200 Kapal Meriahkan Kegiatan Pembentangan Bendera Merah Putih di Tangkulara.

- Jurnalis

Selasa, 27 Agustus 2024 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BONE,BONEKU.COM,– Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel meramaikan semarak Kemerdekaan dengan berpartisipasi dalam kegiatan pembentangan Bendera Merah Putih di Gusung Tangkulara.

Gelaran yang dihadirkan Tim 7 bersama Kecamatan Tanete Riattang Timur ini dilaksanakan, Selasa (27 Agustus 2024).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan HUT ke-79 RI tahun 2024, sekaligus menjadi wadah promosi wisata bahari daerah Bumi Arung Palakka.

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, AKBP Nur Ichsan, S.Sos., M.Si menyampaikan, inti pesan pelaksanaan kegiatan pembentangan bendera Merah Putih ini dalam rangka menyemarakkan bulan kemerdekaan.

Baca Juga:  Pasangan SipakaRioMi Di Mata Mantan Bupati Bone

“Sebagai generasi penerus bangsa, tentu kita harus mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif,” kata Danyon Ichsan.

Pesan itu tersirat dalam perjuangan rombongan menuju Gusung Tangkulara, dimana sebelum tiba di lokasi tujuan untuk melakukan pembentangan bendera berukuran 79 meter harus merasakan perjuangan.

Betapa tidak, rombongan berupa kurang lebih 200 kapal berukuran besar dan kecil merasakan ombak lautan yang datang melanda.

Baca Juga:  Kampanye Dialogis di Ponceng, Andi Rio Bernostalgia Dengan Teman SD dan SMP

“Kegiatan ini bukan saja dari unsur pemerintah, TNI, Polri, tetapi masyarakat dan nelayan di Bajoe juga ikut meramaikan kegiatan ini,” tutur Danyon bergelar Magister Sains ini.

Terlihat kegiatan ini dihadiri Pj Bupati Bone, Andi Winarno Eka Putra, Kapolres Bone, AKBP Erwin Syah, dan Dandim 1407/Bone, Letkol Inf. Moch. Rizqi Hidayat Djohar.

Baca Juga:  Brimob Bone Bantu Bersihkan Puing-Puing Sisa Kebakaran, Danyon Ichsan; Wujud Kepedulian Brimob

Daya tarik Tangkulara yang menjadi lokasi kegiatan, yakni menyajikan gundukan atau gusung pasir putih. Wilayah ini sudah sejak dahulu menjadi tempat membersihkan kerak karang yang menempel di badan perahu sekaligus melepas lelah para nelayan Bugis dan suku Bajo ketika melaut.

Hamparan pasir putih yang dikelilingi indahnya vegetasi terumbu karang, dan biota laut yang ada, seakan menghipnotis bagi wisatawan lokal yang pernah berkunjung di tempat itu. (*)

Berita Terkait

Petani di Lappariaja Bone Ditemukan Meninggal di Sungai, Motor Tergeletak di Lokasi
Bupati Bone Sidak UKPBJ, Perintahkan Percepatan Lelang Proyek Strategis
Aksi Mahasiswa di DPRD Bone Sempat Ricuh, Massa Terlibat Saling Dorong dengan Aparat
Gubernur Sulsel Tinjau Progres MYP Paket 1 Ruas Jalan Tanaberu-Tanete dan Sinjai-Kajang
Pulihkan Tambak dan Ekonomi Warga, Multipihak Tanam 15 Ribu Mangrove di Kajang, Bulukumba
Ambil Sumpah 89 PNS, Andi Asman Minta ASN Bone Jadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas
Ground Breaking Paket 2 MYP DI Bengo, Gubernur Sulsel Fokus Benahi Saluran Irigasi Warisan Kolonial
Komitmen Berantas Narkoba, Satresnarkoba Polres Bone Gulung 19 Tersangka dari 15 Kasus

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:10 WITA

Petani di Lappariaja Bone Ditemukan Meninggal di Sungai, Motor Tergeletak di Lokasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:20 WITA

Aksi Mahasiswa di DPRD Bone Sempat Ricuh, Massa Terlibat Saling Dorong dengan Aparat

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:22 WITA

Gubernur Sulsel Tinjau Progres MYP Paket 1 Ruas Jalan Tanaberu-Tanete dan Sinjai-Kajang

Senin, 15 Juni 2026 - 23:20 WITA

Pulihkan Tambak dan Ekonomi Warga, Multipihak Tanam 15 Ribu Mangrove di Kajang, Bulukumba

Senin, 15 Juni 2026 - 13:26 WITA

Ambil Sumpah 89 PNS, Andi Asman Minta ASN Bone Jadi Pelayan Masyarakat yang Berintegritas

Berita Terbaru