Pemprov Sulsel Percepat Proyek Jalan Rp2,5 Triliun, Target Tangani 1.000 Km Ruas Provinsi

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR.BONEKU.COM, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mempercepat pelaksanaan Multi Years Project (MYP) yang mencakup penanganan sejumlah ruas jalan strategis di berbagai kabupaten di 6 (enam) paket jalan.

Program yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp2,5 triliun ini mencakup penanganan sekitar 1.000 kilometer jalan provinsi. Pembangunan tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintahan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, konektivitas antarwilayah, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengajak masyarakat untuk terus mendukung pelaksanaan pembangunan infrastruktur agar seluruh tahapan pekerjaan di lapangan dapat berjalan dengan baik.

“Kami memahami harapan masyarakat agar seluruh jalan provinsi yang rusak segera diperbaiki. Insya Allah semuanya akan ditangani secara bertahap. Yang kami harapkan adalah dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pekerjaan di lapangan dapat berjalan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Gubernur Sulsel Mendesak Hentikan Perang dan Menjaga Keamanan Arab Saudi

Memasuki awal Juli 2026, aktivitas konstruksi terus berlangsung di berbagai titik. Pekerjaan meliputi pengecoran rigid beton, pengaspalan, pembangunan drainase, pemasangan talud, pemasangan u-ditch, pembangunan dinding penahan tanah (DPT), hingga preservasi jalan untuk meningkatkan kualitas layanan infrastruktur bagi masyarakat.

Pada Paket 1, pekerjaan dilaksanakan di sejumlah ruas, di antaranya Jalan Aroepala melalui pengecoran rigid beton, Jalan Tun Abdul Razak dengan pemasangan u-ditch, Jalan H.M. Yasin Limpo melalui pembangunan talud, ruas Burung-Burung–Bili-Bili dengan pengecoran bahu jalan, ruas Batas Kabupaten Gowa–Tondong berupa penghamparan lapis pondasi agregat (LPA), serta ruas Tanete–Tanaberu melalui pembangunan bahu jalan beton.

Sementara itu, Paket 3 difokuskan pada peningkatan kualitas perkerasan jalan di Kabupaten Wajo. Pekerjaan overlay lapis aspal AC-BC saat ini berlangsung di ruas Batas Kabupaten Enrekang–Anabanua–Dongi–Tanrutedong serta ruas Mario–Binabaru–Batas Kabupaten Enrekang.

Baca Juga:  Besok, Program Mandiri Benih 5000 Ton Siap Diluncurkan di CPI Makassar

Pada Paket 4, pekerjaan meliputi pembangunan saluran drainase di ruas Batas Kabupaten Soppeng–Ulugalung dan Doping–Atapange, preservasi jalan di ruas Batas Kabupaten Soppeng–Ulugalung dan Impa-Impa–Anabanua, serta pembangunan talud pada ruas Anabanua–Malake–Batas Kabupaten Sidenreng Rappang.

Adapun Paket 5 mencakup pekerjaan pengaspalan AC-BC di ruas Tanabanua–Sanrego–Palattae dan Ujung Lamuru–Palattae. Selain itu, dilakukan pembangunan drainase di ruas Bakung–Solo–Sampie serta pemasangan dinding penahan tanah (DPT) di sejumlah titik pada ruas Ujung Lamuru–Palattae.

Sedangkan groundbreaking pembangunan Paket 6 Multiyears Project (MYP) Infrastruktur Jalan yang dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Desa Tiromanda, Kabupaten Luwu, Sabtu (4/7/2026) oleh Gubernur Andi Sudirman.

Pembangunan ruas Bua-Rantepao merupakan bagian dari Paket 6 MYP Regional Luwu dengan total anggaran sekitar Rp239 miliar yang mencakup penanganan 20 ruas jalan di 9 daerah, yakni Kabupaten Luwu, Toraja Utara, Tana Toraja, Pinrang, Jeneponto, Bantaeng, Maros, Kota Palopo, dan Kota Makassar.

Baca Juga:  Progres MYP Jalan Provinsi 1.000 Km di Awal September, Gubernur Sulsel: Sekitar 35 Persen Sudah Tertangani

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan pelaksanaan program MYP diharapkan semakin memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah mengalami peningkatan kondisi setelah dilakukan penanganan, baik melalui peningkatan badan jalan, pembangunan drainase, maupun pekerjaan pendukung lainnya.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi yang jauh lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan bagi pengguna jalan,” ujar Rosyadi. (*)

Berita Terkait

Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda
5.000 Boks Susu Didistribusikan ke 24 Daerah, Gubernur Sulsel Tekankan Penguatan SDM
Andi Winarno Tegaskan Kesinambungan Pemerintahan Sulsel sebagai Pj Sekda
Andi Winarno Eka Putra Resmi Jabat Pj Sekda Sulsel, Gubernur Minta Program Prioritas Dikawal
Dukung UMKM Berdaya, Wagub Fatmawati Rusdi Buka FIN Expo BIK 2026 di Makassar
MYP Paket 1 Kini Fokus Penataan Pedestrian, Drainase, dan Bahu Jalan
Markaz Huffadz dan Rumah Tahfidz Diresmikan, Gubernur Sulsel Dorong Penghafal Al-Qur’an Unismuh Kuliah ke Timur Tengah
Gubernur Sulsel: Nilai-Nilai Pancasila Harus Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:15 WITA

Gubernur Sulsel Dorong Tata Kelola Aset Daerah Demi Percepatan Program Asta Cita Presiden dan Pemda

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Andi Winarno Tegaskan Kesinambungan Pemerintahan Sulsel sebagai Pj Sekda

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:34 WITA

Andi Winarno Eka Putra Resmi Jabat Pj Sekda Sulsel, Gubernur Minta Program Prioritas Dikawal

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:40 WITA

Dukung UMKM Berdaya, Wagub Fatmawati Rusdi Buka FIN Expo BIK 2026 di Makassar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:17 WITA

MYP Paket 1 Kini Fokus Penataan Pedestrian, Drainase, dan Bahu Jalan

Berita Terbaru