BONE.BONEKU.COM,– Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bajoe Bersatu menggelar aksi demonstrasi di kawasan Pelabuhan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (30/3/2026).
Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap rencana PT ASDP yang akan menutup sementara dermaga Pelabuhan Bajoe untuk perbaikan infrastruktur, sekaligus mengalihkan sementara layanan penyeberangan ke rute Siwa–Kolaka.
Dalam aksinya, massa membentangkan spanduk serta menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka menilai kebijakan penutupan total dermaga akan berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Bajoe, khususnya pelaku usaha dan warga yang bergantung pada jasa penyeberangan di Pelabuhan Bajoe.
“kami sama sekali tidak menolak adanya perbaikan dermaga, namun jika dermaga ini ditutup total maka tentu ini akan sangat merugikan masyarakat kususnya bagi mereka yang beraktivitas di pelabuhan, Pemindahan rute Siwa-Kolaka bukanlah satu-satunya solusi, melainkan di bajoe ini ada dermaga cadangan yang masih bisa digunakan sambil melakukan perbaikan di dermaga utama,”. Ungkap Jendlap Aksi Rafli
Sebelumnya, pihak PT ASDP berencana melakukan penutupan sementara dermaga utama guna memperbaiki infrastruktur pelabuhan. Selama masa perbaikan, seluruh layanan penyeberangan akan dialihkan melalui rute Siwa menuju Kolaka.
Namun, kebijakan tersebut mendapat penolakan keras dari warga. Mereka meminta agar dermaga tidak ditutup secara total, melainkan tetap beroperasi secara terbatas selama proses perbaikan berlangsung. Warga juga menilai masih terdapat dermaga cadangan yang dapat difungsikan.
Setelah dilakukan dialog antara perwakilan massa aksi dan pihak PT ASDP Bajoe, akhirnya dicapai langkah sementara. General Manager ASDP Bajoe Anom Sedayu menyampaikan bahwa dalam sepuluh hari ke depan, pihaknya akan melakukan perbaikan terhadap dermaga cadangan, sembari tetap melanjutkan perbaikan dermaga utama.
“Kami berharap masyarakat dapat mendukung dan turut mengawasi proses perbaikan ini agar berjalan lancar sesuai target,” ujar General Manager ASDP Bajoe.
Aksi demonstrasi tersebut berlangsung damai dengan pengawalan aparat keamanan. Meski demikian, warga menegaskan akan terus menyuarakan aspirasi mereka apabila tuntutan tidak dipenuhi. (*)
Penulis : Heri
Editor : Admin Redaksi











