah. Pemerintah Kabupaten Soppeng menilai bahwa keterlibatan ayah dalam momen penting anak memiliki dampak positif terhadap tumbuh kembang, rasa percaya diri, serta semangat belajar anak.

Selain menjadi bentuk dukungan terhadap program pembangunan keluarga, kebijakan ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan berorientasi pada keseimbangan antara tugas kedinasan dan peran ASN dalam keluarga.

Baca Juga:  Wali Band Siap Hibur Ribuan Warga Bone

Melalui semangat “ASN Hebat, Ayah Dekat”, Pemerintah Kabupaten Soppeng mengajak seluruh ASN untuk memanfaatkan momentum hari pertama sekolah sebagai kesempatan membangun kedekatan emosional dengan anak. Diharapkan, kehadiran ayah di hari istimewa tersebut dapat menjadi kenangan berharga sekaligus memperkuat hubungan dalam keluarga, membangun kepercayaan diri anak, menumbuhkan semangat belajar, serta mendukung terwujudnya keluarga yang kuat menuju generasi Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Dugaan Praktik Pelansiran Disorot, Pengguna Truk Keluhkan Pembatasan Solar di SPBU Pakkasalo
Dari Dunia Advokat ke Kursi Hakim Agung, Dhifla Wiyani Bawa Pengalaman Panjang di Bidang Hukum
Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban
73 Paskibraka Sulsel Resmi Dikukuhkan, Siap Tuntaskan Amanah di HUT ke-81 RI
Antrian Panjang vs. Pengalihan Ilegal: Kelangkaan Solar di Bone
Dukung Aktivitas Warga, Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan Hasil Karya Batalyon C Pelopor
Upah Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Buruh Sekolah Rakyat Jalan Kaki 9 Kilometer ke Polres Bone
Proyek Sekolah Rakyat di Bone Telan Rp230 Miliar, Ratusan Buruh Justru Menjerit, Upah 3 Minggu Belum Dibayar

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Dugaan Praktik Pelansiran Disorot, Pengguna Truk Keluhkan Pembatasan Solar di SPBU Pakkasalo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:51 WITA

Dari Dunia Advokat ke Kursi Hakim Agung, Dhifla Wiyani Bawa Pengalaman Panjang di Bidang Hukum

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:42 WITA

Pasca Gempa M7,7, Polres Sikka Bergerak Cepat Tangani Dampak dan Evakuasi Korban

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:25 WITA

73 Paskibraka Sulsel Resmi Dikukuhkan, Siap Tuntaskan Amanah di HUT ke-81 RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:05 WITA

Antrian Panjang vs. Pengalihan Ilegal: Kelangkaan Solar di Bone

Berita Terbaru