Sulsel Tempati Peringkat IV PPD 2026, Pemprov Perkuat Perencanaan Berbasis Data

- Jurnalis

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA.BONEKU.COM, — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menempati peringkat IV kategori provinsi dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Penyerahan PPD dan Knowledge Sharing Pembangunan Daerah 2026 di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (30/9/2026). Penghargaan diterima oleh Pelaksana Tugas Kepala Bappelitbangda Sulsel Irawan Dermayasamin Ibrahim, mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.

Pada kategori provinsi, Sulawesi Selatan berada di bawah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah. Sumatera Selatan berada di posisi kelima. PPD 2026 memberikan apresiasi terhadap kualitas perencanaan, kinerja pembangunan, dan inovasi daerah.

“Capaian ini menjadi dorongan bagi Sulawesi Selatan untuk terus memperkuat perencanaan pembangunan yang berbasis data, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil,” kata Irawan.

Baca Juga:  Pemprov Sulsel Tegaskan Komitmen Bersama Perkuat Pencegahan dan Penanganan TPPO

Dalam proses penilaian PPD 2026, Pemprov Sulsel memaparkan sejumlah program prioritas daerah. Salah satunya Smart School yang dikembangkan Dinas Pendidikan Sulsel dengan konsep “Satu Standar, Satu Guru, Satu Sulsel”.

Program tersebut menggunakan pembelajaran hybrid berbasis digital sebagai upaya memperluas akses pembelajaran dan pemerataan mutu pendidikan antardaerah. Smart School telah menjadi salah satu inovasi yang dipaparkan Sulsel dalam tahapan penilaian PPD 2026.

Selain pendidikan, Pemprov Sulsel memaparkan pembangunan infrastruktur melalui skema Multi Years Project (MYP). Program tersebut mencakup pembangunan dan penanganan jalan, jaringan irigasi, serta rumah sakit.

Baca Juga:  Bupati : Momentum Mengingat Sejarah Kejayaan Kerajaan Bone

Skema tahun jamak digunakan untuk memfokuskan pembiayaan pada sejumlah program prioritas dan diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperluas akses pelayanan publik. Pemprov Sulsel sebelumnya menyebut MYP 2025-2027 mencakup penanganan sekitar 1.000 kilometer jalan provinsi, jaringan irigasi, dan pembangunan rumah sakit regional.

PPD 2026 mengusung tema “Perencanaan dan Kinerja Pelaksanaan Prioritas Nasional di Daerah”. Bappenas menyebut penghargaan tersebut merupakan instrumen evaluasi sekaligus upaya mendorong penguatan sinergi pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah.

Irawan mengatakan capaian tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk menjaga konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.

Baca Juga:  Gerak Cepat, Rio-Amir Salurkan Bantuan Ke Korban Kebakaran Desa Tungke

“Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi antara prioritas pembangunan daerah dan nasional sehingga perencanaan yang disusun dapat diterjemahkan ke dalam program yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara penyerahan penghargaan dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dan Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk. Penghargaan PPD 2026 diberikan kepada pemerintah daerah pada kategori provinsi, kabupaten, dan kota.

Turut mendampingi Plt. Kepala Bappelitbangda Sulsel dalam kegiatan tersebut Sekretaris Bappelitbangda Reza Eggy Pandevi, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Inyo, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan Daerah (PPEPD) Yanuar Fahd, serta jajaran Bappelitbangda Sulsel. (*)

Berita Terkait

Bukan di Ruang Rapat, Fadel Adiyaksa Pilih Silaturahmi Bersama Warga di Pinggir Sungai Saleng
Fatmawati Rusdi Tekankan Pencegahan Stunting dan Edukasi Lingkungan bagi Pelajar Toraja Utara
Diduga Emosi karena Ditolak Bertemu, Suami Bakar Rumah Istri
Gubernur Sulsel Bawa Pengalaman Digitalisasi Keuangan ke Forum Nasional FEKDI x IFSE 2026
10 Ton Solar Subsidi Terhenti di Bone, Polisi Bongkar Dugaan Pengiriman ke Kolaka
Andi Sudirman Hadiri Perayaan Hari Nasional Arab Saudi, Bertemu Sejumlah Pejabat dan Dubes
Bertemu Dubes Swiss di Kapal Phinisi, Wagub Fatmawati Bahas Rumput Laut, Kopi, dan Kakao
Penggeledahan Gabungan Digelar di Lapas Watampone, 15 Kamar WBP Diperiksa

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Sulsel Tempati Peringkat IV PPD 2026, Pemprov Perkuat Perencanaan Berbasis Data

Senin, 28 September 2026 - 13:04 WITA

Bukan di Ruang Rapat, Fadel Adiyaksa Pilih Silaturahmi Bersama Warga di Pinggir Sungai Saleng

Minggu, 27 September 2026 - 00:25 WITA

Fatmawati Rusdi Tekankan Pencegahan Stunting dan Edukasi Lingkungan bagi Pelajar Toraja Utara

Sabtu, 26 September 2026 - 21:11 WITA

Diduga Emosi karena Ditolak Bertemu, Suami Bakar Rumah Istri

Jumat, 25 September 2026 - 20:24 WITA

Gubernur Sulsel Bawa Pengalaman Digitalisasi Keuangan ke Forum Nasional FEKDI x IFSE 2026

Berita Terbaru