Banjir Sungai Baliase, Masamba, dan Rongkong Jadi Fokus Sidang TKPSDA

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MASAMBA.BONEKU.COM, – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang selaku Sekretariat Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai (TKPSDA WS) Pompengan Larona menggelar Sidang Pembahasan Isu Strategis terkait penanganan banjir di Sungai Baliase, Sungai Masamba, dan Sungai Rongkong, yang berlangsung di Aula La Galigo, Kantor Bupati Luwu Utara, Masamba, Kamis (2/7/2026).

Sidang tersebut menjadi forum koordinasi lintas sektor untuk menyusun rekomendasi strategis dalam upaya pengendalian banjir serta pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan di Kabupaten Luwu Utara.

Sebelum sidang digelar, para anggota TKPSDA WS Pompengan Larona bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tata Guna Air BBWS Pompengan Jeneberang, Areani, ST., MT., serta Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Luwu Utara, Rahayu, ST., melakukan peninjauan lapangan pada Rabu (1/7/2026).

Baca Juga:  Temukan Adanya Pungli di Dinas Pariwisata, Aliansi Mahasiswa Bone Desak DPRD Lakukan RDPU

Peninjauan dilakukan di tiga sungai yang kerap memicu banjir, yakni Sungai Baliase, Sungai Masamba, dan Sungai Rongkong. Tim melihat langsung kondisi lapangan, mengidentifikasi penyebab banjir, serta meninjau progres pengerukan sedimen di Sungai Baliase, rehabilitasi penguatan tebing Sungai Masamba, hingga rencana penanganan Sungai Rongkong.

Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, saat membuka sidang menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat penanganan banjir yang selama ini menjadi ancaman bagi masyarakat.

Baca Juga:  Groundbreaking MYP Irigasi, Langkah Nyata Gubernur Sulsel Tingkatkan Kesejahteraan Petani Luw Raya

Menurutnya, penanganan banjir tidak hanya bertujuan melindungi permukiman warga, tetapi juga mendukung ketahanan pangan melalui perlindungan lahan pertanian serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang, Heriantono Walujadi, mengajak seluruh peserta untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya air yang terpadu melalui tiga pilar utama, yakni konservasi sumber daya air, pendayagunaan sumber daya air, serta pengendalian daya rusak air.

Sidang secara resmi dibuka oleh Ketua TKPSDA WS Pompengan Larona, Ishak Amin Rusli, yang mewakili Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulawesi Selatan.

Melalui sidang ini, para peserta merumuskan berbagai rekomendasi strategis sebagai dasar percepatan penanganan banjir di tiga sungai utama tersebut.

Baca Juga:  Sembako Corona dan Kisah Sya'ban (Aduh!! Kenapa tidak yang baru)

Selain pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi melalui skema Multi Years Project (MYP), penanganan banjir di Sungai Baliase, Sungai Masamba, dan Sungai Rongkong juga menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

Penanganan tersebut direncanakan dilakukan secara terpadu melalui dukungan pendanaan APBN dan APBD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2026, sehingga diharapkan mampu mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap kawasan permukiman, lahan pertanian, dan infrastruktur di Kabupaten Luwu Utara. (*)

Berita Terkait

Fatmawati Apresiasi UMKM Lokal dalam Expo Koperasi Luwu Timur
Menteri Koperasi Puji Kekompakan Gubernur dan Bupati-Wali Kota di Sulsel, Siap Jadikan Pilot Project Nasional
Polsek Libureng Mediasi Perselisihan di PG Camming, Juru Tebang dan Pemuda Desa Suwa Sepakat Berdamai
Bhayangkara Cup 2026 Siap Guncang Sirkuit Larakkiang Soppeng
Sulsel Tempati Peringkat IV PPD 2026, Pemprov Perkuat Perencanaan Berbasis Data
Bukan di Ruang Rapat, Fadel Adiyaksa Pilih Silaturahmi Bersama Warga di Pinggir Sungai Saleng
Fatmawati Rusdi Tekankan Pencegahan Stunting dan Edukasi Lingkungan bagi Pelajar Toraja Utara
Diduga Emosi karena Ditolak Bertemu, Suami Bakar Rumah Istri

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:20 WITA

Menteri Koperasi Puji Kekompakan Gubernur dan Bupati-Wali Kota di Sulsel, Siap Jadikan Pilot Project Nasional

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Polsek Libureng Mediasi Perselisihan di PG Camming, Juru Tebang dan Pemuda Desa Suwa Sepakat Berdamai

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:38 WITA

Bhayangkara Cup 2026 Siap Guncang Sirkuit Larakkiang Soppeng

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Sulsel Tempati Peringkat IV PPD 2026, Pemprov Perkuat Perencanaan Berbasis Data

Senin, 28 September 2026 - 13:04 WITA

Bukan di Ruang Rapat, Fadel Adiyaksa Pilih Silaturahmi Bersama Warga di Pinggir Sungai Saleng

Berita Terbaru

Opini

Opini : Kabupaten Wajo Di Persimpangan Jalan

Senin, 12 Okt 2026 - 22:06 WITA