Fahsar dan Obat Kuat

- Jurnalis

Senin, 21 Juni 2021 - 01:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

     Catatan Pinggir: Bahtiar Parenrengi
BONEKU.COM–Hanyalah obrolan ringan. Obrolan campur-campur. Entah berlebel gado-gado ataukah nasi campur. Terasa enak dan perlu. Karena ibarat kehidupan, dinamika keberagaman menjadi pelengkap hidup.
Memang menjadi obrolan ringan ketika sampah menjadi perbincangan. Menjadi ringan karena dijadikan ringan. Bukan jadi sesuatu yang amat penting dalam kehidupan.
Menjadi ringan karena kita terkadang abai dalam hal itu. Menjadi ringan, seperti ringannya tangan kita membuang sampah disembarang tempat. Ringan karena kita begitu leluasa membuang puntung rokok dan pembungkusnya dimana saja.
Menjadi ringan, karena kita terkadang mengomeli petugas sampah saat telat mengangkutnya. Ringan karena biasa seenak perut menyoroti petugas retribusi sampah yang nongol dirumah kita.
Dan obrolan ringan inilah yang menjadi penghalang untuk mewujudkan daerah kita menjadi bersih. Penghalang menjadi daerah yang bisa mendapatkan Penghargaan Adipura.
               ***
Obrolan beberapa sahabat makin seru, saat membicarakan obat kuat. Rasa pahit terasa hilang akibat keseruan memaknai khasiat obat.
Terkadang berdebat dengan durasi waktu yang cukup lama. Seolah menjadi pakar, yang menjadi nara sumber disebuah seminar. 
Itulah khasiat obat kuat. Selalu ramai dibicarakan. Selalu menjadi trending topik. Karena obat kuat, konon menjadi pemicu adrenalin. Dan cerita itu semakin menarik ketika Andi Fahsar M Padjalangi ikut nimbrung.
Suara serak Puang Baso (sapaan akrab A. Fahsar M Padjalangi), mengomentari cerita beberapa sahabat disebuah ruangan Kantor Partai Golkar. Obat kuat hanyalah cerita penyemangat. Hanyalah menjadi cerita imajinasi ketika lelaki sudah berumur.
Tawa lepas sejumlah sahabat pun pecah, hingga sejumlah pewarta yang agak jauh dari tempat kami pun sempat terpancing. Entah apa dalam pikirannya. 
                ***
Ditiap pertemuan dengan Andi Fahsar, saya selalu merekam pembicaraan yang bisa menginsfirasi. Selalu saja ada pesan-pesan yang sejuk. Pesan yang membuat kita bisa berpikir jernih.
Sebagai sahabatnya, tentu selalu meluangkan waktu untuk bertemu. Entah untuk menikmati kopi ataukah hanya sekedar silaturrahmi. Karena pada prinsipnya, silaturrahmi bisa memperpanjang umur. Bisa melanggengkan persahabatan. Bisa berdiskusi pun bisa berbagi ilmu.
Dan untuk beberapa kalinya, Andi Fahsar yang lahir di Makassar, 21 Juni 1963 tersebut, selalu menitip pesan leluhur, Sipakatau. Sipakatau berarti saling memanusiakan, sipakainge berarti saling mengingatkan agar setiap individu terhindar dari perbuatan menyimpang, dan sipakalebbi berarti saling mengahargai serta saling memuji satu sama lain.
Olehnya, sikap kritis seseorang tidak bisa dibelenggu. 
Ruang demokrasi harus terbuka luas, karena perbedaan pendapat adalah Rahmat. Perbedaan adalah sebuah kebinekaan untuk bersatu.
Sesungguhnya, Kritik adalah obat, pesan Andi Fahsar. Obat yang bisa menguatkan mental. Menguatkan bathin. Dan menguatkan pikiran kita. Kritik yang konstruktif adalah kekuatan cinta.(*)
Baca Juga:  Terkait Korupsi Dana Desa, Mantan Camat Patimpeng Diperiksa Tipikor

Berita Terkait

Mahasiswa Demo di Mapolres Bone Soal BBM dan LPG, Kapolres: Laporkan Jika Temukan Pelanggaran, Tapi Harus Berbasis Data
Bukan Pelaku Pencurian, MY-DMR Ungkap Kronologi HP Berujung di Tangan Mereka
Tidur di Teras, HP Rp3,2 Juta Raib: Dua Terduga Pelaku Pencurian Dibekuk Resmob Polres Bone
Mantan Karyawan Cafe Ditangkap, Diduga Curi Peralatan Senilai Rp27 Juta
Kebakaran Lahap Tiga Rumah di Bone, Satu Warga Disabilitas Alami Luka Bakar
Pagi-pagi Angkat Gabah dari Teras Rumah Warga, Aksi Pria Ini Berujung Dikejar Warga
47 Kasus Narkoba Dibongkar dalam Dua Pekan, Kapolres Bone: 760 Jiwa Berhasil Diselamatkan
Hercules TNI Angkat 30 Ton Bantuan Dari Sulsel Untuk Korban Gempa NTT

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:55 WITA

Mahasiswa Demo di Mapolres Bone Soal BBM dan LPG, Kapolres: Laporkan Jika Temukan Pelanggaran, Tapi Harus Berbasis Data

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:54 WITA

Bukan Pelaku Pencurian, MY-DMR Ungkap Kronologi HP Berujung di Tangan Mereka

Jumat, 21 Agustus 2026 - 02:33 WITA

Tidur di Teras, HP Rp3,2 Juta Raib: Dua Terduga Pelaku Pencurian Dibekuk Resmob Polres Bone

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:17 WITA

Mantan Karyawan Cafe Ditangkap, Diduga Curi Peralatan Senilai Rp27 Juta

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:27 WITA

Kebakaran Lahap Tiga Rumah di Bone, Satu Warga Disabilitas Alami Luka Bakar

Berita Terbaru