Home / Bone / News

Tabrakan Kapal Kayu dan Katinting di Sungai Walanae Cenrana Telan Korban Jiwa

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 00:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE, BONEKU.COM,– Seorang warga Desa Latonro, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, dilaporkan mengalami kecelakaan di perairan Sungai Watu, pada Minggu (23/11/2025) sekitar pukul 14.30 Wita. Insiden itu melibatkan sebuah kapal kayu milik H. Sarifuddin yang dikemudikan oleh Aras (30), warga Desa Watu, dengan sebuah perahu katinting yang dikemudikan oleh Musmuliadi (28), nelayan asal Desa Latonro, Kecamatan Cenrana.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian Polres Bone, kecelakaan bermula ketika kapal kayu milik H. Sarifuddin yang dikemudikan Aras bergerak dari arah timur menuju barat dan hendak menepi. Pada saat bersamaan, sebuah perahu katinting yang dikemudikan Musmuliadi melaju dari arah berlawanan, yakni dari barat ke timur.

Baca Juga:  Residivis Pelaku Narkoba Ditembak, Setelah Menyerang Polisi Saat Hendak Ditangkap

Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra Muchtar menjelaskan, Perahu katinting yang dikendarai oleh Musmuliadi membawa satu penumpang bernama Muh. Naya serta dua buah gabus berukuran besar. Diduga, pandangan Musmuliadi terhalang oleh muatan gabus tersebut sehingga tidak melihat keberadaan kapal kayu yang sedang menepi. Tabrakan pun tak terhindarkan.

“Akibat benturan keras membuat penumpang perahu katinting, Muh. Naya, mengalami luka serius. Ia mengalami luka terbuka di bagian kepala, mulut mengeluarkan darah, serta lebam pada kelopak mata kiri, Usai kejadian korban langsung dilarikan ke RSUD Tenriawaru Bone,” Jelas Rayendra

Baca Juga:  Berkah Ramadhan 1442 H, Brimob Bone Gelar Bhakti Sosial Bagikan Paket Sembako

Lebih jauh dia menjelaskan bahwa, Selang beberapa menit setelah ditangani tenaga pihak medis di RSUD Tenriawaru Bone, tepat pukul 16.50 Wita, Muh. Naya dinyatakan meninggal dunia akibat luka berat yang dideritanya.

“Saat ini tim bersama unsur terkait masih melakukan pendalaman serta meminta keterangan saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan air tersebut. Kami juga mengimbau warga yang beraktivitas di perairan agar lebih berhati-hati, terutama saat membawa muatan yang berpotensi menghalangi pandangan,” Tutup Rayendra (*)

Baca Juga:  Bupati Bone Hadiri MTQ di Padang

Berita Terkait

SATRIA Bone Siap Sambut Sufmi Dasco Ahmad, Tegaskan Siap Menangkan Gerindra di Sulsel
Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat
Desakan Cabut Izin Tambang Lampoko Menggema, WIB Diskusi Tak Cukup, Perlu Tindakan Tegas
URC Resmob Bone Sisir TKP Penganiayaan Bersenjata Parang di Mattanete Bua, Pelaku Akhirnya Ditamankan
KPK Tinjau Proyek MYP Rp3,7 Triliun Sulsel, Sejumlah Ruas Jalan di Pinrang, Sidrap, dan Wajo Dievaluasi
Di Balik Video Pencurian Kotak Amal Masjid di Bone, Tersimpan Kisah Pilu Seorang Santri yang Kelaparan dan Rindu Orang Tua
Masyarakat Bone Sambut Kapolres Baru, Berharap Lanjutkan dan Tingkatkan Kinerja yang Telah Dirintis Pendahulunya
URC Satreskrim Polres Bone Bongkar Pencurian Aset PLN Bernilai Miliaran Rupiah

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:55 WITA

SATRIA Bone Siap Sambut Sufmi Dasco Ahmad, Tegaskan Siap Menangkan Gerindra di Sulsel

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WITA

Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:16 WITA

URC Resmob Bone Sisir TKP Penganiayaan Bersenjata Parang di Mattanete Bua, Pelaku Akhirnya Ditamankan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:54 WITA

KPK Tinjau Proyek MYP Rp3,7 Triliun Sulsel, Sejumlah Ruas Jalan di Pinrang, Sidrap, dan Wajo Dievaluasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:18 WITA

Di Balik Video Pencurian Kotak Amal Masjid di Bone, Tersimpan Kisah Pilu Seorang Santri yang Kelaparan dan Rindu Orang Tua

Berita Terbaru