Home / Bone / News

Kepsek di Bone Keluhkan Poster Presiden di Jual “Fantastis” Oknum LSM

- Jurnalis

Jumat, 1 November 2024 - 16:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Bone mengeluh lantaran banyaknya yang mengaku oknum Wartawan dan LSM yang datang ke sekolah-sekolah dan menawarkan foto Presiden dan Wakil Presiden untuk dipajang di Sekolah.

Keluhan mereka bukan karena gambar Presiden dan Wakil Presiden yang ditawarkan, melainkan harga dari foto tersebut yang sangat fantastis, Hanya dua foto itu dibandrol seharga Rp. 400.000, selain itu oknum yang menawarkan ini juga seakan mengintervensi kepala kepala sekolah dengan alasan mereka bekerjasama dengan Dinas Pendidikan.

Baca Juga:  Pengecer Pupuk Subsidi Diduga Diperas Oknum LSM, Diminta Siapkan Uang Rp 50 Juta

“Sebenarnya kami merasa terpaksa untuk ambil karena mereka bilang kerjasama dengan dinas dan kami diwajibkan untuk ambil, sementara harganya terlalu mahal Rp. 400ribu, bisa dibayangkan kalau setiap ruangan harus dipasang, sementara anggaran kami sangat terbatas,” Ungkap salah seorang kepala sekolah yang meminta namanya enggan dipublikasikan, Kamis 31/10/2024.

Anehnya lagi ketika Oknum yang datang menjual ini ke sekolah dan tidak menemukan Kepala Sekolah, mereka malah mendatangi rumah Kepala Sekolah dan menawarkan foto tersebut, jadi seolah dipaksa untuk beli.

Baca Juga:  Kabar Gembira, Kini Guru Bisa Pulang Bersamaan Dengan Siswanya

“Saya dibawakan di rumah, karena katanya dia tidak temukan saya di sekolah kebetulan juga saya memang ijin waktu itu, jadi mau tidak mau suka tidak suka terpaksa diambil, padahal ketika kami beli sendiri harganya jauh lebih murah dari harga yang ditawarkan,” Tambahnya

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Andi Fajaruddin yang dikonfirmasi soal pengakuan oknum Wartawan dan LSM yang menawarkan foto tersebut yang mengatakan kerjasama dengan Dinas, Andi Fajaruddin mengaku  sama sekali tidak melakukan kerjasama kepada pihak manapun terkait soal itu.

Baca Juga:  Tim CARA’DE Difusikan Teknologi Aquaponik dan Instalasi Aerator di Rumah Warga Desa Tinggimae

“Tidak ada arahan dari dinas pendidikan ndi, tolong sampaikan kepada sekolah-sekolah  jangan sampai ada yang menjual nama saya,” Kata Andi Fajaruddin

“Tolong bantu sampaikan ke Kepala Sekolahnya kalau itu bukan arahan kadis, Antisipasi kalau ada yang menjual nama kadis,” Tutupnya. (*)

Berita Terkait

Polsek Libureng Mediasi Perselisihan di PG Camming, Juru Tebang dan Pemuda Desa Suwa Sepakat Berdamai
Dua Rumah Panggung di Bengo Dilalap Api, Diduga Kompor Meledak
Polisi Temukan Arena Diduga Sabung Ayam di Libureng, Langsung Dibongkar
Kepala Desa Mattiro Deceng Sempat Tolak Paket Umrah, Pilih Berikan kepada Warga
Remaja 19 Tahun Jadi Korban Penikaman di Jalan Poros Welalangnge Bone, Polisi Buru Pelaku
Bhayangkara Cup 2026 Siap Guncang Sirkuit Larakkiang Soppeng
Kemenag Bone Perkuat Moderasi Beragama di MTsN 3 Bone, Siswa Dibekali Jadi Generasi Berkarakter
10 Ribu Bibit Ikan Disalurkan ke Desa-Desa di Libureng, Bupati Bone Dorong Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:48 WITA

Polsek Libureng Mediasi Perselisihan di PG Camming, Juru Tebang dan Pemuda Desa Suwa Sepakat Berdamai

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Dua Rumah Panggung di Bengo Dilalap Api, Diduga Kompor Meledak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:28 WITA

Polisi Temukan Arena Diduga Sabung Ayam di Libureng, Langsung Dibongkar

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:07 WITA

Kepala Desa Mattiro Deceng Sempat Tolak Paket Umrah, Pilih Berikan kepada Warga

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:55 WITA

Remaja 19 Tahun Jadi Korban Penikaman di Jalan Poros Welalangnge Bone, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru