Peringati Hari Lahir Pancasila, Wabup Bone Ajak Masyarakat Tolak Intoleransi dan Radikalisme

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 11:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar di Halaman Kantor Bupati Bone, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Watampone, Senin (1/6/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Aparatur Sipil Negara (ASN), personel TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bone.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Andi Akmal Pasluddin membacakan sambutan resmi Hari Lahir Pancasila yang menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum 1 Juni harus menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan komitmen untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  Safari Ramadan ke Lapri, Wabup Bone Minta Dukungan Membangun Bone Lebih Baik

“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Di dalamnya terdapat nilai-nilai yang mempersatukan seluruh anak bangsa tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun golongan,” demikian isi sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Bone.

Di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, serta dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks, Pancasila dinilai tetap relevan sebagai pedoman dalam menjaga persatuan nasional dan arah pembangunan bangsa.

Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, seperti gotong royong, toleransi, keadilan sosial, dan musyawarah mufakat, disebut menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Baca Juga:  Jemaah Haji Bone Mulai Diberangkatkan, Gelombang Pertama Menuju Madinah

Selain itu, Indonesia juga memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945. Dalam konteks tersebut, semangat musyawarah dan dialog yang menjadi bagian dari nilai Pancasila diyakini mampu menjadi solusi dalam menyelesaikan berbagai perbedaan serta memperkuat perdamaian.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Bone mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong harus terus dijaga sebagai modal utama dalam mewujudkan pembangunan daerah maupun pembangunan nasional.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menolak segala bentuk intoleransi, radikalisme, ujaran kebencian, serta berbagai tindakan yang dapat mengancam kerukunan dan keutuhan bangsa.

Baca Juga:  Andi Asman Sulaiman: Pancasila Harus Menjadi Pedoman dalam Setiap Kebijakan Pemerintah

“Pancasila bukan hanya untuk dihafal, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, baik dalam kehidupan keluarga, lingkungan masyarakat, dunia pendidikan, maupun penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Bone berharap semangat kebangsaan semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat sehingga mampu menjadi perekat persatuan dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, sejahtera, dan bermartabat.

Upacara ditutup dengan peneguhan komitmen seluruh peserta untuk terus menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam setiap aspek kehidupan.

“Selamat Hari Lahir Pancasila. Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Raya,” tutup Wakil Bupati Bone. (*)

Berita Terkait

Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus
Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat
Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ
Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.
Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan
Bukan Sekadar Biografi, “BupAAS: Jalan Pengabdian” Hadirkan Perspektif 44 Narasumber
Pencuri Brankas Milik Youtuber Bone Wa Nimbang Ditangkap, Polisi Kembangkan Kasus di Puluhan TKP
Kabupaten Bone Kembali Raih WTP ke-11 Berturut-turut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:04 WITA

Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:32 WITA

Kebijakan BerAmal Tuai Pujian, Gaji ke-13 ASN Bone Dibayar Lebih Cepat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:35 WITA

Lansia 80 Tahun di Mare Bone Jadi Korban Penganiayaan, Terduga Pelaku Diduga ODGJ

Senin, 8 Juni 2026 - 18:21 WITA

Juru Parkir di Bone Diduga Dianiaya Sopir Mobil Plat Merah, Korban Lapor ke Polisi.

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:42 WITA

Dirut PDAM Bone Dikabarkan Diperiksa Kejari, Kasi Intel : Sudah Tahap Penyidikan

Berita Terbaru