3 Hari Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Sinjai

- Jurnalis

Jumat, 5 Juli 2024 - 14:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban saat dievakuasi ke rumah duka.

Korban saat dievakuasi ke rumah duka.

BONE,BONEKU.COM,– Setelah melakukan operasi pencarian korban yang diketahui merupakan Anak Buah Kapal (ABK) KMN Cahaya Madinah yang dilaporkan tenggelam di perairan sinjai akhirnya ditemukan, Jumat pagi 5 Juli 2024.

Koordinator Pos SAR Bone Febrianto yang dikonfirmasi mengatakan bahwa korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 09:20 wita di Desa Angkue Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone.

Baca Juga:  Seorang Nelayan di Sinjai Ditemukan Meninggal di Atas Perahu

“Saat ini jenazah korban sudah berhasil dievakuasi oleh tim sar gabungan dan sudah diserahkan ke pihak keluarga” Kata Febrianto saat diwawancarai melalui sambungan telepon.

Diberitakan sebelumnya bahwa korban diketahui bernama Wawan (20) yang merupakan nelayan asal Kabupaten Bone dia merupakan ABK dari KMN Cahaya Madina.

Kronologis kejadiannya berawal saat kapal yang ditumpangi korban hendak keluar mencari ikan, korban dilaporkan terjatuh dan tenggelam  di muara Sungai Tangka Kabupaten Sinjai pada Rabu pagi, sekitar pukul 05:00 wita.

Baca Juga:  IRT di Bengo Dilaporkan Hanyut di Sungai 

Dengan ditemukannya korban, Operasi pencarian telah resmi ditutup, Febri mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat pencarian korban selama 3 hari ini.

“Terima kasih kepada , BPBD Bone, BPBD Sinjai, Sar Brimob, TNI AL Posal Sinjai, Sar Khatulistiwa, Sar Unhas, Sar UNM dan masyarakat setempat yang telah ikut membantu pencarian,” Tutup Febri. (*)

Berita Terkait

Bungkam Sekian Lama, CV Ardal Raya Buka Suara: Klaim Lengkap Perizinan dan Selalu Sediakan APD
Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat
Desakan Cabut Izin Tambang Lampoko Menggema, WIB Diskusi Tak Cukup, Perlu Tindakan Tegas
KPK Tinjau Proyek MYP Rp3,7 Triliun Sulsel, Sejumlah Ruas Jalan di Pinrang, Sidrap, dan Wajo Dievaluasi
Di Balik Video Pencurian Kotak Amal Masjid di Bone, Tersimpan Kisah Pilu Seorang Santri yang Kelaparan dan Rindu Orang Tua
Masyarakat Bone Sambut Kapolres Baru, Berharap Lanjutkan dan Tingkatkan Kinerja yang Telah Dirintis Pendahulunya
URC Satreskrim Polres Bone Bongkar Pencurian Aset PLN Bernilai Miliaran Rupiah
Pengurus Masjid Resah, Remaja Diduga Berkali-kali Bobol Celengan Masjid di Bone

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:37 WITA

Bungkam Sekian Lama, CV Ardal Raya Buka Suara: Klaim Lengkap Perizinan dan Selalu Sediakan APD

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:38 WITA

Meski Sudah Disidak, Kelangkaan BBM Subsidi di Bone Belum Usai, ToMas Desak Penambahan Kuota dan Pengawasan Ketat

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:29 WITA

Desakan Cabut Izin Tambang Lampoko Menggema, WIB Diskusi Tak Cukup, Perlu Tindakan Tegas

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:54 WITA

KPK Tinjau Proyek MYP Rp3,7 Triliun Sulsel, Sejumlah Ruas Jalan di Pinrang, Sidrap, dan Wajo Dievaluasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:18 WITA

Di Balik Video Pencurian Kotak Amal Masjid di Bone, Tersimpan Kisah Pilu Seorang Santri yang Kelaparan dan Rindu Orang Tua

Berita Terbaru