Di Tengah Keluhan Nelayan, Solar Subsidi Bone Diduga Mengalir ke Morowali, Siapa di Baliknya?

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 03:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Illustrasi AI

Gambar : Illustrasi AI

BONE.BONEKU.COM,– Di tengah keluhan nelayan kecil yang mengaku kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk melaut, muncul dugaan praktik penyelewengan solar subsidi yang disebut berlangsung secara terorganisir di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Informasi yang dihimpun BONEKU.COM dari sejumlah sumber di lapangan mengarah pada dugaan adanya jaringan pengumpulan solar subsidi di Bone yang kemudian dikirim ke luar daerah untuk diperjualbelikan kepada sektor industri di Morowali.

Salah seorang warga yang mengaku mengetahui aktivitas tersebut menyebut seorang pria berinisial AW, warga Jalan Panjaitan, sebagai salah satu pihak yang diduga berperan sebagai pengepul dalam aktivitas tersebut.

Sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan karena khawatir terhadap keamanan dirinya menyebut, aktivitas pengumpulan solar subsidi yang diduga melibatkan AW disebut telah berlangsung sekitar empat tahun.

Menurut sumber tersebut, solar subsidi diduga diperoleh dari sejumlah nelayan di kawasan Bajoe serta dari sopir kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi untuk mengantre BBM di sejumlah SPBU.

“Prakteknya AW ini membeli solar dari nelayan di Bajoe kemudian dikumpulkan. Begitu juga dengan sejumlah sopir truk yang tangki kendaraannya dimodifikasi. Para sopir ini yang antre di sejumlah SPBU, setelah itu solar tersebut dijual ke AW,” ungkap sumber.

Baca Juga:  Ini Identitas Mayat Perempuan Yang Ditemukan di Bone

Setelah solar terkumpul dalam jumlah besar, BBM tersebut diduga diangkut menggunakan dua kendaraan menuju Kabupaten Wajo sebelum kemudian diteruskan ke Morowali.

Sumber menyebut dua kendaraan yang digunakan masing-masing berupa Grand Max berwarna silver dan Isuzu Panther berwarna hitam.

“Mobil Grand Max ini mampu mengangkut sekitar 78 jeriken sekali jalan, sementara mobil Panther memuat sekitar 50 jeriken. Totalnya sekitar 128 jeriken dalam sekali pengiriman. Kalau satu jeriken berisi 32 liter, totalnya sekitar 4.096 liter atau lebih dari empat ton dalam sekali perjalanan,” jelas sumber tersebut.

Informasi yang diperoleh menyebut, solar yang dikumpulkan di Bone kemudian dikirim kepada seseorang berinisial BB di Kabupaten Wajo. BB disebut sebagai pihak yang diduga memiliki jaringan lebih besar dalam distribusi BBM tersebut.

Dari Wajo, solar tersebut diduga kembali dipindahkan menggunakan kendaraan tangki yang disebut-sebut digunakan untuk kebutuhan industri, sebelum kemudian dibawa menuju kawasan industri di Morowali untuk diperjualbelikan dengan harga industri.

Baca Juga:  Kronologi, Bule Jerman Ngamuk di SPBU Saat Dibatasi Isi BBM

Dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi tersebut sekaligus menyoroti persoalan pengawasan distribusi solar subsidi di Kabupaten Bone.

BBM subsidi pada dasarnya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang memenuhi ketentuan sebagai penerima manfaat. Apabila BBM bersubsidi tersebut dikumpulkan dan dialihkan ke jalur perdagangan lain, maka manfaat subsidi berpotensi tidak sampai kepada masyarakat yang menjadi sasaran.

Bagi nelayan kecil, persoalan ketersediaan solar dapat berdampak langsung terhadap aktivitas melaut. Ketika solar sulit diperoleh, biaya operasional dapat meningkat dan aktivitas mencari nafkah di laut ikut terganggu.

Di sisi lain, dugaan pengalihan solar subsidi ke sektor yang tidak diperuntukkan bagi penerima subsidi juga menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian aparat penegak hukum maupun instansi terkait.

Terlebih, informasi mengenai dugaan aktivitas tersebut menyebut adanya pola pengumpulan, pengangkutan lintas daerah hingga distribusi kembali ke sektor industri.

Hingga berita ini diterbitkan, BONEKU.COM belum berhasil memperoleh konfirmasi langsung dari AW terkait dugaan keterlibatannya dalam aktivitas pengumpulan dan distribusi solar subsidi tersebut.

Baca Juga:  Usai Copot Kasat Narkoba, Kapolres Bone Dapat Mutasi ke Polda Sulsel

Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui sambungan telepon, namun belum tersambung karena nomor yang dihubungi berada di luar jangkauan.

Redaksi BONEKU.COM tetap akan berupaya melakukan konfirmasi kepada AW maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam informasi tersebut guna mendapatkan penjelasan secara berimbang.

Redaksi juga membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi nama-nama yang dicatut maupun pihak lainnya yang merasa keberatan atau memiliki informasi berbeda terkait pemberitaan ini.

Namin, Jika dugaan tersebut nantinya terbukti melalui proses penyelidikan dan penyidikan aparat berwenang, persoalannya tidak hanya menyangkut perpindahan solar dari satu tangan ke tangan lainnya.

Lebih jauh, hal tersebut menyentuh persoalan distribusi subsidi yang seharusnya diterima masyarakat yang berhak.

Kini pertanyaannya adalah…. Siapa yang sebenarnya menikmati subsidi tersebut? Ke mana solar subsidi itu dialirkan? Dan bagaimana pengawasan distribusinya hingga nelayan kecil justru mengaku kesulitan memperoleh BBM untuk melaut?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut kini menunggu jawaban dari pihak berwenang melalui proses pemeriksaan dan penelusuran yang transparan. (*)

Editor : Admin Redaksi

Berita Terkait

Prajurit Yonarmed 21/Kawali Terjun Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Bengo
Beramal FC Melaju ke Semifinal, Edy Optimistis Bone Raih Gelar Juara
Anak Anggota DPRD Bone Ikut Diamankan Polisi dalam Kasus Dugaan Penyalahgunaan Narkotika
Polsek Bengo Sambangi Korban Kebakaran dan Serahkan Bantuan Sembako
Pertama Kali Digelar, Maulid Nabi MTsN 3 Bone Berlangsung di Ekowisata Hutan Pinus Bulu Tanah
Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming
Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga
8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 03:20 WITA

Di Tengah Keluhan Nelayan, Solar Subsidi Bone Diduga Mengalir ke Morowali, Siapa di Baliknya?

Sabtu, 19 September 2026 - 17:58 WITA

Prajurit Yonarmed 21/Kawali Terjun Padamkan Kebakaran Rumah Warga di Bengo

Sabtu, 19 September 2026 - 17:27 WITA

Beramal FC Melaju ke Semifinal, Edy Optimistis Bone Raih Gelar Juara

Sabtu, 19 September 2026 - 11:50 WITA

Polsek Bengo Sambangi Korban Kebakaran dan Serahkan Bantuan Sembako

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WITA

Pertama Kali Digelar, Maulid Nabi MTsN 3 Bone Berlangsung di Ekowisata Hutan Pinus Bulu Tanah

Berita Terbaru