Sakit Ditinggal Suami, Salmiati Butuh Bantuan

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2020 - 10:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONEKU.COM-Malam begitu dingin. Angin sesekali bertiup kencang telah membuat mata sebagian warga terlelap.  Tidak bagi Salmiati. Dirinya tak mampu berbuat banyak ditengah malam itu. 
Salmiati berusaha tegar, walau tenaganya sudah tak setangguh saat dirinya berjualan sayuran beberapa tahun silam. Sakit yang dideritanya membuat dirinya tak memiliki apa-apa lagi. 
Suami tercinta sudah tak bersamanya. Tuhan telah memanggilnya terlebih dahulu. Sejak saat itulah, perekonomiannya kian seret dan harus hidup dengan bantuan dari sanak keluar, tetangga dan staf Kelurahan Pappolo Kecamatan Tanete Riattang.
Jumat malam, tiba-tiba Pengurus Baznas Bone mendapatkan kabar.  Wakil Ketua 2 Baznas Bid. Pendistribusian, Dr. Hj. Hukmiah Husain, Lc., M.Ag. mendapat kabar tentang kondisi Salmiati. 
Video, foto dan petunjuk lokasi rumah di Pappolo menjadi info awal. Pengurus Baznas pun akhirnya mendapatkan info valid dari Babinsa dan Staf Kelurahan Pappolo.
Kami tidak butuh waktu lama, menemukan alamat ibu Salmiati, ungkap Farida Hanafing. 
“Kondisi beliau memang perlu mendapatkan bantuan. Tenaga Kesehatan Puskesmas juga tiba untuk memeriksa kondisi kesehatannya. Kadar gula darahnya yang cukup tinggi. Penglihatan yang kurang jelas dan juga sulit berdiri”, ungkap Farida. 
Rupanya, Salmiati masih menumpang tanah milik tantenya. Bahkan telah berbaik hati membolehkan Baznas untuk membuatkan rumah layak huni.
Orang tua serta saudara Salmiati juga tinggal di sekitar rumahnya. Apa daya, kehidupan saudara dan orang tua perempuannya juga termasuk kurang mampu.
Untuk langkah awal, Baznas menyerahkan bantuan berupa beras, sembako, air mineral, telur, roti dan sejumlah uang diserahkan oleh Wakil ketua I Baznas Farida Hanafing, ST dan Wakil Ketua III Drs. H.Maharajuddin bersama SERTU A.Muh. Arsyad (Babinsa Kel.Pappolo) dan Hj.Nurhayati, Staf Kelurahan Pappolo.
Semoga saja, Salmiati bisa sembuh dari penyakit yang dideritanya serta bisa kembali beraktivitas atau berjualan. Tentu ini bisa terwujud, jika diantara kita ada yang bersimpati untuk membantunya.(*)
Baca Juga:  Berakhir Pekan, Ketua HIPMI Bone Pilih Bincang Santai

Berita Terkait

Dukung Aktivitas Warga, Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan Hasil Karya Batalyon C Pelopor
Upah Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Buruh Sekolah Rakyat Jalan Kaki 9 Kilometer ke Polres Bone
Proyek Sekolah Rakyat di Bone Telan Rp230 Miliar, Ratusan Buruh Justru Menjerit, Upah 3 Minggu Belum Dibayar
Si Jago Merah ‘Mengamuk’ di Panyula, 2 rumah, Motor Hingga Mesin Perahu Hangus
Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Ricuh, Upah 3 Minggu Tak Kunjung Dibayar Oleh Mandor
Tak Kenal Waktu dan Jarak, Tim Reaksi Cepat Dinsos Bone Datangi Bayi yang Ditemukan di Rumah Kosong
Peringatan HKAN 2026 di Lejja Perkuat Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Lestarikan Alam
Dugaan Jaringan Lintas Provinsi: Pasokan dari Bone–Wajo, Aparat Diminta Telusuri Seluruh Rantai Distribusi

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:22 WITA

Dukung Aktivitas Warga, Wakapolda Sulsel Resmikan Jembatan Hasil Karya Batalyon C Pelopor

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:41 WITA

Upah Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Buruh Sekolah Rakyat Jalan Kaki 9 Kilometer ke Polres Bone

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:31 WITA

Proyek Sekolah Rakyat di Bone Telan Rp230 Miliar, Ratusan Buruh Justru Menjerit, Upah 3 Minggu Belum Dibayar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:56 WITA

Si Jago Merah ‘Mengamuk’ di Panyula, 2 rumah, Motor Hingga Mesin Perahu Hangus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 01:49 WITA

Ratusan Buruh Proyek Sekolah Rakyat di Bone Ricuh, Upah 3 Minggu Tak Kunjung Dibayar Oleh Mandor

Berita Terbaru