Petani di Lappariaja Bone Ditemukan Meninggal di Sungai, Motor Tergeletak di Lokasi

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE.BONEKU.COM, – Seorang pria bernama Rise (46), warga Dusun Panasae, Desa Tonronge, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, ditemukan meninggal dunia di aliran sungai wilayah setempat, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.

Korban ditemukan dalam posisi tengkurap di sungai bersama sepeda motor yang diduga terjatuh dari jembatan di sekitar lokasi kejadian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang melintas di tempat kejadian perkara (TKP). Saat itu, warga melihat sebuah sepeda motor terjatuh ke sungai dan mendapati seorang laki-laki berada di bawah kendaraan tersebut dalam kondisi tidak bergerak.

Baca Juga:  Sejumlah Instansi Teken MoU Bersama Pemkab Bone untuk Penguatan Layanan Publik

Kapolsek Lappariaja, Iptu Suaib, yang dikonfirmasi media membenarkan kejadian tersebut, menurutnya jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Saldi (30) Kepala Dusun setempat.

“Saat ditemukan korban sudah diperkirakan meninggal dunia beberapa jam sebelumnya, korban diduga terjatuh saat pulang dari kebunnya,” Kata Iptu Suaib

Lanjut kata Iptu Suaib, menurut informasi warga, korban ini memang sering menginap di kebunnya, sehingga istrinya tidak merasa curiga sehingga tidak melakukan pencarian ketika suaminya tidak pulang ke rumah.

Baca Juga:  Rumah Panggung di Jalan Serigala Bone Ludes Terbakar, Satu Rumah Tetangga Ikut Terdampak

“Dari pemeriksaan awal pada tubuh korban, ditemukan sejumlah luka terbuka di bagian kepala, bawah mata kiri, serta samping mata kiri. Luka-luka tersebut diduga akibat benturan keras saat korban mengalami kecelakaan di sekitar jembatan sebelum terjatuh ke sungai,” Tambahnya.

Hingga saat ini, dugaan sementara mengarah pada kecelakaan tunggal. Meski demikian, pihak berwenang tetap melakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kronologi kejadian.

Baca Juga:  Sepasang Kekasih Ditemukan Ngamar di Wisma Oleh Satpol PP

Sementara itu, pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. (*)

Berita Terkait

SATRIA Bone Siap Sambut Sufmi Dasco Ahmad, Tegaskan Siap Menangkan Gerindra di Sulsel
URC Resmob Bone Sisir TKP Penganiayaan Bersenjata Parang di Mattanete Bua, Pelaku Akhirnya Ditamankan
Di Balik Video Pencurian Kotak Amal Masjid di Bone, Tersimpan Kisah Pilu Seorang Santri yang Kelaparan dan Rindu Orang Tua
Perangi Narkotika hingga Desa, Bupati Bone Resmikan Tim P4GN di 27 Kecamatan
Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan
Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda
Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi
Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:55 WITA

SATRIA Bone Siap Sambut Sufmi Dasco Ahmad, Tegaskan Siap Menangkan Gerindra di Sulsel

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:16 WITA

URC Resmob Bone Sisir TKP Penganiayaan Bersenjata Parang di Mattanete Bua, Pelaku Akhirnya Ditamankan

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:18 WITA

Di Balik Video Pencurian Kotak Amal Masjid di Bone, Tersimpan Kisah Pilu Seorang Santri yang Kelaparan dan Rindu Orang Tua

Senin, 27 Juli 2026 - 13:34 WITA

Perangi Narkotika hingga Desa, Bupati Bone Resmikan Tim P4GN di 27 Kecamatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:27 WITA

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan

Berita Terbaru