Rayakan 17 Agustus di Puncak Bawakaraeng, 1 Pendaki Asal Bone Dikabarkan Meninggal Dunia

- Jurnalis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 23:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Seorang pendaki asal Kabupaten Bone dikabarkan meninggal dunia akibat Hipotermia di puncak Gunung Bawakaraeng Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, Minggu, 17 Agustus 2025

Kasi Ops Basarnas Makassar Andi Sultan yang dikonfirmasi mengatakan Hingga pukul 17.00 WITA, Posko Lembanna sebagai posko induk mencatat sebanyak 4.172 pendaki telah melakukan registrasi melalui sejumlah pos yang tersebar di jalur pendakian, meliputi Bulu Ballea, Lembanna, Tassoso, dan Panaikang.

Namun, di balik antusiasme para pendaki, tim siaga merah putih mencatat sejumlah insiden. Sebanyak 32 pendaki mengalami trouble selama pendakian, mayoritas menderita hipotermia serta gangguan kesehatan lain seperti asam lambung. Beberapa pendaki juga sempat terpisah dari rombongan.

Baca Juga:  Ikut Bimtek di Makassar, Kades Kajaolaliddong Dikabarkan Meninggal Dunia

Tragisnya, seorang pendaki bernama Irfan (24), asal Kabupaten Bone, dinyatakan meninggal dunia akibat hipotermia berat saat berada di puncak gunung.

“Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim Dokpol Polda Sulsel yang ikut bersama tim evakuasi,” ungkap Andi Sultan, Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar.

Andi Sultan  menjelaskan, saat dinyatakan meninggal, korban sudah berada di Pos 8, dalam proses evakuasi dari Pos 10 (puncak) menuju kaki Gunung Bawakaraeng melalui jalur Bulu Ballea.

Baca Juga:  Kronologi, Bule Jerman Ngamuk di SPBU Saat Dibatasi Isi BBM

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Irfan bersama 16 rekannya memulai pendakian sejak 12 Agustus 2025 dari Bulu Baria dan berhasil mencapai puncak pada Sabtu (16/8/2025). Namun, pada Minggu pagi, kondisi korban memburuk akibat hipotermia. Meski sempat ditangani tim siaga, kondisinya tidak membaik sehingga harus dievakuasi dengan tandu menuju kaki gunung.

Baca Juga:  KPA Khatulistiwa Gelar Latihan Orienteering

Korban tiba di Posko Bulu Ballea sekitar pukul 19.05 WITA sebelum dibawa ke Puskesmas Tinggimoncong untuk pemeriksaan medis. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke kampung halamannya di Desa Carebbu, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, menggunakan ambulans milik SJP.

Kegiatan Siaga Merah Putih 2025 masih terus berlanjut dengan ribuan pendaki yang mendaki ke Gunung Bawakaraeng, sementara tim SAR bersama relawan tetap siaga untuk memastikan keselamatan seluruh peserta. (*)

Berita Terkait

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan
Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda
Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi
Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata
KPPN Watampone Beri Penghargaan Satker Terbaik, Perkuat Sinergi Pengelolaan APBN
TPID Bone Gelar Operasi Pasar di Pasar Palakka, Harga Bahan Pokok Relatif Stabil, Ikan Masih Mahal
Pemkab Bone Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lapangan Merdeka, Wabup Ajak Masyarakat Hadir
Komisi XII DPR RI, Andi Muzakkir Aqil Dorong Penguatan ProKlim di Bone Hadapi Dampak Perubahan Iklim

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:27 WITA

Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Tagih Gaji, Upah Telat Lebih Tiga Pekan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:18 WITA

Kasus Dugaan Penganiayaan Ketua DPRD Bone Masih Bergulir, Versi Korban dan Saksi Berbeda

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:48 WITA

Diduga Dipicu Persoalan Kue, Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:02 WITA

Jalan Baru Lapeccang–Lonrong Diresmikan, Bupati Bone Janjikan Pembangunan Merata

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:01 WITA

KPPN Watampone Beri Penghargaan Satker Terbaik, Perkuat Sinergi Pengelolaan APBN

Berita Terbaru