Warga Sibulue Taklukkan Buaya Muara 3 Meter Diduga Masih Ada Satu Ekor Lebih Besar Berkeliaran

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 18:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM – Warga Desa Masenrengpulu, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berhasil menangkap seekor buaya muara sepanjang sekitar tiga meter yang selama ini meresahkan masyarakat. Meski telah diamankan, warga menduga masih ada seekor buaya lain yang berukuran lebih besar dan masih berkeliaran di sungai.

Penangkapan buaya tersebut dilakukan secara gotong royong oleh warga setelah satwa liar itu berulang kali muncul di sungai yang berada dekat dengan kawasan permukiman.

Menurut warga, buaya berjenis kelamin betina itu kerap menampakkan diri saat pagi dan sore hari. Kemunculannya yang semakin sering membuat masyarakat, terutama anak-anak dan warga yang beraktivitas di sekitar sungai, merasa khawatir akan potensi serangan.

Baca Juga:  IRT Yang Hanyut di Sungai Akhirnya Ditemukan Tim SAR Gabungan

Karena dinilai membahayakan keselamatan warga, masyarakat akhirnya berinisiatif menangkap buaya tersebut. Setelah melalui proses yang cukup menegangkan, buaya berhasil dilumpuhkan dalam keadaan hidup.

Untuk mencegah buaya memberontak dan membahayakan warga, kaki serta rahangnya diikat sebelum dipindahkan ke sebuah kolam milik warga sebagai tempat penampungan sementara.

Rudi, salah seorang warga, mengatakan buaya yang berhasil ditangkap diduga bukan satu-satunya penghuni sungai tersebut. Warga meyakini masih ada seekor buaya lain yang diduga berjenis kelamin jantan dengan ukuran yang jauh lebih besar.

Baca Juga:  HJB ke-696, Pemprov Sulsel Siapkan 6 Proyek Multiyears Senilai Rp3,7 Triliun

“Kami menduga buaya ini memiliki pasangan. Yang satunya lagi lebih besar dan sampai sekarang masih sering terlihat di sungai,” ujar Rudi.

Keberadaan buaya di kolam milik warga pun menarik perhatian masyarakat. Puluhan warga berdatangan untuk melihat langsung satwa predator tersebut dari jarak aman.

Sementara itu, warga berharap instansi terkait segera mengevakuasi buaya tersebut ke lokasi penangkaran atau habitat yang lebih aman. Mereka juga meminta dilakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk memastikan keberadaan buaya lain yang diduga masih berkeliaran.

Baca Juga:  Dugaan Polisi Bekingi Tambang Ilegal, LSM Bone Bakal Lapor Kapolri

Warga diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di sekitar sungai, terutama pada pagi dan sore hari, hingga ada kepastian kondisi kawasan tersebut aman dari ancaman buaya. (*)

Penulis : Heri

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Wabup Soppeng Hadiri Pengukuhan DPD KKS Barru, Perkuat Sinergi dan Persaudaraan Soppeng Barru
Bupati Soppeng Meresmikan Hajj Health Adventure
Hujan Tak Kunjung Turun, Ribuan Warga Bone Gelar Salat Istisqa
Bupati Soppeng Sampaikan Apresiasi atas Prestasi Menteri Pertanian dengan Kinerja Terbaik
Delapan Kecamatan Miliki Kader KISAK, TP PKK Soppeng Perluas Gerakan Sadar Administrasi Kependudukan
Soppeng Dorong Transformasi Administrasi Pemerintahan melalui Pemanfaatan TTE dan SRIKANDI
Motor Yamaha Vega Tanpa Pemilik Ditemukan Warga Barebbo, Diduga Hasil Kejahatan di Wilayah Cina
Dugaan Manipulasi Stok Solar, SPBU Palanga Diduga Mengelabui Satgas & Mengorbankan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 20:05 WITA

Wabup Soppeng Hadiri Pengukuhan DPD KKS Barru, Perkuat Sinergi dan Persaudaraan Soppeng Barru

Kamis, 10 September 2026 - 15:07 WITA

Bupati Soppeng Meresmikan Hajj Health Adventure

Kamis, 10 September 2026 - 13:34 WITA

Hujan Tak Kunjung Turun, Ribuan Warga Bone Gelar Salat Istisqa

Kamis, 10 September 2026 - 08:48 WITA

Bupati Soppeng Sampaikan Apresiasi atas Prestasi Menteri Pertanian dengan Kinerja Terbaik

Kamis, 10 September 2026 - 08:07 WITA

Delapan Kecamatan Miliki Kader KISAK, TP PKK Soppeng Perluas Gerakan Sadar Administrasi Kependudukan

Berita Terbaru

News

Bupati Soppeng Meresmikan Hajj Health Adventure

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:07 WITA