2 Remaja Terlibat Aksi ‘Freestyle’ Berakhir di Kantor Polisi

- Jurnalis

Sabtu, 16 Maret 2024 - 18:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Dua remaja terduga pelaku aksi free style yang videonya viral di media sosial, akhirnya diamankan aparat Satlantas Polres Bone, Jumat malam (15/3/2024). Tidak hanya menjemput terduga pelaku, pihak Satlantas Polres Bone juga mengamankan sepeda motor yang digunakan.

Dihadapan pihak kepolisian, keduanya meminta maaf terkait aksi free style motor yang dilakukannya berjanji tidak akan mengulangi aksinya lagi.

“Saya berjanji tidak akan free style lagi dijalan umum, karena saya membahayakan diri sendiri dan orang lain, apabila saya mengulangi kembali, saya siap di proses secara hukum,” ujar keduanya di Pos Pelayanan Terpadu Polres Bone.

Baca Juga:  Sigap Brimob Batalyon C Pelopor Bersama BPBD Kabupaten Bone Evakuasi Pohon Tumbang Di Jalan S. Limboto

Sebelumnya aksi free style yang dilakukan di Jalan masuk Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Kabupaten Bone ini viral di media sosial. Personel Satlantas Polres Bone kemudian turun menindaklanjutinya hingga akhirnya kedua terduga pelaku diamankan.

Dalam video tersebut, tampak pengendara motor berboncengan yang diduga masih berusia belasan tahun itu tengah mengangkat ban depan motornya atau free style di tengah jalan.

Baca Juga:  Polsek Tanete Riattang Lakukan Pengamanan Ibadah Natal di Gereja Eben Haezer

Aksi itu juga direkam atau diabadikan oleh rekannya sendiri. Bahkan kedua remaja itu tidak mengenakan helm saat melakukan aksi berbahaya tersebut.

Berkaitan dengan kejadian ini, Kapolres Bone AKBP Arief Doddy Suryawan melalui Kasat Lantas AKP Desy Ayu Dwi Putri mengimbau kepada masyarakat, utamanya para remaja untuk tidak lagi melakukan aksi free style di jalan umum.

Baca Juga:  Polisi Amankan 2 Terduga Pelaku Pembakaran Rumah di Ajangale

“Adik-adik ini kita berikan pembinaan, pemahaman, edukasi supaya tidak mengulangi aksinya. Aksi freestyle atau ugal-ugalan dinilai meresahkan dan mengganggu ketertiban, membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” jelasnya.

Selanjutnya, diimbau para orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya agar tidak melakukan aksi berbahaya di jalanan. (*)

Berita Terkait

TMMD ke-129 Bangun Konektivitas Bontocani, Wujud Nyata Pemerataan Pembangunan di Bone
Berusaha Redam Keributan, Anggota Polri Malah Dikeroyok, Enam Pemuda Kini Ditangkap Polisi
Warga Sibulue Taklukkan Buaya Muara 3 Meter Diduga Masih Ada Satu Ekor Lebih Besar Berkeliaran
Popkab Bone Jadi Ajang Pencarian Bakat, Bupati: Jangan Pernah Merasa Kalah
Bupati Bone Bagikan 18.426 Seragam Sekolah Gratis, Luncurkan Gerakan GAAS Beramal
Gerakan Ayah Mengantar Anak, Pemkab Soppeng Terapkan Setara Presensi Bebas Radius
PHRI Sulsel: HKG PKK ke-54 dan 46 Tahun Dekranas Angkat Okupansi Hotel hingga Dua Kali Lipat
Bupati Bone Temui Menteri PKP, Perjuangkan Tambahan 6.000 RTLH dan Pembangunan Rumah Susun

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:13 WITA

TMMD ke-129 Bangun Konektivitas Bontocani, Wujud Nyata Pemerataan Pembangunan di Bone

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:16 WITA

Berusaha Redam Keributan, Anggota Polri Malah Dikeroyok, Enam Pemuda Kini Ditangkap Polisi

Senin, 13 Juli 2026 - 18:47 WITA

Warga Sibulue Taklukkan Buaya Muara 3 Meter Diduga Masih Ada Satu Ekor Lebih Besar Berkeliaran

Senin, 13 Juli 2026 - 12:13 WITA

Bupati Bone Bagikan 18.426 Seragam Sekolah Gratis, Luncurkan Gerakan GAAS Beramal

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:54 WITA

Gerakan Ayah Mengantar Anak, Pemkab Soppeng Terapkan Setara Presensi Bebas Radius

Berita Terbaru