Terungkap, Ini Identitas Pria yang Ditemukan Lemas Tak berdaya di Sungai Awolagading

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Seorang pria yang sebelumnya ditemukan di sungai Desa Awolagading Kecamatan Awangpone ternyata diketahui bernama Hendra (26). Penemuan Henra sebelumnya sempat menghebohkan warga setempat, pasalnya ditemukan dalam kondisi lemas tak berdaya.

Kasi Humas Polres Bone Iptu Rayendra yang dikonfirmasi mengatakan, Korban diketahui berdomisili di Lingkungan Seppa’e, Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, dia diduga tenggelam setelah terpeleset saat hendak turun ke sungai.

Baca Juga:  Turun Langsung ke Lokasi, Kapolres Bone Tunjukkan Empati pada Korban Kebakaran

Berdasarkan keterangan warga setempat, sebelum kejadian korban terlihat melintas dan mondar-mandir di sekitar Desa Awolagading. Tak lama kemudian, korban menuju ke area sungai yang diduga untuk mandi. Namun saat hendak turun ke sungai, korban diduga terpeleset dan jatuh ke bagian sungai yang cukup dalam.

“Korban tidak bisa berenang sehingga langsung tenggelam, untungnya cepat ditemukan oleh warga” ungkap Iptu Rayendra Muchtar.

Baca Juga:  IRT di Bengo Dilaporkan Hanyut di Sungai 

Beruntung, warga yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan. Korban berhasil dievakuasi dari sungai dan langsung dilarikan ke RSUD Tenriawaru Watampone untuk mendapatkan perawatan medis intensif.

Petugas kepolisian dari Polsek Awangpone yang dipimpin Wakapolsek IPDA Samsul, S.Pd.I, bersama Kepala SPKT AIPTU Sultan dan personel lainnya, segera mendatangi lokasi kejadian (TKP) setelah menerima laporan warga. Polisi turut membantu proses evakuasi dan pengantaran korban ke rumah sakit.

Baca Juga:  Kapolsek Bontocani Gandeng Baznas Bone Bedah Rumah Warga Pelosok, Kisah Keluarga Rasli Tuai Perhatian

Sementara itu, berdasarkan informasi awal yang dihimpun aparat kepolisian, korban diduga mengalami tekanan mental atau stres. Dugaan tersebut muncul dari keterangan warga yang menyebutkan korban merasa tidak diakui dan ditelantarkan oleh keluarganya. Namun demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait kondisi korban.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih menjalani perawatan medis di RSUD Tenriawaru Watampone. (*)

Berita Terkait

Pertama Kali Digelar, Maulid Nabi MTsN 3 Bone Berlangsung di Ekowisata Hutan Pinus Bulu Tanah
Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming
Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga
8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga
Kepedulian di Tengah Kesibukan Masa Giling, PG Camming Sumbangkan 86 Kantong Darah
Satlantas Polres Bone Gelar Bakti Sosial, Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Penyegaran Birokrasi Bone, Sejumlah Pejabat Eselon II, III dan IV Dimutasi
Bukan Sekadar Tampil, PMR MTsN 3 Bone Borong Juara dan Sabet Juara Umum I VORCEA 2026 se-Sulsel

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WITA

Pertama Kali Digelar, Maulid Nabi MTsN 3 Bone Berlangsung di Ekowisata Hutan Pinus Bulu Tanah

Kamis, 17 September 2026 - 17:35 WITA

Antrean BBM Jadi Sorotan, Bupati Bone Turun Langsung Pantau SPBU Camming

Kamis, 17 September 2026 - 14:30 WITA

Jalan Lemo–Pasaka Rp8,6 Miliar Diresmikan, Bupati Bone Soroti Dampaknya bagi Ekonomi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 22:23 WITA

8.000 Benih Ikan Ditebar di Binuang, Bupati Bone Dorong Ekonomi Warga

Rabu, 16 September 2026 - 15:14 WITA

Kepedulian di Tengah Kesibukan Masa Giling, PG Camming Sumbangkan 86 Kantong Darah

Berita Terbaru