Polisi Gagalkan Tawuran Berdarah di Bone, 33 Remaja Diamankan dan 6 Sajam Disita

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026 - 23:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi AI

Ilustrasi AI

BONE.BONEKU.COM – Kepolisian Resor (Polres) Bone berhasil menggagalkan aksi perang kelompok yang diduga akan dilakukan oleh puluhan remaja di Jalan KH Sulaeman Lapawawoi, Kabupaten Bone, Minggu (31/5/2026) dini hari.

Dalam operasi yang dilakukan sekitar pukul 02.20 WITA tersebut, Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bone mengamankan 33 remaja laki-laki serta menyita enam senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi tawuran antarkelompok.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya aktivitas mencurigakan yang mengarah pada aksi perang kelompok di kawasan Jalan KH Sulaeman Lapawawoi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bone yang dipimpin PS Kanit Turjawali Sat Samapta, Aiptu Muhammad Rasyid, bersama personel Unit Intelkam yang dipimpin Aiptu Andi Ashar, langsung bergerak menuju lokasi.

Baca Juga:  Datang Sebagai Penagih Koperasi, Pria di Bone Pulang Bawa Mesin Penggiling Adonan

Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan puluhan remaja sedang berkumpul. Aparat kemudian melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap para remaja tersebut.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah senjata tajam yang diduga telah dipersiapkan untuk digunakan dalam aksi kekerasan. Barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari, 4 bilah parang, 1 bilah samurai,1 bilah karambit,dan 11 unit sepeda motor.

Seluruh barang bukti tersebut langsung diamankan oleh petugas.

Selain itu, polisi juga mengamankan 33 remaja yang rata-rata berusia antara 13 hingga 16 tahun. Dari jumlah tersebut, tiga remaja diduga sebagai pembawa senjata tajam, masing-masing berinisial AF (16), MJ (15), dan RF (15), yang diketahui berdomisili di kawasan Jalan Hj. Sulaiman.

Baca Juga:  IRT di Bone Ditikam Oleh Tetangga Sendiri

Ketiga remaja tersebut kemudian diserahkan ke Piket SPKT Polres Bone sebelum selanjutnya diproses oleh Unit Reskrim Satreskrim Polres Bone sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, 30 remaja lainnya yang tidak terbukti membawa senjata tajam didata identitasnya dan diberikan pembinaan oleh pihak kepolisian. Karena hingga saat ini belum terdapat laporan resmi mengenai kerugian atau korban akibat aktivitas mereka, para remaja tersebut dipulangkan kepada keluarganya dengan tetap berada dalam pemantauan aparat kepolisian.

Langkah cepat yang dilakukan jajaran Polres Bone ini menjadi bukti komitmen kepolisian dalam mencegah aksi kekerasan yang melibatkan kelompok remaja dan berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat.

Kapolres Bone AKBP Sugeng Setio Budhi, S.I.K., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap segala bentuk aksi kekerasan maupun kepemilikan senjata tajam secara ilegal.

Baca Juga:  Sembunyikan Sabu Dalam Bungkusan Mie Instan Warga Mare Diringkus Polisi

“Kami tidak akan mentolerir segala bentuk aksi kekerasan maupun kepemilikan senjata tajam yang melanggar hukum. Patroli akan terus kami tingkatkan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tegas Rayendra.

Ia juga mengimbau para orang tua, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak dan remaja, khususnya pada malam hari, sehingga tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Menurutnya, pencegahan kenakalan remaja membutuhkan peran bersama antara keluarga, masyarakat, dan aparat penegak hukum agar generasi muda terhindar dari tindakan yang berujung pada pelanggaran hukum. (*)

Berita Terkait

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan
Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda
Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi
Tipu Banyak Warga Berkedok Pengurusan Agen LPG 3 Kg, Dua Bersaudara di Bone Diciduk Polisi
Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata
KPPN Watampone Beri Penghargaan Satker Terbaik, Perkuat Sinergi Pengelolaan APBN
TPID Bone Gelar Operasi Pasar di Pasar Palakka, Harga Bahan Pokok Relatif Stabil, Ikan Masih Mahal
Pemkab Bone Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Merdeka, Wabup Ajak Masyarakat Hadir

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:27 WITA

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:18 WITA

Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:48 WITA

Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:06 WITA

Tipu Banyak Warga Berkedok Pengurusan Agen LPG 3 Kg, Dua Bersaudara di Bone Diciduk Polisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:02 WITA

Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata

Berita Terbaru