Petani Cinennung Tak Perlu Lagi Bertaruh Melintasi Sungai, Kodim Bone Bangun Jembatan Beton

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE. BONEKU.COM,– Kesulitan petani mengangkut gabah hasil panen akibat harus melintasi sungai menjadi perhatian Kodim 1407/Bone. Untuk membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat, TNI kini membangun jembatan beton di Desa Cinennung, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

 

Pembangunan jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi atas kendala mobilitas warga yang selama ini menjadikan sungai sebagai jalur penyeberangan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

 

Bukan hanya petani yang membutuhkan akses tersebut. Warga yang hendak mengangkut material bangunan untuk mendirikan rumah juga menghadapi kesulitan serupa ketika harus melewati sungai.

 

Komandan Kodim (Dandim) 1407/Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus, mengatakan pembangunan jembatan beton itu merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas pertanian dan kegiatan ekonomi warga.

Baca Juga:  Duka di Balik Pesta, Tenda Resepsi di Bone Tertimpa Pohon Tumbang Telan Korban Jiwa

 

“Supaya besok mereka mengambil hasil panen, membangun rumah, tidak perlu lagi melintasi sungai besar,” kata Laode Muhammad Idrus saat dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).

 

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat. Akses yang lebih baik diharapkan membuat petani lebih mudah membawa gabah dari area persawahan menuju lokasi pengangkutan tanpa harus menghadapi kesulitan menyeberangi sungai.

 

Kodim 1407/Bone menargetkan pembangunan jembatan beton di Desa Cinennung rampung dalam waktu sekitar satu setengah bulan atau 45 hari.

 

Penyelesaian sesuai target diharapkan memungkinkan masyarakat segera memanfaatkan jembatan tersebut untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mengangkut hasil pertanian hingga mendukung pembangunan rumah.

 

Laode Muhammad Idrus menegaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Polisi Amankan 4 Warga dan 5 Sajam dalam Keributan di Pasar Taretta Amali

 

“Pokoknya kita bantu rakyat, kita bahagiakan rakyat. TNI bersama rakyat,” ujarnya.

 

Pembangunan jembatan beton itu mendapat sambutan positif dari warga setempat. Hasanuddin, salah seorang warga Desa Cinennung, mengaku akses penyeberangan sungai selama ini menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari yang cukup menyulitkan.

 

Kondisi tersebut terasa semakin berat ketika warga harus membawa hasil pertanian dari sawah, terutama gabah yang akan diangkut ke lokasi berikutnya.

 

“Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini. Setiap hari kami melewati sungai, jadi dengan adanya jembatan beton ini tentu akan lebih memudahkan aktivitas kami, terutama saat mengangkut hasil panen,” kata Hasanuddin.

Baca Juga:  Bawa Sejumlah Tuntutan, Puluhan Mahasiswa PMII Geruduk Polres Bone

 

Ia berharap pembangunan jembatan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga warga tidak lagi mengalami kesulitan saat menyeberangi sungai.

 

“Selama ini kami harus melewati sungai setiap hari. Kalau jembatan ini sudah selesai, kami tidak perlu lagi kesulitan menyeberang, apalagi saat membawa gabah hasil panen. Kami berharap pembangunannya cepat selesai supaya bisa segera digunakan,” ujarnya.

 

Bagi warga Cinennung, jembatan beton ini bukan sekadar sarana penghubung antarlokasi. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menghemat waktu dan tenaga, sekaligus mempermudah kegiatan pertanian serta aktivitas pembangunan di desa.

 

Dengan akses yang lebih baik, masyarakat berharap hambatan mobilitas yang selama ini mereka hadapi dapat berkurang, sehingga kegiatan ekonomi dan kehidupan sehari-hari bisa berjalan lebih lancar. (*) 

 

Berita Terkait

Nenek Gendong Jenazah Cucu Sambil Menangis, Penanganan Medis RSUD Tenriawaru Dipertanyakan
Harumkan Nama MAN 3 Bone, Amelia Raih Juara III di BerAmal Fest 2026
MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone
Diburu hingga ke Pinrang, Terduga Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Bone Ditangkap, Kerugian Korban Rp369 Juta
Malam-Malam Polisi Gerebek Lokasi Sabung Ayam di Bone, Sejumlah Arena Dimusnahkan
Terpisah Ribuan Kilometer Tak Jadi Penghalang, Pria Bone dan Perempuan Swedia Berakhir di Pelaminan.
Kabut Asap Selimuti Pegunungan Bone, Bertahan Hampir Sepekan, Matahari Tampak Merah
Diduga Dipicu Keributan di Penginapan, Pria di Bone Dikejar hingga Depan Kantor DPRD

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:52 WITA

Petani Cinennung Tak Perlu Lagi Bertaruh Melintasi Sungai, Kodim Bone Bangun Jembatan Beton

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:48 WITA

Nenek Gendong Jenazah Cucu Sambil Menangis, Penanganan Medis RSUD Tenriawaru Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:52 WITA

Harumkan Nama MAN 3 Bone, Amelia Raih Juara III di BerAmal Fest 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:31 WITA

MTsN 3 Bone Mulai Langkah Nyata Menuju Madrasah Hijau, Gandeng DLH Sulsel dan Bone

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:13 WITA

Diburu hingga ke Pinrang, Terduga Spesialis Pencuri Rumah Kosong di Bone Ditangkap, Kerugian Korban Rp369 Juta

Berita Terbaru