Ketua Tim Pembina Posyandu Sulsel Dorong Penguatan Layanan 6 SPM pada Pembukaan Pelatihan Kader Posyandu Batch 2 dan 3

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM,– Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri kegiatan Pembukaan Pelatihan 25 Keterampilan Dasar bagi Kader Posyandu Batch 2 dan Batch 3 yang diselenggarakan oleh Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan di Gedung Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia Posyandu dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan primer sekaligus memperkuat peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan yang memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat. Sebanyak 100 kader Posyandu dari 14 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan mengikuti pelatihan yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 9 hingga 12 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa Posyandu saat ini telah bertransformasi dari layanan yang sebelumnya berfokus pada bidang kesehatan menjadi wadah pelayanan terpadu yang mendukung pelaksanaan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu bidang Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas), serta Sosial.

Baca Juga:  Kunjungan Silaturahmi ke Pemprov Kaltara, Andi Sudirman: Kerja Sama Jadi Jembatan Eratkan Hubungan

Menurutnya, transformasi Posyandu tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas pelayanan Posyandu di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Selain itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Selatan juga menekankan pentingnya peran Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota dalam melakukan pembinaan, pemantauan, dan evaluasi secara berkelanjutan terhadap pelaksanaan kegiatan Posyandu di wilayah masing-masing.

Baca Juga:  Penetapan BLUD Puskesmas, Pj Sekda Tekankan Pentingnya Transformasi Pelayanan

“Keberhasilan transformasi Posyandu sangat ditentukan oleh sinergi seluruh pihak. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota diharapkan aktif turun langsung memantau pelaksanaan kegiatan Posyandu serta melakukan evaluasi secara berkala guna memastikan layanan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, para peserta juga didorong untuk terus mengembangkan berbagai inovasi dalam penyelenggaraan layanan Posyandu. Setiap Posyandu diharapkan mampu menghadirkan program dan terobosan yang disesuaikan dengan kebutuhan serta potensi wilayah masing-masing guna meningkatkan kualitas pelayanan enam bidang SPM.

Lebih lanjut disampaikan bahwa implementasi layanan enam SPM tidak harus diikuti dengan penambahan jumlah kader secara signifikan. Posyandu dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia dengan menugaskan kader yang ada untuk membantu pelaksanaan layanan di luar bidang kesehatan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Baca Juga:  Satu Komando! Riswan Rusandy Temui Bambang Haryadi, Satria Bone Siap Menangkan Gerindra

Melalui pelatihan ini, para kader diharapkan mampu mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan Posyandu di wilayah masing-masing, termasuk dalam upaya percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan layanan dasar masyarakat melalui pendekatan enam Standar Pelayanan Minimal.

Pelatihan 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu ini menjadi salah satu bentuk komitmen bersama Tim Pembina Posyandu dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat kapasitas kader sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat. Dengan kader yang kompeten, inovatif, dan responsif, Posyandu diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan masyarakat yang semakin berkualitas dalam mewujudkan keluarga dan masyarakat Sulawesi Selatan yang sehat, mandiri, dan sejahtera.

Berita Terkait

Mobilitas Masyarakat Ditekan, Gubernur Sulsel Alihkan Peembelajar ke Sistem Daring
Gubernur Sulsel Resmikan Operasional Perdana SPAM Regional Mamminasata, Layani 20 Ribu Sambungan Rumah
Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg Mencuat, Pemprov Sulsel Gandeng Polisi Gelar Operasi
Antrean Panjang di SPBU, Dinas ESDM Sulsel Temukan Beragam Jenis Pelanggaran Penyaluran BBM
Sidak SPBU di Makassar, Gubernur Sulsel Temukan 4 Nozzle Hanya Dilayani 1 Operator
BBPJN Sulsel Apresiasi MYP 2025-2027, Perbaikan 1.000 Km Jalan Dinilai Strategis
Wagub Fatmawati Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Anak Sejak Dini di Temu Akbar Guru Sekolah Minggu Gereja Toraja
Listrik Padam Bergilir di Sejumlah Wilayah Sulsel, Gubernur Andi Sudirman Turun Tangan

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:25 WITA

Mobilitas Masyarakat Ditekan, Gubernur Sulsel Alihkan Peembelajar ke Sistem Daring

Jumat, 11 September 2026 - 16:03 WITA

Dugaan Penimbunan LPG 3 Kg Mencuat, Pemprov Sulsel Gandeng Polisi Gelar Operasi

Jumat, 11 September 2026 - 11:00 WITA

Antrean Panjang di SPBU, Dinas ESDM Sulsel Temukan Beragam Jenis Pelanggaran Penyaluran BBM

Kamis, 10 September 2026 - 21:07 WITA

Sidak SPBU di Makassar, Gubernur Sulsel Temukan 4 Nozzle Hanya Dilayani 1 Operator

Kamis, 10 September 2026 - 14:36 WITA

BBPJN Sulsel Apresiasi MYP 2025-2027, Perbaikan 1.000 Km Jalan Dinilai Strategis

Berita Terbaru