DLH dan Dinas PUPR Wajo Bersinergi Dorong Penerapan Biopori dalam Setiap Perencanaan Bangunan

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAJO.BONEKU.COM – Pemerintah Kabupaten Wajo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah dari sumbernya. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah membangun sinergi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Wajo untuk mendorong penerapan biopori pada setiap perencanaan bangunan.

Sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan yang digelar sebagai tindak lanjut dari hasil diskusi DLH bersama para pengembang (developer). Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal, mengundang jajaran Dinas PUPR untuk merumuskan langkah konkret dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Pertemuan tersebut membahas berbagai strategi untuk mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya melalui penerapan sistem pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. Langkah ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

Baca Juga:  Ketua CCW Wajo Soroti Kebersihan dan Fasilitas Ruang Perawatan Anak RSUD Lamaddukelleng

Andi Fakhrul Rijal menjelaskan, Dinas PUPR memiliki peran penting dalam proses pemeriksaan dokumen perencanaan bangunan sebelum diterbitkannya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang sebelumnya dikenal sebagai Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Melalui kewenangan tersebut, aspek pengelolaan sampah dinilai dapat diintegrasikan sejak tahap awal perencanaan pembangunan.

“Alhamdulillah, Dinas PUPR menyatakan siap bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup. Ke depan, setiap desain bangunan yang diajukan untuk memperoleh Persetujuan Bangunan Gedung, baik rumah tinggal, perkantoran, kafe, hotel, pasar maupun bangunan lainnya, akan diarahkan untuk memasukkan perencanaan biopori sebagai sarana pengolahan sampah organik, khususnya sampah dapur dan sisa makanan,” ujar Andi Fakhrul Rijal.

Baca Juga:  Aksi Nyata PSI Wajo! Korban Kebakaran di Pitumpanua Terima Bantuan Program Peduli Berbagi

Menurutnya, penerapan biopori di setiap bangunan akan menjadi langkah nyata dalam membangun budaya pengelolaan sampah dari sumbernya.

“Insya Allah ke depan tidak ada lagi bangunan yang dibangun tanpa biopori. Dengan adanya biopori di setiap bangunan, pengelolaan sampah organik dapat dimulai dari sumbernya sehingga mampu mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA,” katanya.

Pertemuan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Wajo beserta jajaran, serta tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo. Kolaborasi lintas perangkat daerah ini diharapkan menjadi fondasi dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi, mulai dari tahap perencanaan pembangunan hingga implementasinya di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Redaksi Boneku Serahkan Piagam Penghargaan ke Diskominfo Wajo

Di akhir pertemuan, Andi Fakhrul Rijal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mewujudkan Kabupaten Wajo yang bersih dan berkelanjutan.

“Kami memohon dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Wajo, para pelaku usaha, pihak swasta, ASN, serta seluruh pemangku kepentingan. Tanpa dukungan dan sinergi dari semua pihak, Wajo tidak akan pernah menjadi daerah yang bersih, sehat, dan nyaman. Jika kita benar-benar mencintai Wajo, mari kita bergandengan tangan, bersinergi, dan mengambil peran nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan demi masa depan Kabupaten Wajo yang lebih baik,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Aksi Nyata PSI Wajo! Korban Kebakaran di Pitumpanua Terima Bantuan Program Peduli Berbagi
PKB Lantik Serentak 514 DPC dan 38 DPW, Siap Wujudkan Politik Berpihak kepada Rakyat
Reses DPRD Wajo, Warga Tanatempare’e Keluhkan Listrik Sering Down dan Rusak Peralatan Elektronik
Warga Wajo Keluhkan LPG 3 Kg Sulit Didapat, Polres Siap Turun Selidiki
Gas Melon Langka, Warga Wajo Mengaku Terpaksa Beli hingga Rp30 Ribu per Tabung
PSI Wajo Buka Rekrutmen Terbuka Anggota DPRt, Ajak Masyarakat Bergabung
Kabar Baik! RSUD Lamaddukelleng Hadirkan Layanan Spesialis Jantung dan Paru untuk Masyarakat Wajo
Mahasiswa FK Unhas Apresiasi Dukungan Pemkab Wajo atas Suksesnya Bakti Sosial Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:07 WITA

DLH dan Dinas PUPR Wajo Bersinergi Dorong Penerapan Biopori dalam Setiap Perencanaan Bangunan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:09 WITA

Aksi Nyata PSI Wajo! Korban Kebakaran di Pitumpanua Terima Bantuan Program Peduli Berbagi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:05 WITA

PKB Lantik Serentak 514 DPC dan 38 DPW, Siap Wujudkan Politik Berpihak kepada Rakyat

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:13 WITA

Reses DPRD Wajo, Warga Tanatempare’e Keluhkan Listrik Sering Down dan Rusak Peralatan Elektronik

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:08 WITA

Warga Wajo Keluhkan LPG 3 Kg Sulit Didapat, Polres Siap Turun Selidiki

Berita Terbaru